Nov 172014
 
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (photo: Tempo.co).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (photo: Tempo.co).

Jakarta -Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti minta kapal nelayan asing yang mencuri ikan di perairan laut Indonesia ditindak tegas. Dia mengusulkan agar aparat keamanan khususnya TNI, menindak kapal nelayan asing dibakar bila terbukti mencuri ikan di laut Indonesia.

Menanggapi permintaan ini, Panglima TNI Jenderal Moeldoko angkat suara. Moeldoko mengaku siap menindak tegas kapal nelayan asing yang ketahuan menangkap dan mencuri ikan di perairan Indonesia.

“Kalau dia melakukan perlawan, bawa senjata kita sikat. Kalau dia kalau dia nggak bersenjata ada langkahnya,” kata Moeldoko di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/11/2014).

Jenderal asal TNI AD tersebut menegaskan kapal-kapal patroli milik TNI AL siap menerima penugasan untuk menindak kapal nelayan asing. Moeldoko membantah tudingan jumlah kapal yang minim untuk melakukan operasi.

“Secara kapal cukup banyak hanya mengerahkan kapal itu urusannya gede banget. Untuk bergerak operasi, habiskan ribuan ton BBM,” jelasnya.

Sebelumnya Menteri Susi blusukan ke Pulau Derawan Kalimantan Timur. Ia mendengar pencurian hasil laut oleh nelayan dan kapal asing. Alhasil eks bos Susi Air itu meminta aparat mengejar dan menindak tegas seperti menyita dan membakar kapal.

“Kejar. Bakar itu kapal, biar kapok. Orangnya jangan dibakar tapi ditahan,” seru Susi. (Finance.Detik.com).

Bagikan :

  72 Responses to “Saatnya Membakar Kapal”

  1.  

    setujuu biar kapok…

    •  

      SeLamat Pagi waktu indonesia tengah , Saya suka sekaLi pendapat ibu Susi , Tangkap dan Bakar , Tapi ALangkah bagusnya kapaL neLayan Asing itu digunakan NeLayan kita Lagi untuk neLayan kita tapi , tapi sebeLumnya biar mereka para neLayan Asing itu hasiL tangkapan nya di sita dan diberikan denda , kaLau mereka berisi keras Yaaaaa โ€œSILAHKAN IBU MENTERI MEMBAKAR KAPAL NELAYAN ASING ITUโ€. Terima kasih
      ๐Ÿ™‚

      •  

        pernah beberapa kali ntu kapal asing emang disita,trus dilelang, tapi akhirnya cukong2 yg punya kapal asing itu juga yg beli melalui tangan2 nelayan lokal, terlalu banyak permainan disini. terutama proses setelah penangkapan. makanya ada bagusnya dibakar aja kapalnya on the spot. kayak kalo pemerkosa,kita buntungin aja anu-nya daripada cm 1-2 tahun keluar dan makan anak bini kita.

    •  

      sita bbmnya ambil hasil ikanya…roket pakai r han sekalian uji coba biar dapat titel battle proven..gitu aja ko repot

      hidup ibu susi…hidup ibu susi…cantik anaknya ibu susi.

    •  

      saya nyumbang satu jerigen bro… kalau jadi bakar yg di gedung bundar senayan…

  2.  

    Bravo ibu menteri dan Jenderal Muldoko

  3.  

    Jos buat Bu Susi..
    Keren buat Pak Mul..
    Sikaaat Pak Mul!!! Kmi mendukung mu.

  4.  

