Jul 102019
 

Parade sistem rudal S-400 Triumf © Vasily Fedosenko via Ria Novosti

Moskow, Jakartagreater.com – Rusia akan menyelesaikan pengiriman sistem rudal S-400 ke India pada 2024-2025, ujar Wakil Direktur Layanan Federal untuk Kerjasama Militer-Teknis Vladimir Drozhzhov mengatakan kepada wartawan, dirilis TASS, 9-7-2019.

“Sistem pertama akan dikirimkan dalam 24 bulan setelah pembayaran di muka dibuat. Konon, India akan mulai menerima sistem S-400 pada akhir 2020 atau beberapa saat kemudian. Empat set resimen S-400 berikutnya akan dikirimkan dalam beberapa tahun ke depan. Proses pengiriman akan selesai pada 2024-2025, “kata Drozhzhov.

Menurutnya, sistem S-400 sangat diminati di pasar senjata global. “Kami memiliki banyak permintaan untuk pengiriman sistem S-400,” kata Drozhzhov.

S-400 Triumf (nama pelaporan NATO: SA-21 Growler) adalah sistem rudal anti-pesawat jarak jauh paling canggih yang mulai beroperasi pada tahun 2007.

S-400 Triumf dirancang untuk menghancurkan rudal pesawat, jelajah dan balistik, termasuk jarak menengah yang, dan juga dapat digunakan terhadap tujuan dasar. Sistem S-400 dapat melibatkan target pada jarak 400 km dan pada ketinggian hingga 35 km.

  3 Responses to “Rusia Targetkan Kirim S-400 India Mulai Tahun 2020”

  1.  

    Jenis target yang sanggup diserang :
    – Pembom strategis seperti B-1, B-2, FB-111 dan B-52H
    – Pesawat perang elektronik seperti EF-111A dan EA-6
    – Pesawat pengintai seperti TR-1
    – Pesawat radar peringatan dini seperti E-3A dan E-2C
    – Pesawat tempur seperti F-15, F-16, F-35 dan F-22 – Rudal jelajah strategis seperti Tomahawk
    – Rudal balistik (rentang hingga 3.500 km)….https://militerhebatdunia.blogspot.com/2018/12/kehebatan-s-400-triumf-sistem-rudal.html

  2.  

    TNI harus berani beli S-400 untuk menjaga kedaulatan NKRI,bukan hanya kejar*an dengan pesawat intersep karena bukan jamanya lagi..atau kalau mau yg iran punya yg sudah teruji kemaren…

  3.  

    Iya bung jhoni punya iran telah teruji mampu detekzi drone us yang katanya siluman tuh dan ketembak lagi tp indonesia tertarik apa tidak kita gak tw