Jan 292019
 

Ilustrasi: Pasukan Rusia operasikan Drone dalam latihan perang. (@ Rusian MoD)

Moskow, Jakartagreater.com    –   Rusia telah menguji coba tembakan senjata dari Drone kecil pencegat/serang, ujar sumber di industri pertahanan mengatakan pada TASS, Senin, 28-1-2019.

“Selama uji coba penerbangan lanjutan dari Drone Karnivora, penggunaan muatan amunisi diuji: senjata serangan dan jaring untuk mencegat Drone lain,” kata sumber itu.

Seperti yang dilaporkan TASS sebelumnya, dalam konfigurasi serangannya, Drone Karnivora akan mampu menggunakan, khususnya, berbagai granat fragmentasi dengan ledakan tinggi dan bom udara anti-tank kaliber kecil.

Sebagai sumber menambahkan, “setelah uji coba pabrik selesai, ada rencana untuk menguji operasi Drone Karnivora dalam kondisi pertempuran. Sumber menolak untuk memberikan rincian tes Drone di lingkungan pertempuran.

TASS belum memiliki konfirmasi resmi mengenai informasi ini. Drone serang kecil Karnivora (dari Latin Carnivora) telah dikembangkan oleh perusahaan penelitian dan produksi Micran.

Drone ini dirancang untuk mencegat kendaraan udara tak berawak lainnya (UAV) menggunakan senjata netto (jaring menangkap Drone bermusuhan dan mendaratkannya dengan parasut), melakukan pengintaian dan juga menyerang sasaran darat. Itu bisa lepas landas dari situs kasar dan terbang selama 10-15 jam.

Drone memiliki rentang sayap 5 meter, berat lepas landas maksimum 40 kg dan kecepatan penerbangan hingga 150 km / jam.

Drone serangan ini mampu beroperasi di bawah langkah-langkah balasan elektronik di tengah hilangnya sinyal navigasi satelit. UAV memiliki ruang muat besar (35 liter) dan sayap geser untuk kontrol keseimbangan. Karnivora juga mampu melakukan misi dalam mode otonom.

  4 Responses to “Rusia Uji Tembakan Senjata dari Drone Karnivora – Sumber”

  1.  

    Kalo sdh begini si Tukino gak bakal laku lagi beberapa tahun kedepan. Pasti nanti ada drone yg dilengkapi canon jg kedepannya. Sehingga utk membunhkan pasukan artileri lawan sdh gak butuh sekelas warthog atau tukino.

  2.  

    Besok Indonesia juga gak mau kalah, bikin Drone namanya Kanibal atau Robot Gedeg