Rusia Terima Sukhoi T-50 Tahun 2016

48
226
T-50 PAK FA Rusia
T-50 PAK FA Rusia

Pada tahun 2016, Angkatan Udara Rusia akan menerima pesawat pertama SU T-50 dan selama 4 tahun kemudian (2020), mereka akan menerima 55 pesawat siluman ini.

Pesawat tempur siluman Sukhoi T-50 dipilih Angkatan Udara Rusia sebagai pesawat tempur masa depan mereka. Prototype pesawat tempur siluman generasi ke-5 Sukhoi T-50 melakukan uji terbang pertama pada 1/2010. Su T-50 dapat dilihat sebagai langkah besar dalam proses modernisasi Angkatan Udara terbesar kedua di dunia.

t-50-2

Pada pertengahan 2011, pesawat tempur siluman Su T-50 resmi diperkenalkan untuk pertama kalinya di pameran dirgantara MAKS-2011 yang diselenggarakan di dekat Moskow. Berdasarkan rencana, Angkatan Udara Rusia akan menerima Sukhoi T-50 pertama pada tahun 2016, setelah pesawat menyelesaikan proses pengujian.

t-50-3

Salah satu prototipe siluman tempur Su T-50 dalam proses persiapan untuk lepas landas.

t-50-4

Salah satu prototipe pertama dari pesawat tempur generasi ke-5 siluman Sukhoi T-50 yang diperkenalkan di MAKS-2011, Moskow.

t-50-5

Program pengembangan T-50 menghabiskan cukup banyak dana dan polemik di Kementerian Pertahanan Rusia serta pemimpin negara itu. Foto: Presiden Rusia Vladimir Putin duduk di T-50 pada tahun 2010.

t-50-6
Sukhoi T-50 juga dikenal dengan nama lain PAK FA.
t-50-7
Pesawat ulang-alik dan T-50 di MAKS-2013.

t-50-8

85% permukaan pesawat tempur siluman Su T-50 dilapisi dengan bahan khusus yang membantunya menghindari deteksi radar musuh. Seluruh sistem senjata pesawat tempur Su T-50 diatur di dalam badan pesawat.

t-50-9

T-50 hadir dengan dana sebagian kecil dari harga jet tempur F-35 Lockheed Martin, yang diperkirakan akan menelan biaya hingga US $ 1,5 triliun. Rusia berharap bisa menjual 1000 pesawat SU T-50 ke seluruh dunia.

48 KOMENTAR

    • @Aviyantto, sudah sok tahu, sinis pula, masih ada ya manusia purba macam anda ini? salut saya.

      Kolaborasi Rusia dengan India itu bukan PAK FA tapi FGFA, walaupun FGFA merupakan pengembangan lanjutan dari PAK FA, namun ada perbedaan dalam kinerja dan fitur teknis (kayak tidak tahu lagu lama Rusia aja).

      Indonesia memang negara pemimpi yang mewujudkan mimpi-mimpinya, beberapa mimpi Indonesia yang jadi kenyataan adalah Leopard, Apache, dan drone dari negara samping Palestina.

      • Salam bung malah saya bangun saya gak mimpi lha saya juga pengen SU-35 diakuisisi oleh Pemerintah utk TNI tpi saya hanya khawatir saja kita beli pesawat canggih jangan sampai gak dirawat krn Spare part nya tersendat…benar kata bung ini Pesawat tempur bukan motor klo sparepart motor mungkin gampang cari nya mo nyari sparepart motor tahun 90an mngkin masih ada, lha pesawat tempur harus ke Rusia/US bt nyari sparepartnya biarpun sekadar bautnya saja

  1. Nanti kalau NKRI Bisa bubarkan Freeport dari ASU nanti saya kasih su – 50 1 skwadron Gratis.

    Gimana menurut saran saya realistis tidak…..???

    Nanti Freeport saya yang lanjutkan…….sama sama enak to…..????..

    ?????, ????? ?????? ????? ?????????? Freeport ??? ????? ? ????? ?? – 50 1 ?????????? ???????.

    ????????? ??????? ?? ?????, ??? ??? ????? ….. ???

    ????? Freeport ???? ?? ……. ????????? ? ?????????? ?????? ….. ????

  2. Indonesia memang selalu ketinggalan baik di bidang roket/rudal apalagi pesawat tempur, India saja yang mayoritas penduduknya dalam kategori miskin masih bisa bikin pesawat gen 5 kerjasama dgn om ruskie begitu pula rudal yang sudah bisa buat. Lha kl Indonesia yang penting urusan perut no 1 yang lain belakangan…dan di nina bobokan oleh pihak asing serta di buat kisruh ekonominya pokoknya jangan sampai Indonesia kuat maka diperlemah dengan berbagai cara….Untuk alutsista saya cenderung ke om ruskie soalnya tanpa jebakan di kontraknya, bisa kredit lagi, tanpa embargo.