    Bu mentri blg bakar..panglima blg butuh ribuan ton bbm buat operasi.. gagal paham nih bung

    •  

      Itu faktor politis bung, sudah lama Litbang TNI AL menawarkan penggunaan Bio-Fuel untuk kapal patroli mereka. Sudah dibuatkan konverter, tapi yah gitu karena pimpinan acuh dengan hasil litbang anggota mereka sendiri. Pengujian pun sudah dilakukan di beberapa kapal patroli, sayang itu hanya jadi project prototipe. Kenapa harus ngeluh terus? Kenapa gak nyari solusi yang lain dulu sambil menunggu ekonomi kita baik? Oke, kalau ngomong anggaran Pertahanan itu wajib tanpa batasan, tapi lihat juga dong kondisi negara!! Bukan hanya pos anggaran TNI yg kena, hampir semua lingkup kerja kena masalah ini.

      •  

        yah kalo ganti make biofuel kalo anggarannya emang gak ada buat beli apaan bung jalo,kecuali pake angin atau surya, bisa gratis. apalagi harga biofuel jatuhnya lebih mahal dari solar subsidi (+konverter), mikirnya ngapain repot pake biofuel kalo solar subsidi murah. makanya kalo bbm naik mungkin tuh hasil riset bakal kembali dilirik..mungkin.

      •  

        Ini yang saya suka “Kenapa harus ngeluh terus? Kenapa gak nyari solusi yang lain dulu sambil menunggu ekonomi kita baik? “

      •  

        Sudah lama kita temukan potensi bahan bakar untuk masalah kapal, semua tinggal kemauan aja…

        Mikroalga Jawab Tantangan Energi Alternatif Masa Depan
        http://www.esdm.go.id/berita/323-energi-baru-dan-terbarukan/3053-mikroalga-jawab-tantangan-energi-alternatif-masa-depan.html

        MIKROALGA SEBAGAI BAHAN BAKU BIOFUEL DAN BIODIESEL
        http://idris-itk-ipb.blogspot.com/2012/11/mikroalga-sebagai-bahan-baku-bifuel-dan.html

        Saat ini negara yang gencar membudidayakan mikroalga sebagai BBN adalah Amerika Serikat, Spanyol, dan Belanda. Mereka menggunakan spesies Botryoccocus braunii dari jenis mikroalga hijau. Namun, karena paparan sinar mataharinya terbatas, produktivitasnya rendah.

        Sejak 2006, Mujizat Kawaroe dan timnya dari Surfactant and Bioenergy Research Center Institut Pertanian Bogor (SBRC-IPB) telah menemukan bukti tingginya keragaman mikroalga dan produktivitasnya. Dari empat lokasi pesisir yang diteliti selama dua tahun terakhir, yaitu Kepulauan Seribu, Manado, kawasan Laut Arafura, dan pulau Batam, ia telah menemukan 11 spesies mikroalga.

        Dalam penelitian biokultur mikroalga sejak 1980-an, dihasilkan 1 ton mikroalga per meter kubik air. Di antaranya yang potensial sebagai BBN adalah Chlorellaโ€”memiliki kandungan minyak mentah maksimal 32 persen, Dunaliella (23 persen), Isochrysis galbana (35 persen), dan Nannochloropsis oculata (68 persen).

        Solusinya banyak, tinggal kepercayaan.

        •  

          tidak se gampang itu namun bukan hal yang mustahil.
          harus dipikirin bagaimana investasi untuk produksinya sehingga kapasitasnya sampai pada nilai yg ekonomis. kemudian bagaimana jalur distribusinya. bagaimana aturan main untuk investasi dan distribusi. asing atau nasional, esklusif (seperti pertamina) atau bebas (seperti aqua)…
          tapi yang paling penting adalah komitmen (pemerintah) dan kepercayaan (rakyat)..

  5.  

    SETUJU ibu Menteri…..

    Mosok TNI ga berani??
    Jalesveva Jayamahe

  6.  

    Harus ada kerjsama dgn nelayan lokal,,, agar lbh banyak lg kapal ikan asing tertangkap…

  7.  

    mantap

  8.  

    Sudah selayaknya begitu bakar aja

  9.  

    Nah begitu kan enak dengarnya,,tp jangan teori saja, harus dibuktikan dengan tindakan,,

  10.  

