Sep 282015
 

F-15E-JASSM-large

Di saat Angkatan Bersenjata Rusia menikmati anggaran yang besar dari ekspor minyak dan gas yang melimpah, Rusia melalaikan pengembangan dua teknologi penting, yakni rudal udara darat presisi jarak jauh dan pod penargetan.

Hampir 30 tahun setelah Amerika Serikat dan sekutunya sudah berada di era precision guided munitions, Rusia masih tertinggal dalam pengembangan, akuisisi dan kerja dari amunisi rudal udara darat “smart” jarak jauh.

Rusia saat ini belum memiliki teknologi rudal seperti MBDA Storm Shadow dan Raytheon AGM-154 Joint Stand-Off Weapon.

Moskow juga telah gagal untuk memperoleh pod penargetan untuk pesawat tempurnya. Saat ini banyak pesawat tempur Eropa dan Amerika sudah menggunakan Pod Sensor Target untuk rudal pintarnya. Semua pembom dan pesawat tempur taktis Rusia masih mengandalkan teknologi penargetan amunisi udara-ke-permukaan yang sudah berusia 30 tahun.

war is boring

Bagikan:
 Posted by on September 28, 2015