Feb 212017
 

Rusia dan Turki sedang merundingkan kesepakatan pada pembelian sistem rudal S-400 Triumf, menurut CEO Rostec, Sergei Chemezov, pada hari Senin (20/02/2017).

“Negosiasi sedang berlangsung, hal-hal yang berhubungan dengan pembiayaan sedang dibahas saat ini”, kata Chemezov.

Telah dalam pelayanan sejak tahun 2007, S-400 Triumf (SA-21 Growler) adalah sistem pertahanan anti rudal dan anti pesawat serta mampu mencegat semua jenis persenjataan udara modern, termasuk pesawat tempur generasi kelima, rudal balistik dan rudal jelajah.

Sistem S-400 memiliki jangkauan maksimum hingga 250 mil atau sekitar 400 kilometer. Kompleks sistem pertahanan ini, yang terdiri hingga delapan batalyon, dilaporkan mampu menyerang hingga 80 target secara bersamaan.

Sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) mobile jarak jauh ini telah dirancang untuk mencegat pesawat dengan kemampuan peperangan elektronik, serta pesawat pengintai dan peringatan dini dengan jamming elektronik agresif, kata pakar pertahanan.

S-400 dilengkapi dengan empat jenis rudal, yaitu rudal berdaya jangkau sangat jauh 40N6 yang memiliki jangkauan operasional hingga 400 km (hampir 250 mil), rudal jarak jauh 48N6 dengan jangkauan 250 km, kemudian rudal jarak menengah 9M96E2 dengan jangkauan 120 km serta rudal jarak pendek 9M96E dengan jangkauan 40 km.

Sputnik News