Feb 132018
 

Uji coba sistem anti rudal balistik (ABM) Rusia yang baru dimodernisasi. © Kementerian Pertahanan Rusia (Mil.ru) /Youtube

JakartaGreater.com – Kementerian Pertahanan Rusia, telah menerbitkan sebuah video uji coba terbaru dari pencegat rudal yang dimaksudkan untuk mengganti komponen jarak pendek dari perisai pertahanan anti rudal balistik (ABM) seperti dilansir dari TV-Novosti.

Video yang dirilis pada hari Senin tersebut menunjukkan rangkaian tes di Sary Shagan di Kazakhstan yang bersalju, dimana Rusia menguji anti rudal balistik dan sebuah silo rudal yang menembakkan pencegat.

Proyektil pencegat meluncur ke langit menuju sasaran, membiarkan awan uap dan salju mengepul di atas tanah dan segumpal asap menelusuri jalannya.

Militer Rusia tidak memberikan rincian lebih lanjut dari tes tersebut, hanya mengatakan bahwa rudal pencegat baru tersebut akan menyelesaikan pengujiannya dan memasuki layanan Angkatan Bersenjata Rusia.

Pencegat tersebut, tampaknya merupakan pengganti anti rudal balistik jarak pendek 53T6, yang berfungsi sebagai bagian dari perisai ABM yang melindungi Moskow dari kemungkinan serangan nuklir. Rusia tidak lagi memproduksi roket tersebut dan pada akhirnya perlu menggantinya dikarenakan usianya.

Dijuluki “PRS-1M,” rudal pencegat baru tersebut dilaporkan memiliki mesin baru yang mampu meluncur hingga 4 km per detik, komponen-komponen lambung yang lebih ringan dan sistem pemandu yang ditingkatkan, yang memungkinkannya untuk lebih mampu melawan tindakan penanggulangan yang dilakukan oleh ICBM yang datang.

Ukuran proyektil dari pencegat baru tersebut sama dengan pencegat 53T6, karena ini dimaksudkan untuk dikerahkan dari silo yang sama di sekitar ibu kota Rusia.

Uji coba sebelumnya untuk penggantian 53T6 dilaporkan pada bulan November 2017.

Bagikan :

  16 Responses to “Rusia Sukses Uji Sistem Anti Rudal Balistik”

  1.  

    Sepi rek….

  2.  

    Kirain Sam balistic misille defence Rusia yg baru cuman S-500… Ternyata masih ada lagi yg baru toh.

    •  

      Amerika dan Rusia sama2 memiliki rudal pertahanan udara yg berbasis silo. Rudal2 ini yg katanya mampu menembak jatuh satelit diluar angkasa. Tahun 2014 China juga pernah menembak jatuh satelit menggunakan rudal sejenis.

      •  

        Ane kirain jajaran Balistic Misille defence rusia yg baru cuman S-500, ternyata mereka masih serius mengembangkan ABM kek gini…
        Kebanyakan Sam sekarang juga punya kemampuan ABM sih… S-500 kabarnya juga sm dng S-400 punya kemampuan all purpose SAM/ABM dan role utamanya S-500 lebih di tujukan Buat ABM seperti thaad, bedanya yah itu THAAD ga bisa All in one kek S-500 (payah buang2 duit)… Tapi yah tentu sj ga bisa dibandingin kemampuan nya seperti di system ABM di atas, Thaad aja kemampuannya ABM nya cuman bisa Intercept SRBM dan IRBM tapi tidak dng ICBM… kalau yg bisa cegat ICBM hanya system yg benar2 perannya sebagai Pure ABM seperti di atas yg bisa… System pure ABM kek gini juga Cuman ada 3 yg punya… Thaad aja Muahal yah, apalagi system kek gini ga kebayang deh xixixi…

  3.  

    Russia Has Successfully Tested an Upgraded PRS-1M the Interceptor Missile

    https://www.youtube.com/watch?v=zwIUD6r2pqg&feature=youtu.be

  4.  

    sudah semestinya

  5.  

    dimodernisasi menyesuaikan kemajuan terkini

  6.  

    Test rudal lucinta luna

 Leave a Reply