S-300 untuk Indonesia ? “Everything is Possible”

94
168
Indonesia berencana membeli SU-35
Indonesia berencana membeli SU-35

Moskow – Atase Pertahanan Indonesia di Moskow, Rusia, Kolonel Untung Surapati berharap kerjasama Indonesia- Rusia di tahun 2016 ini akan terus meningkat. Pernyataan ini disampaikan Athan kepada GATRAnews pada malam ramah tamah menyambut Tahun Baru di Kedubes Indonesia di Moskow.

Setiba di Moskow, delegasi Indonesia diterima di Kementerian Pertahanan Rusia dimana terjadi pembicaraan bertema peningkatan kerjasama militer dan pertahanan dan berlangsung dalam suasana bersahabat.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian pertahanan sudah memutuskan untuk membeli satu skadron pesawat tempur Rusia SU-35, pesawat tercanggih, supermanuver dan serba guna yang dapat menyerang sasaran baik di udara, di permukaan, termasuk pada ketinggian rendah.

Panjangnya landasan untuk take off cukup 400-450 meter. Kecepatannya 3600 per jam, tingginya (langitan )18.000 meter.

Kemungkinan tahun ini Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu akan melakukan kunjungan kerja ke Moskow dan tentunya akan ada pembicaraan lebih lanjut mengenai keinginan Indonesia membeli pesawat tempur Su 35 tersebut.

Apabila Indonesia positif membeli SU-35 maka prosesnya akan ditindaklanjuti dengan MOU dan Kontrak dan juga membahas proses pendidikan dan pelatihan baik pilot maupun teknisi yang akan mengawaki pesawat.

Kemungkinan pengiriman SU-35 ke Indonesia akan dilakukan secara bertahap sampai dengan jumlah total pesawat yang dipesan Indonesia.

Ditanya mengenai kerjasama di bidang TNI AL dan Angkatan Bersenjata Laut Rusia, Athan Surapati menerangkan, ada kemungkinan Indonesia membeli kapal selam Rusia kelas Kilo, dimana sebelumnya juga sudah pernah dibicarakan kemungkinan pembelian kapal selam tersebut.

Pada saat menjadi Asrena Kasal, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi pernah berkunjung ke Rusia untuk melihat fasilitas pembuatan kapal selam Rusia dan tentu apabila ada rencana pembelian Kapal selam dari Rusia, akan ada kunjungan lainnya ke Rusia.

Varian S-300PMU
Varian S-300PMU

Menjawab soal kemungkinan Indonesia membeli kompleks anti-serangan udara S-300 atau S-400 yang sudah dipasok Rusia keluar negeri, Kolonel Untung Surapati menjawab singkat: “everything is possible”.

Menyangkut soal kunjungan baru-baru ini barisan kapal perang-perang Rusia ke Tanjung Priok menjelang Tahun baru, Kolonel Untung mengatakan, yang terpenting sekarang selain pertukaran kunjungan kapal militer ialah tetap adanya rasa saling percaya antara Tentara Nasional Indonesia dan Angkatan Bersenjata Rusia.

Adapun peningkatan kerjasama di bidang militer lainnya Athan Surapati menyatakan harapan, sebaiknya disamping pasokan senjata Rusia ada juga transfer of technology Rusia kepada Indonesia sampai produksi bersama baik suku cadang maupun senjata itu sendiri di bumi Indonesia.

8 Januari 2016.
Reporter: Svet Sakharov
GATRAnews

94 KOMENTAR

    • Ini barang kagak moncerrr….. !!!!
      S-300 belum terbukti nyata dalam perang.
      Indonesia harus membeli rudal Tamahawk Amerika biar China ngacir dari mencaplok Natuna. Rudal tamahawk terbukti sdh membumi hanguskan Iraq, afghanistan dan serbia.
      Indonesia jangan ketipu sama Russia kong kalikong dengan China.
      Hidup menora… ……!!!!
      Mueheheheheheh…..

