Jun 082019
 

Mengharapkan proposal akhir Request For Proposal (RFP) dari RCAF (Royal Canadian Air Force) pada pertengahan 2019, Saab siap menawarkan 88 pesawat tempur Gripen E kepada Kanada yang dibangun di Kanada, lapor Flight Global.

RCAF telah mengeluarkan rancangan RFP kembali pada Oktober tahun lalu untuk memperoleh pesawat tempur baru untuk menggantikan armada Boeing CF-18A / B Hornet yang sudah ada, dimana Gripen E / F juga masuk dalam daftar pilihan.

Patrick Palmer, Wakil Presiden Senior Saab Kanada, mengkonfirmasi bahwa Saab berharap untuk mengikuti proses yang sama yang membantunya menghasilkan kesepakatan di Brasil. 鈥淜ami pikir ini adalah model yang masuk akal untuk Kanada. Kami menyusuri jalan itu, tetapi kami juga melihat bagaimana RFP ditulis dan apa yang dihargai pelanggan. Tentu saja jika itu (transfer teknologi) adalah apa yang nilai pelanggan untuk Kanada, maka itu adalah sesuatu yang dapat kita lakukan dengan mudah, 鈥漦atanya.

Selain transfer teknologi, Saab juga dapat menawarkan integrasi peralatan AS dan peralatan buatan pabrikan Eropa lainnya dengan Gripen E sehingga dapat dioperasikan dengan pasukan Amerika. “Bergerak maju dengan Gripen E, kami melihat tidak ada masalah apa pun untuk mengintegrasikan pesawat tempur itu ke dalam konteks NORAD,” kata Per Alriksson dari Saab Aeronautics.

Menurut laporan berita lain di The National Post, Departemen Pertahanan Nasional di Kanada mengharapkan pengiriman jet pertama untuk program Kanada pada pertengahan 2020-an dengan kemampuan penuh yang tersedia di awal 2030-an.

Menurut Saab, Gripen dibangun sesuai dengan kondisi cuaca Kanada. “Gripen dirancang khusus untuk beroperasi di Kutub Utara, memberikannya kekuatan dibandingkan pesawat lain. Swedia memiliki pangkalan angkatan udara dalam apa yang anda sebut jauh di Utara. Kami beroperasi di sana setiap hari. Gripen memiliki DNA Arktik di dalamnya,” kata Per Alriksson.
Snafusolomon

 Posted by on June 8, 2019