Agu 102018
 

Sistem Komando dan Kontrol Udara (ACCS), 9AIR Compact C2 © Saab

JakartaGreater.com – Saab telah mendapatkan pesanan dari Royal Thai Air Force (RTAF) untuk memodernisasi Sistem Komando dan Kontrol Udara (ACCS) nasional Thailand yang didasarkan pada Saab 9AIR C4I.

Saab akan mengupgrade dan meningkatkan lebih lanjut dari Air Command and Control System (ACCS) Angkatan Udara Thailand yang berbasis produk Saab 9AIR C4I serta telah beroperasi dengan Angkatan Udara Thailand sejak tahun 2010.

Sistem tersebut merupakan bagian inti dari jaringan kemampuan pertahanan udara sentris yang dimiliki Thailand, termasuk yang digunakan pada jet tempur Gripen, pesawat sistem peringatan dini Erieye dan sambungan data taktis.

Proposal upgrade Saab untuk sistem Thailand dipilih melalui proses evaluasi yang komprehensif dan menunjukkan bahwa Saab dapat memastikan bahwa sistem tetap beroperasi penuh, efektif, dan terbukti di masa depan.

“Pesanan ini menunjukkan daya saing atas produk 9AIR C4I. Sistem Komando dan Kontrol Udara canggih buatan Saab yang menyediakan Angkatan Udara Kerajaan Thailand dengan bagian vital dari sistem pertahanan udara”, kata Anders Carp, Wakil Presiden Senior dan Kepala Bidang Pengawasan Saab.

Modernisasi ACCS menggabungkan perangkat keras dan juga perangkat lunak baru yang akan mempertahankan, meningkatkan dan memperluas kemampuan sistem nasional untuk operasi masa depan. Pekerjaan akan berlangsung di Saab Jarfalla, Swedia dan pelaksanaan kontrak ini akan berlangsung hingga tahun 2020.

9AIR C4I adalah komando dan sistem kontrol udara taktis yang diproduksi oleh Saab. Sistem ini memberikan kesadaran situasional dan kendali penuh atas persenjataan, sensor dan komunikasi.

Bagikan:

  One Response to “Saab Akan Upgrade ACCS Angkatan Udara Thailand”

  1.  

    Mantap nih tetangga…

 Leave a Reply