Oct 182017
 

Sistem Rudal antiserangan udara S-400 (photo : Vitaly V Kuzmin)

Kesepakatan Arab Saudi untuk membeli sistem anti-rudal Triumf S-400 dari Rusia merupakan pukulan besar bagi Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa.

Kesepakatan ini menyusul kesepakatan Turki senilai $ 2,5 miliar untuk membeli S-400, dan negosiasi yang sedang berlangsung dengan Mesir untuk S-400. Mesir sudah memiliki sistem S-300VM (juga dikenal sebagai Antey 2500) yang dapat menargetkan rudal balistik jarak pendek dan menengah, rudal jelajah, senjata presisi, pesawat strategis dan taktis, serta pesawat peringatan dini dan pesawat perang elektronik. (Awalnya S-400 disebut S-300 PMU-3.), ujar pakar militer Stephen Bryen di atimes.com, 13/10/2017.

Yang terakhir, Bahrain sedang dalam pembicaraan mengenai pasokan sistem pertahanan udara S-400 Rusia, ujar Nasser bin Hamad Al Khalifa, komandan Garda Kerajaan Bahrain, mengatakan Senin, dilansir Sputniknews, 16/10/2017.

Negara lain yang menggunakan sistem S-300 adalah Yunani, sekutu NATO yang mendapatkannya dari Siprus ketika orang-orang Turki mengancam Siprus dengan perang kecuali negara tersebut melepaskan misilnya. Dengan demikian, mereka memberikannya ke Yunani untuk meredakan krisis dengan Turki.

Ada pengguna lain dari sistem ini. Ada Cina, tentu saja, tapi juga Ukraina, Venezuela dan anggota NATO Bulgaria, dan beberapa nama lain.

Tapi S-400 yang merupakan game changer sejati. Alasannya sistem rudal S-400 bisa menembak berbagai jeenis rudal. S-400 didukung oleh empat rudal yang berbeda – rentang yang sangat panjang 40N6E-series (400 km), jarak panjang 48N6 (250 km), 9M96e2 (120 km) dan jarak tempuh 9m96e (40 km). Sebagai perbandingan, sistem Patriot AS hanya mendukung satu rudal pencegat dengan jarak tempuh 96 km.

Tapi masih ada lagi. 9M96E2 adalah salah satu permata dari sistem S-400. Rudal ini terbang di Mach 15 (sekitar 5.000 meter per detik atau 18.500 kpj), dapat menghadapi target serendah 5 meter dari tanah, dan dapat bermanuver hingga 20 G (manusia dapat bertahan tidak lebih dari 9 G dengan pakaian dan helm khusus untuk hanya beberapa detik). Rudal S-400 dirancang untuk melumpuhkan pesawat terbang dan rudal yang lepas dari kapal atau tepat di atas tanah dan menetralisir rudal jelajah.

Dr Carlo Kopp, salah satu pakar kedirgantaraan top dunia, mengatakan bahwa S-400 memiliki radar akuisisi opsional yang dirancang untuk mengalahkan pesawat siluman modern seperti F-22 dan F-35. Mereka bekerja dengan beroperasi di beberapa pita frekuensi termasuk pita VHF dan L yang dapat “melihat” jet tempur yang dilindungi siluman.

Desain cerdas telah dibangun di pendeteksi rendah oleh radar X-band, radar militer dan sipil yang paling umum (yang lainnya seperti C-band – sekarang dikenal sebagai pita G / H – kurang umum). F-35 memiliki perlindungan siluman terutama di bagian depan pesawat, yang berarti bahwa bila dia berbalik dari sasarannya, maka menjadi rentan. Pada waktunya, seluruh sistem pertahanan udara AS dan sekutu-sekutunya, yang semuanya berbasis pada band X, akan menjadi usang karena China dan Rusia bergerak menghadapi pesawat siluman dan rudal.

Sistem Rudal S-400 Rusia di Suriah. (photo : saidpvo.livejournal.com)

Seiring dengan peningkatan radar (yang mungkin atau mungkin tidak dikirim ke pelanggan asing), Rusia memiliki sistem pertahanan udara terpadu yang hebat meskipun jumlah armada pesawatnya yang benar-benar modern cukup kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat dan NATO. Rusia kehilangan satu dekade dalam perlombaan senjata ketika tidak memiliki uang untuk mengembangkan dan membangun pesawat baru, dan ekonominya hari ini hampir tidak mendukung perolehan sejumlah peralatan baru yang efektif. Memang, salah satu alasan mengapa Rusia mengembangkan pertahanan udaranya bersamaan dengan keinginan untuk melawan pesawat siluman AS dan rudal jelajah adalah karena ia tidak mampu membeli armada besar pesawat tempur modern. (Pemerintah AS dan Kongres harus memperhatikan kemampuan ofensif Rusia yang terbatas, yang tidak terlalu sering dilakukan histeria anti-Rusia di Washington hari ini.)

