Jan 292019
 

JakartaGreater.com – Didukung oleh Swedia, Saab hari ini telah mengajukan proposal untuk pengadaan Next-Gen Fighter kepada armasuisse, agen pengadaan pertahanan Swiss, seperti dilansir dari rilis pers Saab Group, hari Jumat.

Saab Group menawarkan jet tempur Gripen E yang disebut juga sebagai “Gripen Next-Gen” dan program partisipasi industri komprehensif untuk industri Swiss yang sesuai dengan 100 persen dari nilai kontrak.

Proposal yang terdiri dari opsi-opsi untuk 30 dan 40, jet tempur Gripen E baru, merupakan tanggapan terhadap Permintaan Proposal (RFP), yang dikeluarkan armasuisse pada 6 Juli 2018. Swiss memiliki kebutuhan untuk mengganti armada jet tempur F/A- 18 Hornet dan F-5E/F Tiger.

“Solusi Gripen E yang diusulkan menampilkan teknologi terkini yang tersedia dan biaya akuisisi, pengoperasian dan dukungan yang rendah yang akan memberikan Swiss ukuran armada yang optimal, dengan total efek operasional terbaik selama beberapa dekade mendatang”, kata Jonas Hjelm, yakni kepala area bisnis Saab Aeronautics.

Sebagai bagian dari proposal ke Swiss, Saab menawarkan partisipasi industri Swiss senilai 100 persen dari nilai kontrak. Kerjasama dengan industri Swiss, di seluruh wilayah negara ini, dibidang manufaktur, pemeliharaan dan teknologi guna meningkatkan kompetensi dan kemampuan yang ditujukan untuk mempertahankan dan mengembangkan sistem Gripen E lebih lanjut di Swiss.

Saab memiliki basis pemasok yang kuat, historis dan sangat luas di Swiss, yang program ini akan terus diperluas untuk memastikan kerjasama seumur hidup yang efisien dalam biaya.

Program Gripen E telah mengalami kemajuan sesuai rencana, dengan produksi yang sedang berjalan dan pengiriman pelanggan mulai tahun ini. Teknologi terbaru sedang dimasukkan untuk memberikan angkatan udara dengan kemampuan operasional yang dirancang untuk mengalahkan ancaman hari ini, tetapi juga masa depan.

Tonggak penting yang dicapai selama enam bulan terakhir termasuk penerbangan dengan rudal IRIS-T dan METEOR, serta penerbangan pesawat Gripen E yang kedua.

Lima negara saat ini mengoperasikan Gripen:

  • Swedia
  • Afrika Selatan
  • Republik Ceko
  • Hongaria
  • Thailand

Swedia dan Brasil telah memesan Gripen E masa depan. Selain itu, Sekolah Uji Kerajaan Inggris (ETPS) UK menggunakan Gripen sebagai platform untuk pelatihan pilot uji.