Rusia Uji Rudal Anti Satelit

Rusia sukses melakukan uji terbang rudal anti-satelit yang mampu menghancurkan satelit di orbit, ujar pejabat pertahanan Amerika.

Rudal anti-satelit Nudol diluncurkan dari fasilitas uji peluncuran Plesetsk, terletak 500 mil utara dari Moscow, kata pejabat Rusia.

Ujicoba Rudal ini juga dipantau oleh satelit intelijen AS dan ujicoba ini sukses.

Peluncuran ini menandai tonggak utama bagi upaya Moskow untuk mengembangkan senjata yang mampu menghancurkan navigasi AS, komunikasi, dan satelit intelijen yang mendatangkan keuntungan strategis.

Tidak ada rincian tambahan yang tersedia, dan tidak diketahui bagaimana dan apakah rudal Nudol ditembakkan terhadap satelit atau hanya tes peluncuran pada lintasan suborbital tanpa menembak target.

Ini adalah tes kedua yang sukses dari Nudol, menyusul peluncuran 18 November lalu dan menunjukkan kemajuan Rusia dalam persenjataan anti-satelit.

Juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Michelle Baldanza menolak berkomentar.

Satelit di ruang angkasa yang jadi sasaran rudal Nodel

Di bawah Presiden Rusia Vladimir Putin, Moskow modernisasi seluruh persenjataan strategis dan mengembangkan senjata baru seperti rudal anti-satelit.

Komandan Komando Komponen Fungsional Joint Space, Angkatan Udara Rusia, Letnan Jenderal David J. Buck mengatakan bahwa Rusia sedang mengembangkan senjata ruang angkasa, yang dikenal sebagai “kemampuan kontra-ruang angkasa.”

“Rusia memandang ketergantungan AS pada ruang angkasa sebagai kerentanan yang bisa dieksploitasi, dan Rusia mengambil tindakan yang disengaja untuk memperkuat kemampuan kontra-ruang angkasa AS,” kata Buck di Gedung Angkatan Bersenjata sub-komite Angkatan Strategis Rusia.

Jenderal John Hyten, Komandan Angkatan Udara Space Command AS, mengatakan Rusia dan China juga sedang membangun senjata ruang angkasa. “Kemampuan mereka yang berkembang menjadi perhatian kita,” ujar Jenderal Hyten.

Program Nudol Rusia bersifat rahasia tetapi terkait dengan sistem pertahanan rudal Moskow. Laporan pers yang dikelola negara sempat menyebutkan, Nudol adalah proyek pengembangan eksperimental dari “Rudal pertahanan jarak jauh dan kompleks sistem pencegatan ruang angkasa, Rusia yang baru.

Freebeacon.com

Tinggalkan komentar