Jul 182019
 

Su-57 Rusia. (@ UAC | Vadim Savitsky)

Russian Tactical Missiles Corporation (KTRV) menyelesaikan proses pengembangan dan penelitian varian baru rudal amunisi yang diberi nama Grom-E1 dan Grom-E2 (Izdielije 80 family) – sebagaimana di tulis IHS Jane. Kedua sistem senjata bersama 10 senjata lainnya akan melengkapi pesawat tempur generasi kelima Su-57 Rusia.

Pertama kalinya dipamerkan diperhelatan acara MAKS 15. Pekerjaan desain diselesaikan pada paruh kedua tahun lalu, dan kemudian dilangsungkan tes dan uji coba. Saat ini sedang dalam proses persiapan produksi massal.

Sedangkan rudal terbaru Grom-E2 adalah modifikasi dari rudal terkenal Ch-38M (Izdielije 65), namun memiliki hulu ledak dua kali lebih kuat, 480 kilogram dengan berat proyektil total 598 kilogram dengan jangkauan maksimumnya adalah 65-70 km, dan waktu penerbangan maksimum hingga 260 detik.

Grom-E1 telah dilengkapi dengan mesin (beratnya 161 kg) dan hulu ledak yang diperbesar secara signifikan (315 kg). Berat totalnya adalah 594 kilogram.

Rudal itu dapat ditembakkan dari pesawat yang terbang di ketinggian 500 hingga 12.000 meter dengan kecepatan 140-445 m / s. Kemudian jangkauan roket adalah dari 10 hingga 120 km (waktu penerbangan maksimum adalah 400 detik). Proyektil bergerak dengan kecepatan rata-rata 300 m / s dan bermanuver dengan ketahanan 4g.

Kedua senjata memiliki konfigurasi aerodinamis yang hampir serupa dan desain yang mengkerucut dengan bagian depan yang runcing, sayap terlipat dan ekor geser. Panjangnya sekitar 4192 mm, diameter 310 mm, dan lebar sayap 1900 mm.

Amunisi menggunakan sistem manajemen kombinasi dari metode penentuan posisi inersia dengan navigasi satelit (GLONASS / GPS). Rudal dapat dimuat di ruang senjata internal Su-57 atau hardpoint eksternal AKU-58 ( yang dapat melengkapi pesawat tempur pembom lainnya seperti Su-34 atau Mig-35).

Ada roket seri ketiga yang dilengkapi dengan hulu ledak udara-bahan bakar yang juga diuji, tetapi hasil uji coba di darat telah menunjukkan beberapa masalah dan waktu penyempurnaannya yang semakin panjang.

Ke-12 rudal baru yang ditargetkan dari KTRV yang akan melengkapi Su-57 akan dikembangkan dan diuji pada tahun 2020.
defence24

Bagikan:
 Posted by on Juli 18, 2019