Rusia Uji Coba Soratnik di Kondisi Pertempuran Nyata

32
12
Soratnik, kendaraan tempur otonom. © Artiom Korotaev via TASS

JakartaGreater.com – Kendaraan tempur (ranpur) otomatis Soratnik telah menjalani ujicoba di kondisi yang mendekati pertempuran nyata pada suhu di atas 30° Celsius, menurut kantor pers perusahaan pertahanan Kalashnikov kepada TASS pada hari Jumat.

Kalashnikov Group adalah pengembang dari kendaraan tempur tanpa awak Soratnik.

Sebuah video yang diposkan oleh media di youtube, menunjukkan sebuah kendaraan tempur Soratnik bergerak di sepanjang pantai dan menembakkan senjatanya melawan sasaran. Salah satu video yang diposkan mengatakan bahwa Soratnik juga telah diuji di Suriah.

“Kendaraan tempur otonom Soratnik telah diuji coba dalam kondisi yang mendekati lingkungan pertempuran nyata. Percobaan ini untuk mengkonfirmasi karakteristik kendaraan dan juga untuk membuktikan kemungkinan menggunakan sistem robot pada suhu udara lebih dari 30° celcius”, kata Kalashnikov Group.

Potensi ilmiah yang tercipta dalam proses pengembangan kendaraan robotika Soratnik dan hasil uji cobanya akan menjadi dasar bagi perspektif sistem robot tempur otonom, kata produsen pertahanan tersebut.

Soratnik Kendaraan Tempur Nirawak

Kendaraan berantai lapis baja Soratnik dirancang untuk melakukan pengintaian dan pengiriman data, melaksanakan patroli dan melindungi wilayah dan fasilitas penting, melakukan pembersihan ranjau serta hambatan yang jelas.

Soratnik memiliki kemampuan beroperasi dalam tiga mode kendali dan beratnya tidak lebih dari 7 ton. Sistem robot ini bisa mengembangkan kecepatan hingga 40 km/jam. Kendaraan dapat beroperasi dalam radius 10 km dalam mode remote kontrol dan jarak pandang yang jernih.

Platform kendaraan berantai tersebut dapat membawa senapan mesin 7,62 mm dan 12,7 mm serta peluncur granat AG-17A 30 mm. Modul tempurnya dilengkapi dengan stabilizer senjata dan mampu mendeteksi, melacak dan menghancurkan target dengan sendirinya, termasuk menentukan jenis sasarannya.

Selain itu, sebuah opsi tengah dipertimbangkan untuk memasang 8 (delapan) peluncur rudal anti-tank Kornet-EM pada kendaraan tempur Soratnik. Seperti dikatakan oleh CEO Kalashnikov Group Alexei Krivoruchko sebelumnya, bahwa sistem robotik juga dapat beroperasi gabungan dengan kendaraan udara tanpa awak.

32 KOMENTAR

      • @bung Lingkar

        Xixixi… Kalau kek Fedor terminator Rusia itu mungkin cocoknya buat jaga markas tapi kalau robot berkai kek wildcat yg rencananya(rumornya) dibuat untuk bisa berlari 50 mph di semua medan cocok lho bung buat Offensive kalau di kasih Armor dan dipersenjatai… Bahkan ga usah dikasih senjata kalau di kasih bom untuk kamikaze menyerang musuh aja udah serem atau minimal yah bisa anterin Logistik ke pasukan… Tapi seperti ane bilang di atas sepertinya masih jauhhhh xixixi…

        @huha

        Wkkkk… Sebenarnya kalau dipikir yg namanya Kaki memang bisa di pakai untuk semua Medan sih dibanding Roda atau rantai… Tapi Tentu sj kaki manusia dan hewan karena kaki Robot blom ada yg bisa seperti itu… Gue pernah iseng bahas ini sm orang lain Haa tapi di ajak muter2 gak jelas wkkkk… Makanya gue coba tanya loh deh rin kira2 cocok ga kalau Tank dikasih kaki?? xixixi… Ga usah ngemeng gundam dulu lah ada tank bisa berjalan dan bertempur aja udah takjub gue wkkkk…