Salah satu penggunaan rudal jarak jauh S-400 adalah melawan sistem stand-off termasuk pos komando dan pesawat terbang seperti AWACS Sentra E-3. Pesawat-pesawat ini, yang digunakan oleh AS dan sekutu NATO-nya dengan sebuah skuadron yang ditempatkan di Jepang di Kadena AFB dan di UAE di al-Dhafra, rentan terhadap pencegat S-400 dan kehilangan perlindungan jarak jauh mereka. Kita mungkin mencapai akhir kemampuan AWACS, yang pada awalnya dirancang pada tahun 1960an.

S-400 juga memiliki kemampuan melawan rudal balistik, sebuah fitur yang pasti menarik perhatian Arab Saudi. Seberapa bagus serangan terhadap rudal balistik? Tidak ada yang tahu pasti.

Keputusan Saudi untuk membeli S-400 mungkin terkait dengan pembelian S-300VM sebelumnya dari Mesir dan keinginan untuk mendapatkan S-400. Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya mungkin membayar untuk senjata Mesir.

Rusia pasti telah melakukan terobosan dengan menjual senjata ke beberapa negara NATO dengan masa depan yang tidak pasti di blok tersebut (misalnya Yunani, Turki) dan negara-negara klien AS yang kuat seperti Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya seperti UEA. Salah satu contoh baru segera: Rusia mengatakan UEA hanya beberapa bulan lagi untuk membeli jet tempur multirole Su-35 yang tangguh, yang merupakan maskot dari armada tempur Angkatan Udara Rusia saat ini.

Terobosan Rusia masuk akal dalam istilah teknologi. AS bukanlah pesaing untuk sistem S-400 dan AS tidak ingin melihat sistem semacam itu berkembang biak. Terlalu buruk dan terlambat

  88 Responses to “S-400 Game Changer di Timur Tengah”

  1. Dibandingkan dgn patriot ya jelas menang s400 kemana-mana dong…klo thaad mungkin jd sedkit lbh seimbang…tp s400 ttp the best sih…salut buat rusia dgn segala SAM dan ICBM nya…yg sangar, gahar dan canggih…

  2. xixixi kalimat terakhir dalam banget .. nget .. nget πŸ˜†

    Rusia mengatakan UEA hanya beberapa bulan lagi untuk membeli jet tempur multirole Su-35 yang tangguh, yang merupakan maskot dari armada tempur Angkatan Udara Rusia saat ini.

  3. AS bukanlah pesaing untuk sistem S-400 dan AS tidak ingin melihat sistem semacam itu berkembang biak. Terlalu buruk dan terlambat…..nah ini…

  4. .. s200 Suriah aja bisa menghajar f35 Israel.. s400 gmn ya canggihnya

  5. Oke deh…sky dragon boleh, nasams oke, s300 bagus, patriot iya, thaad borong, s400 gahar, s500 i love it…xixixi

  6. hmm.. asia tenggara masih kropos pertahanan udaranya, mana jatah indonesia om putin boleh lah taruh 10 batrai S 400 buat benteng selatan, moso timur wae seng di perkuat , hhaaa

  7. kelihaian dan kesempatan besar om putin laku jualan pensilnya, di saat ke agresifan AS menyebar teknologi canggih pespur siluman justru rusia yg laris manis jualan anti dot nya mantap..

  8. Semua negara sepertinya berbenah dan bersiap diri dgn kekuatan militer penuh utk hadapi perang dunia 3…krn armada pasifik as sdh mengepung korut…skr detonator dr perang tsb berada di mulut trump…begitu hal nya dgn ww2 berada dimulut hittler…

  9. Wah itu truck kok bawa-bawa cerobong pabrik ya ?

    Mau buat bangun pabrik di mana ya ?

    Xixixixixi

  10. itu s-200 nya yg hebat apa f-35 nya yg kaleng rombeng.???

    hidup su-35.

