Sep 252018
 

Igor Konashenkov, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia © Sergey Bobylev via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Kementerian Pertahanan Rusia telah menyajikan data dari radar S-400 yang ditempatkan di Pangkalan Udara Hmeymim, Suriah yang membuktikan bahwa Angkatan Udara Israel bertanggungjawab atas terjadinya insiden pada pesawat Ilyushin-20 Rusia yang menewaskan 15 prajuritnya, menurut TASS pada tanggal 24 September.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, mengatakan pada hari Senin bahwa kementerian itu menyimak komentar-komentar tertentu yang berusaha untuk memutarbalikkan fakta tentang insiden tersebut dan dengan teliti memeriksa pernyataan-pernyataan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang manyangkal bahwa jet tempur F-16 Israel tak bersembunyi di belakang pesawat Rusia karena mereka sudah berada di wilayah udara Israel saat kejadian itu.

“Hari ini, kami akan memberikan data-data tambahan yang tersedia untuk Kementerian Pertahanan Rusia dalam melacak pesawat Israel dan rudal S-200 secara harfiah detik demi detik. Data ini diambil dari radar komando dan pos kontrol dari sistem rudal S-400 yang dikerahkan di Hmeymim”, katanya.

Menurut Konashenkov, radar sistem S-400 mencatat penerbangan rudal S-200 yang menargetkan jet tempur F-16 Israel. Dari radar terlihat rudal mengubah arah ketika menargetkan pesawat Israel yang mendekati Il-20.

“Rudal menghantam Il-20 pada pukul 22:02:45. waktu setempat. F-16 Israel, sengaja bersembunyi dibelakang Il-20 Rusia dari incaran rudal, kejadian tetap berada di daerah patroli sebelah barat pantai Suriah”, katanya.

Menurut Kementerian Pertahanan, data dari radar S-400 Rusia menunjukkan bahwa jet tempur F-16 Israel masih berada di daerah kecelakaan Il-20 Rusia tak seperti yang dinyatakan oleh Angkatan Bersenjata Israel (IDF) bahwa mereka sudah berada di wilayah udara Israel.

Konashenkov menunjukkan slide yang berasal dari citra radar S-400.

“Saya ingin menarik perhatian Anda pada fakta bahwa F-16 Israel masih berada di daerah wilayah Suriah, dengan salah satu dari mereka berada di sekitar tempat kejadian itu. Harap dicatat bahwa jumlah target udara dari Israel F-16 telah berubah. Ini berarti bahwa itu telah mengubah arah dan ketinggian penerbangan segera setelah terjadinya insiden. Hal ini dicatat dengan jelas oleh radar S-400”, jelas Konashenkov.

Menurut Konashenkov, slide dengan data radar menunjukkan bahwa jet tempur F-16 Israel yang bersembunyi di belakang pesawat Il-20 Rusia, tinggal di daerah patroli di sebelah barat pantai Suriah. “Tiga pesawat Israel lainnya tinggal di daerah patroli di barat pantai Latakia”, katanya.

Pesawat pengintai elektronik Il-20 Rusia jatuh di Laut Mediterania pada 17 September ketika terbang kembali ke pangkalan udara Rusia di Hmeymim, Suriah. Pesawat Il-20 ditembak oleh rudal dari sistem pertahanan udara S-200 Suriah ketika menembak ke empat jet tempur F-16 Israel yang menyerang sasaran Latakia. Pilot Israel sembunyi di balik pesawat Rusia yang mengeksposnya ke rudal Suriah.

  12 Responses to “Rusia Tunjukkan Bukti Israel Terlibat Insiden Il-20”

  1.  

    Bukanlah “israel” kalau tidak licik, mungkin begitu istilah kira2 ya?

  2.  

    klo saya membacanya : F 16 lari ketakutan dan nyari tameng iL-20 , yg nembak juga bego ga perhitungkan ada iL-20 ..ya klo perang semua kemungkinan untuk terbunuh dan membunuh . pertanyaannya knp cuma ngluncurin 1 rudal , 2 atau 3 rudal biar kena jet F 16 nya , td dibilangnya ada 4 jet tempur F 16 .

  3.  

    Sekarang semua keputusan ada dipihak rusia mau percaya sama hasil investigasi sendiri atau percaya sama israel yg jelas2 tukang ngibul.

  4.  

    wow…..keren juga desain grafiknya……
    itu klo mau bikin radar kaya begitu caranya gimana ya brow ?
    pake adobe premiere, hitfilm, kdeenlive, ataw ?
    ajarin dong bro……….

  5.  

    Saya yakin itu delegasi militer Israel yang ke Russia di omeli habis2an… bahkan Netanyahu biasanya langsung terbang ke Moskow untuk nego langsung sama Putin… kali ini tidak, dan justru yang berangkat dari perwakilan militer yang jelas saja dibantai dengan data akurat yang dimiliki Russia…
    Mungkin setengahnya peristiwa ini sudah diluar kemampuan loby Netanyahu, dan mungkin Netanyahu sangat paham kemarahan Russia…

  6.  

    Russian, don’t talk too much…

    Buktikan jangan sekedar koar-koar mau ini itu sikat Israel berani ga?

 Leave a Reply