Sep 052014
 
Desain PLTN

Desain PLTN

Batam – Sejumlah delegasi dari Rusia, termasuk perusahaan energi Rosatom, mengunjungi BP Batam dan menawarkan PLTN untuk mencukupkan keperluan listrik industri di sana.

“Batam sebagai kawasan industri terus berkembang memang memerlukan energi terbarukan meski ini membutuhkan pembicaraan panjang,” kata Staf Ahli Kepala BP Batam, Asroni Harahab, saat memberikan keterangan, usai pertemuan di Batam, Kamis.

Ia mengatakan, Rosatom sudah memiliki pengalaman di bidang pembangkit litrik tenaga nuklir dan telah membangun fasilitas serupa pada sejumlah negara seperti di Vietnam, Bangladesh, Turki.

“Melihat pengalaman yang dimiliki, kami akan membawa ini untuk pembicaraan lebih lanjut. Mudah-mudahan November nanti ada pertemuan lanjutan,” kata dia.

Ia mengatakan, pertemuan yang dilakukan di Marketing Centre BP Batam tersebut juga melibatkan Kementerian Luar Negeri, Batan, dan PT PLN.

“Kebijakan publiknya harus didudukkan dulu. Kalau implementasikan disetujui tentu akan sangat positif,” kata Harahap.

Rosatom, kata dia, tidak hanya akan berinvestasi dan membangun fasilitas itu. Namun juga akan memberikan pelatihan terhadap teknologi yang digunakan.

PLTN di Jepang

PLTN di Jepang

“Masyarakat juga harus diberi pemahaman. Karena selama ini jika mendengar kata nuklir pasti timbul ketakutan dan kehawatiran,” kata dia.

Direktur Pengembangan Bisnis Rosatom, Anna Kudryavtseva, mengatakan, mereka menawarkan pembangunan dua pembangkit dengan masing-masing berkapasitas 1.200 MW.

Untuk membangun fasilitas tersebut, kata dia, investasi yang akan ditanamkan sebesar 9 miliar dolar Amerika Serikat.

Ia juga mengatakan, Batam merupakan wilayah yang aman dari bencana alam terutama gempa bumi sehingga cocok dibangun pembangkit tenaga nuklir.

“Kami sudah sangat berpengalaman pada banyak negara,” kata dia.
(Antara / Ade Marboen).

  71 Responses to “Rusia Tawari Batam Teknologi Nuklir”

  1.  

    Barusan sy bc di vivanews hr ini..Ternyata Irkut si pmbuat mesin sukhoi jg trtarik untuk dilibatkan dlm penelitian gunung padang. Irkut terus mengikuti perkmbangan dan menawarkan kerjasama dgn memberi dukungan peralatan pengindraan paling mutakhir.
    Maaaf krn keterbatasan kemampuan komputer sy blm bs memberi link-nya..

  2.  

    Kandungan Uranium kita banyak dan SDA tersedia termasuk para pakarnya, dilain pihak pemakaian energi nasional kita kian lama semakin berkurang dan harganya relatif mahal!
    Maka, sudah saatnya kita menggunakan energi alternatif diluar minyak bumi.
    Memang disamping kandungan Uranium kita yg cukup besar, kita pun mempunyai cadangan Gas Bumi yg besar serta Geothermal yg juga besar bahkan utk skala dunia pun.
    Maka, sekarang kita tinggal membulatkan tekad yg kuat utk mau memilih Sumber Energi mana yg akan dipergunakan untuk Energi Nasional sekarang dan masa yg akan datang?
    Apakah Energi Nuklir, Gas, Geothermal, Bio-Ethanol ataukah justru ada energi alternatif lainnya?

  3.  

    hehe,,aku juga miris bacanya,,hehe

  4.  

    Kami di Kalimantan Barat di janjikan prioritas untuk pembangunan PLTN, oleh MENRSTEK dan BATAN, karena dekat dengan stok fail Uranium di KAL BAR, sesuai hasil seminar BATAN tahun 2014 di Pontianak.

 Leave a Reply