  11. S400 dan tentunya S500 memiliki karakteristik pada radar, pengolahan data dan varian rudal anti udaranya yang luar biasa. Namun, bila dibandingkan dengan THAAD tentunya jauh berbeda fungsi, kegunaan hingga probabilitas perkenaan senjata.

    S400/500 memiliki pk sekitar 70%, sedangkan THAAD memiliki probability kill (pk) sebesar 100%. Yang mendukung THAAD bisa memiliki pk sebesar itu adalah kemampuan pengolahan data yg jauh lebih baik dari S400/500. Menggunakan AN/TPY 2 yg biasa dipakai oleh Destroyer dg AEGIS sistem. Sistem unik pada THAAD adalah peluru ditembakkan dan menghajar rudal musuh khususnya rudal balistik pada saat rudal mencapai titik tertinggi lintasan dimana pada kondisi itu kecepatan rudal musuh menjadi melambat dan tepat untuk menembak jatuh rudal jelajah/rudal balistik musuh.

    Teknik kedua adalah dg membuat simulasi alur tembakan rudal musuh begitu telah terdeteksi radar THAAD, dg pengolahan yg tepat, rudal/peluru THAAD diluncurkan segera ke rudal musuh. Teknik ini dipakai untuk mengkalkulasi arah jatuhnya rudal musuh apakah akan mengenai obyek yg dilindungi oleh THAAD atau hanya menembak tempat kosong. Selain itu radar dan komputer segera dapat menilai diposisi mana, dan berapa waktu yang dibutuhkan untuk menembak jatuh rudal musuh. Makanya, walaupun kecepatan rudal THAAD hanya mencapai Mach 8,24 tapi sanggup menghadapi rudal yg lebih cepat dan juga peluru hypersonic masa depan yang sedang dikembangkan oleh Rusia dan China. Konsep ini meniru dari konsep Iron Dome dan David Sling.

    Kelebihan THAAD yg lain yg ditakutkan oleh Rusia dan China adalah rudal/peluru THAAD hanya memanfaatkan energi kinetik/hantaman terhadap rudal musuh. Hal ini sangat cocok untuk menghadapi rudal balistik dg hulu ledak nuklir karena energi kinetik takkan memicu ledakan nuklir bila peluru mengenai hulu ledak nuklir rudal musuh.

    Kelebihan yang terakhir adalah THAAD bisa terkoneksi dengan Patriot, AWACS dan seluruh platform Alutsista militer Amerika yg menggunakan Data link 16. Hal ini tentunya akan memberikan perlindungan berlapis bagi seluruh armada atau area yg dijaga oleh THAAD dan sistem pertahanan udara lainnya sedangkan Rusia tidak memiliki data link terintegrasi antar Alutsista.

    Satu hal lagi, walaupun memiliki jangkauan radar yang jauh (200km melingkar dan 150 km keatas), radar THAAD tidak mengeluarkan emisi radar sehingga musuh sangat susah melacak keberadaan THAAD. Hal ini berbeda dg S400/500 yg walaupun memiliki jangkauan radar lebih jauh (400 km) tapi S400/500 masih meninggalkan emisi sehingga mudah dilacak pesawat dg misi perang elektronik dan AWACS sehingga memudahkan untuk melakukan serangan ofensif langsung ke pertahanan udara musuh (Suppresion of Enemy Air Defense) menggunakan rudal AGM 88 HARM.

    Dengan kata lain secara keseluruhan sistem dan instalasi, THAAD masih lebih baik dari S400.

    Hhhhhhhhhh

    • Noh muncul sendiri bung Grigoro… Sering gini yah Filternya JKGR… THAAD itu khusus di buat terutama untuk mencegat rudal balistik jarak pendek dan menengah, seperti Scud… Dan THAAD juga memiliki kemampuan terbatas melawan rudal balistik antarbenua bukan pesawat… system ini dibuat untuk melengkapi patriot soalnya kemampuan PAC-2 tidak cukup untuk mencegat rudal balistik yang lebih maju… liat sejarahnya juga memang untuk pertahanan rudal bukan pesawat… Pada tahun 1990 Angkatan Darat AS mengajukan permintaan formal untuk mengajukan proposal untuk sistem pertahanan anti rudal dan Pada tahun 1992 Lockheed Martin terpilih untuk pengembangan THAAD…THAAD juga adalah bagian dari jaringan pertahanan berlapis rudal tiga Garis pertahanan… pertama berasal dari rudal AEGIS, yang dirancang untuk intercept rudal balistik di ruang angkasa…. Jika gagal maka THAAD akan mencegat rudal saat memasuki atmosfir… Lapisan akhir pertahanan adalah rudal Patriot PAC-3 jarak pendek… Ente bayangin kalau ambil THAAD harus tentu saja harus dibarengi terutama dng system yg bekerja Efektif buat intercept pesawat karena seperti ane bilang di atas THAAD itu khusus di buat terutama untuk mencegat rudal balistik jarak pendek dan menengah, seperti Scud bukan pesawat… Kalau Di banding yg bisa All in one termasuk buat pesawat seperti MEADS dan S400 tentu saja THAAD itu merupakan Opsi yg sangat mahal (kecuali kalau negara kaya gpp)