  1. masalah bisa beli s-300 atau tidak , tentunya bukan masalah yang besar. karena harga 1 battery s-300 adalah seharga 1 battery skyshield yaitu dikisaran usd 150jt. yang jadi masalah adalah mengapa tni lebih mendahulukan pembelian skyshield dibanding s-300 ? suatu hal yang aneh dan langka bukan ?

  2. saya setuju dengan pendapat anda. karena pembelian paket sehingga bisa mendapat harga murah untuk beberapa produk dan tot. kasus yang sama juga kemungkinan terjadi dengan kerja sama pertahanan dengan sk. agaknya rusia pun akan mengikuti jejak yang sama.

  3. S.300/400 everything is possible..so pasti pak..!!!
    King of the cash gitu loch…hahaha.sabar ya bung” semuanya, nanti dipublish kok, sebab faktor politik maka dibikin mbulet beritanya..tau sendiri musuh bangsa ini yg ga mau negeri ini maju dah mulai ketar-ketir & siap menjegal…ibarat kata indonesia baru mau nanam bibit saja dah dipaculin ma tuh orang biar gagal, apalagi sampai panen…hahahaha…nkri jaya..!!!!!!!!

  4. Ayooooo….buruan dibikin mbulet alur ceritanyaa mjd issue yg berkepanjangan tanpa kejelasan khususnya publik…..yg penting kebenarannya hanya diketahui oleh hulubalang RI aja.

    Yang pentingkan siapapaun yg invasi di wilayah RI harus dipastikan hancur lebur pd batas terluar RI……gitu aja koq repot….hehehehehe

    Edisi: bangga dan penasaran ‘mode ON’

    • Hahahaha…ya namanya juga rakyat sipil bung,malah yg memang tentara saja ngga mengetahui alutsista apa saja yg akan & sdh dibeli…tapi intinya para warjager nasionalismenya tinggi” loch & cuman mau tau benar adanya indonesia punya ini & itu ,sebab ada kebanggaan tersendiri pabila indonesia memang punya alutsista gahar”, karena bisa makin meningkatkan nasionalismenya serta kcintaan & kebanggaan terhadap negaranya..kalo masalah konflik buat negara produsen senjata dibarat, suatu keharusan agar bisa menjual peralatan perangnya, ibaratnya dunia ini ngga boleh damai, karena sebab politik kepentingan tsb..dan masih banyak lagi politik” kepentigan yg lain..

  5. disini dimana? tamatan sma ya? keliatan kog kalo yg cuma tamatan smp apa sma. ngomongnya goib goib. kalau dibantah emosi. rasional dikit lah. tukang itung phd. jalo. dll di grup sebelah. semua cari makan dari ini bro dari hoaxnya mereka. kalo cuma berita biasa mah gak bakal laku. udahlah yg suka goib plis sadar. bukan apa apa karena semakin warga goibiyah terbuai semakin tidak karuan. salah satu jalan menghancurkan seseorang itu buai dengan khayalan. boleh lah bermimpi dan berkhayal tapi ingat semua ada kadarnya. harusnya kalian berpikir siapa dan apa tujuan para pembuai2 ini menulis artikel. waspada.

  6. @Bariev….
    Yang saya maksudkan bukan tentang rasa takut jika disebut inilah itulah, melainkan memaknai dan menumbuhkan nasionalisme yg sekarang ini banyak yg berbelok dari esensi / makna Sila dari PANCASILA itu sendiri.
    Contoh nyatanya adalah kasus tragis 30 September 1965, Suharto bersekutu dengan blok barat untuk melengserkan Sukarno dari kursi kepemimpinan. Dan apa yg terjadi setelahnya? Apakah NKRI semakin kuat dalam militer dan pertahanan? Apakah NKRI semakin mandiri dalam bidang ekonomi dan industri dalam negeri? Dan apa yg dilakukan pihak barat khususnya dalam bidang ekonomi, industri dan pertimbangan di Indonesia?
    Bersekutu dgn pihak-pihak yg salah memang tujuan akan dgn cepat bisa terwujud, tapi dalam jangka panjang justru lebih mempersulit. Terserah mau pakai cara yg mana, apapun pasti ada after-effect nya. Salam

