Jul 202017
 

Sistem udara nirawak Orion-E, drone berjenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) buatan Rusia. © Kronstadt Technologies

Perusahaan pertahanan Rusia, Kronstadt Technologies telah menghadirkan didepan publik pertama kali Sistem Udara Nirawak (UAS) Medium Altitude Long Endurance (MALE) yang disebut Orion-E dalam pameran MAKS 2017, seperti dilansir dari laman Defence Blog.

Menurut perusahaan Kronstadt Technologies, Orion-E merupakan UAS pertama dari Rusia sebagai drone jarak jauh yang sesuai dengan klasifikasi internasional sebagai MALE-Class.

Pesawat nirawak terbaru Rusia terlihat seperti Predator MQ-1 AS yang dikembangkan oleh General Atomics dan Wing Loong Blok 1 China buatan AVIC.

Sistem udara nirawak Orion-E, drone berjenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) buatan Rusia. © Kronstadt Technologies

Menurut video promo Orion-E, pesawat nirawak ini memiliki bentuk yang ramping, panjang badan 8 m, sayap dengan aspek rasio yang tinggi serta berekor V. Bentang sayap drone ini adalah 16 m.

Meski pesawat tersebut “dimaksudkan” untuk membawa muatan seberat 60 kg, namun bisa mengangkat beban maksimal hingga 200 kg, informasi produk yang ada.

Kronstadt Technologies akan bekerjasama dengan RosOboronExport untuk memasarkan drone Orion-E ke luar negeri, khususnya untuk penjualan ke wilayah Asia Tenggara, Afrika dan Amerika Latin.

Bagikan:

  One Response to “Rusia Ungkap Orion-E, Sistem Udara Nirawak Baru”

  1.  

    Mantap! RI menunggu hasil kerjasama dgn Turkey Drone MALE nya, semoga kedepan bs membuat HALE jg!

 Leave a Reply