      • Kan udah Saya omongin kalo beda fungsi dan kegunaan, dan yg Saya kabarin juga tentang kegunaan khusus THAAD buat ngadepin khususnya rudal balistik. Gimana sih, gak dibaca lengkap pasti.

        Hhhhhhhhhh

        • Lah Ente bandinginnya sm yg macam S400… justru itu pemborosan apalagi buat negara yg budgetnya pas2an yg pastinya minta kalau bisa itu All in one… Ente Salah nawarin THAAD di sini, yes THAAD memang efektif buat Rudal balistik tapi Liat ancaman tetangga2 sebelah indonesia terutama yg pespurnya ngejibun… Buat apaan Ambil THAAD??
          Bikin bangkrut aja wkkkk… Mustinya kalau ente mo bandingin S400 tuh sm MEADS bukan THAAD… Btw kan itu MEADS produk loket masa ga ditawarin sih bung Grigoro…

          • Yg sabaar bung, dia mah gituh…
            Huehuehue

          • Bener bung fnc, kalau mau mbandingin S-400 mestinya gabungan Patriot-THAAD dan harusnya ada Iron dome dan sebagainya untuk pertahanan terhadap roket maupun serangan jarak pendek…
            S-400 bisa di integrasikan dengan jenis pertahanan yang lebih pendek yang bahkan bisa difungsikan untuk pelindung S-400 seperti BUK maupun Pantsir

            http://www.dw.com/id/rudal-s-400-siluman-rusia-meneror-nato-di-udara/g-39917216

          • Klo begitu s500 nti hanya bs dibandingkan dgn apa dong? sm s400 aja sdh kalah semua produk2 as dan israel…jd bs di blg s500 prometey rudal hanud jarak jauh tak tertandingi di muka bumi ini…

          • Pakai jurus pamungkas… the power of emak2… suruh omelin itu yang naruh es gopek disitu…

          • Benar @bung yuli kalau mau bandingin Patriot dng S400 itu gabungan dari Pac2 dan Pac3 dan kalau mau yg lebih mewah yah gabungan Pac2 dan THAAD… kenapa ane bilang S400 itu mustinya di bandingkan dng MEADS (mana nih sales baru loket keknya ga mau nawarin MEADS xixixi) karena MEADS sm seperti S400 yg sifatnya itu all in one untuk mengatasi berbagai ancaman tidak seperti THAAD… seperti ane yg bilang diatas kemampuan Pac 2 dinilai tidak efektif buat mengatasi rudal balistik, tetapi Pac 2 di nilai Efektif buat intercept pesawat… dan jika mau efek maximal maka pac2 harus di deploy dng Pac 3 yg mempunyai kemampuan lebih hebat mencegat rudal di banding pac2 tetapi tidak untuk pesawat… Dan tentu saja kalau Pac2 di sandingkan dng THAAD hasilnya akan lebih dashyat jika di bandingkan duet dng pac3… MEADS digadang memiliki kemampuan Pac2 dan Pac3 sekaligus…
            Batere MEADS juga mampu mempertahankan hingga 8 kali area batere Patriot… Dan rumornya memang MEADS ini di buat si loket buat menyingkirkan Patriot seperti yg mereka lakukan sekarang dng merebut Customer patriot seperti Jerman yg berniat mengantikan Patriot mereka dng MEADS… Dan sm seperti S400 MEADS bisa di gunakan mengatasi ancaman pesawat terbang, helikopter, UAV, serta rudal balistik… Tidak seperti THAAD dan Pac 3 yg hanya di khususkan untuk intercept rudal… Jadi ga salah kan MEADS kalau dibandingin sng S400 yg juga bisa all in one

          • Bung fnc komen saya hilang, coba anda minum dulu, mana tau msh nyangkut di gigi anda

            Hahhahaaaa

          • Tobat dek qarin jng nyimeng mulu… Lagian ntr ente disangka orang gila ketawa mulu…kalau ada razia orang gila, ntr ente ditangkep lo Tobat xixixi…

          • Sebenarnya anda yg bingung bukan sy, utk itu anda hrs lebih giat lg utk mengerti

            Hahhahaaaa

    • @fnc good
      @sugimura good copasnya

    • Thaad utk rudal balistik bung, trayektorinya dikalkulasi dan kemudian diintersep.
      Beda cara kerja dengan s400.