    • @bang ruskye…
      ”…pahamilah lebih seksama
      makna yg tersirat sebelum kita
      mengeluarkan koment yg salah
      dng maksud utk mengkritisi. Saya
      yakin anda mengerti maksud
      saya.
      Disini kita sama2 belajar. Jng
      hanya mencari pembenaran diri
      dng merasa benar sendiri…”

      *Thanks atas penilaianya.
      Kaca mata saya memang banyak yg tidak cocok, dan saya mengerti itu.
      Setidaknya sebagai pelengkap, kehidupan tidak terdiri dari satu sisi.
      Itulah peran saya, suka tidak suka itulah pelengkap lika-liku formil. Bukanya satu rasa lama kelamaan akan menjadi hambar?
      Salam

    • @ abang sally
      Kalau yg anda maksud pergolakan masa peralihan antara orla ke orba kaitannya dng bersekutu, maka jawaban saya adalah bukan uni soviet yg meninggalkan kita disaat pergolakan terjadi. Akan tetapi persekutuan akan tdk berjalan apabila menghadapi pergolakan yg dibangun rakyat dan dukungan sebagian tentara pada saat itu. Ada masih ingat tergulingnya shah iran Reza Pahlevi.? Bukankah saat itu iran sekutu dekat amerika setelah israel.? Tetapi begitu ia digulingkan kemana Amerika pada saat itu mengapa tidak membantunya.? Karena dukungan rakyat dan sebagian angkatan bersenjatanya terhadap Ayatullah Komaeni saat itu begitu besar maka sekutu iran tdk dapat membantu. Persis demikian yg dialami di ordelama hanya saja orba melakukan lebih elegan dan tidak dng pemberontakan.
      persekutuan masih berjalan utk kasus pemerintahan di suriah. Rusia tetap membantu karena pemerintah melawan pemberontak dan isis.
      Namun ada harga yg harus dibayar oleh pemerintah suriah kepada rusia. Tidak ada yg gratis walau sekutu sekalipun. Hanya saja dukungan yg didapat akan total spt yg dilakukan rusia ke suriah.
      Lalu apa bentuk persekutuan orba dng Amerika.? Bukanlah bentuk persekutuan melainkan simbiosis mutualisme. Amerika hrs mendapat kompensasi dr hasil dukungannya kepada orba utk menjatuhkan orla. Bentuk kompensasinya.? Kita telah sama2 mengetahui. Senjata dan SDA serta jaminan tidak akan bercokolnya komunis di indonesia.
      Bergesernya waktu ternyata orba baru menyadari bahwa keberpihakan dng barat justru merugikan kita. Terutama pada saat embargo. Utk itulah diakhir mendekati masa kejatuhannya, orba mulai melakukan komunikasi kerjasana dengan pihak timur. Dilanjutkan hingga kini. Namun dalam bentuk kerangka kerjasama saja, tdk utk bersekutu. Agar kita masih bisa menikmati vodka nya rusia sambil makan KFC dr barat mirip yg dilakukan India.
      Salam damai NKRI

  7. kalo ada yg protes2 hal hal goib
    artinya dia melihat militer tanpa atribut intelijen

    bahwa tidak semua aktifitas militer diketahui negara lain

    karena itu ada agen rahasia intelijen

    jangan tanya2 sumber lagi deh , ini kaya orang ke sambar doktrin aneh

    ranah jurnalistik beda dengan ranah intelijen

    S-300 ?? ini hal mudah bagi indonesia bukan hal sulit !! trus mana barang nya ? gaul donk sama TNI
    JANGAN CUMA BACA2 MEDIA AJA , GAUL GAUL sama TNI

  8. Salam Sejahtera Bung BW,

    Terima kasih atas komennya yang sangat membuat hati saya menjadi lebih tenang :). Maaf Bung BW, saya hanya marah melihat realisasi pemerintah yang begitu lambat dalam membackup pembelian alutsista TNI, khususnya S35, itulah yang menyebabkan saya muaaak dengan berita yang hanya sekedar info tanpa ada realisasi yang tegas. Demikian Bung BW, terima kasih.