      • Udah saya jabarin kok Bung Senopati:” beda fungsi dan kegunaan”. Udah saya tulis rinci disitu. S400/500 juga bisa dipakai untuk menghadapi rudal balistik dan rudal jelajah, sama seperti THAAD. Bedanya, S400/500 lebih bisa digunakan untuk berbagai ancaman.

  12. Tes

  13. Ngetik banyak2 tapi gak bisa masuk. Haduh..

  14. Mending LAPAN kerjasama joinan sama almaz buat rudal anti udara sekelas s 500 kayak turki-rusia

  15. Gimana kalau indonesia nyicil dulu beli radar S-400 saja.. lumayan tuh 600 km.. boleh ngk ya.?? xixixi..

    • Hahaha… Gimana kalau nungguin MEADS kelar di jerman aja, Nanti mungkin patriotnya di jual murah sm mereka xixixi…

    • Siapa yg tau arti S dr penamaan rudal rudal rusia?

      Yg tau akan mendapatkan SS400 SS500 & SS600

      Hahhaahaaaa

      • System kali bung

      • Sebagai contoh sistem pertahanan udara S-300 meliputi urveillance radars, tracking and target illumination stations, various missiles, charging machines dan sebagainya. Huruf S adalah system sementar angka menunjukkan daya jangkau maksimum. S-300 berarti sistem pertahanan yang bisa mencapai daya jangkau 300 kilau dan S-400 rentangnya 400 km.

        Itu arti dari huruf S pd setiap rudal hanud dr rusia…semoga membantu…

        • Tp masak sih s300 berdaya jangkau smpe 300km, paling banter 75 km…copas yg aneh …hehehhe klo s400 memang bener 400km…

          • Dalam sistem S400 ada 3 jenis rudal yang bisa diluncurkan :
            Rudal 40N6 jangkauan 400KM kecepatan 5 mach
            Rudal 48N6 jangkauan 250KM kecepatan 6,2 mach
            Rudal 9M96E jangkauan 120KM kecepatan 2,9 mach
            Sistem radar di S400 mampu mendeteksi pesawat musuh yang terbang pada altitude rendah untuk menghindari radar musuh. Sedangkan rudal-rudalnya juga didesain sama.

            Kontrol tembak dan radar pelacak target S-400 adalah 92N6E.Radar diinstal pada kendaraan MZKT-7930 8×8.Radar 96L6 adalah radar opsional yang dibawa oleh kendaraan yang sama ketika baterai S-400 digunakan secara mandiri.Radar 91N6E dapat mendeteksi dan melacak pesawat,helikopter,rudal jelajah,rudal pesawat dan rudal balistik dalam jarak 600 km dan juga dapat melacak secara sekaligus hingga 300 target

            Kalau di Wiki malah tambah range 40 km (9M96E missile)

            #ini juga copas looo

    • Kita sudah punya radar weibel 550 Km dan master T 400 km. Terintegrasi dengan 20 radar pessley yg sudah.
      Apakah semudah itu menyisipkan radar rusia?

  16. Disaat amrik buat pesawat skala besar2an,dan rusia tidak punya cukup banyak uang buat nandingi,ya di bikinlah antidotnya
    Amerika punya armada kapal induk banyak rusia tdk punya bnyk duit buat nandingi,di hidupkan lagi cruiser yg bisa nyerang batle grupnya amrik,trus australi beli banyak kaselpur beli destroyer beli ef-35 kok tetangganya tidak membuat antidotnya ya bung

  17. Mantaaap… As semakin ketinggalan
    Borooooonng… S400

    Huehuehue

  18. RI sangat membutuhkan banyak S-400 untuk di tempatkan di Indonesia bag.barat di selatan, utara dan timur, selain di pusat, …….. mau ditukar dgn apa lagi ya ???

 Leave a Reply