    Bu emng TNIAL tugasnya buat nangkep ikan? Ditpolair ngpain? Gmn TNIAL mau jadi world class navy klo disuruh nangkep making ikan mulu?

  11.  

    Dari pada di bakar, mending di kasihkan nelayan kita yg kapalnya jelek. Kan lumayan buat nelayan kita.

  12.  

    Pencuri ikan asing memang harus ditindak tegas
    kalo bisa kapalnya jangan dibakar disita saja dan dilelang dgn harga yg murah kepada para nelayan indonesia uangnya bisa masuk ke kas negara

  13.  

    Saatnya lebih tegas lagi, bakar kapal suatu keharusan…supaya ada efek jera. Nakhodah + awak kapalnya gundulin dan kepalanya dicat merah putih untuk oleh2 balik kenegaranya.

  14.  

    Bakar ..bskar..bakar…nelayan kita aje dibakar kapalnye sama tetangga,disiksa orangnye,disuruh berenang lagi..bgus bu mentri harus dibakar apelagi ade yg pake ngelawan lagi…

    …NKRI HARGA MATI….

  15.  

    BAKAR Aja setuju deh ๐Ÿ˜€

  16.  

    hadeuuh bu Susi galak amat euy … tapi hebring lah kita setujuu pisan bu …
    cuma usulan neh :

    1. operate bakamla Indonesia Coast Guard se cptnya, satukan patroli : satpol airud, bea cukai, dep.kelautan, dll. ke dalam bakamla, dlm operasional personil nya gabung dlm satu kapal patroli, lengkap bisa proses & tangkap penyelundupan, illegal fishing, perompakan, dll., operational cost jg lebih efisien.

    2. nelayan asing cukup ditangkap dan disita kapalnya, orangnya di lelang buat budak pekerja paksa. kapalnya bisa dibagikan buat koperasi nelayan kita … gratisss !

    3. moratorium dibuat selamanya, tdk boleh lagi ada ijin nangkep ikan utk nelayan asing, maklum sumber korupsi tuh … mending kagak usah ditangkep sekalian … biar beranak dulu ikannya.

    kalo soal kurang bbm buat kapal patroli … lihat di budget pos anggaran, wajib di cross chek neh !

    •  

      Ini mah lebih parah lagi atuh….
      Masih mending kapal dibakar masih bisa nyelametin diri (berenang)
      Lah kapal disita Terus disuruh kerja paksa itu sih Kembali ke jaman penjajahan Belanda atuh akang Jadi inget Om Dandels atuh ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

    •  

      Ijin like point no. 1 Bung. Meminimalisasi operation cost, dgn. melibatkan beberapa sumber daya yg terkait, (drone termasuk ya?) diikuti dengan penyebaran resouce TNI.

  17.  

    Pak Muldoko ini omong nya besar aja.tapi penakut sama asing

  18.  

    Bukan SUSI SIMILIKITI
    tapi SUSI PUDJIASTUTI…..
    RUAR BIASA…..

  19.  

    udahlah jka mang kdeteksi ada kapal malingsial langsung tembak biar tgelem tu dan gausah dberitakan. aman dan itu baru tegas!

  20.  

    Anggotanya ditemukan tewas, bung. Tapi nelayan thailand itu katanya ditembak di thailand oleh al mereka sendiri waktu mau ditangkap.

  21.  

    Dibakar pake apa? Pake BBM yg buat KRI? Lha wong AL aja ngutang…d putihkan dulu utang d toko pertaminanya…Baru PESTA BAKAR-BAKARAN DI LAUT!! ๐Ÿ˜€

  22.  

    Kapal yang jelek sebelum dibakar bbmnya diambil dulu buat patroli, kalo kapalnya bagus dikasih nelayan

  23.  

    Kapalnya di bakar atau di tembaki sampe tenggelam, terserah, tp awak kapalnya di tangkap dulu
    yang penting di tindak tegas buat peringatan maling ikan yg lain.
    Kalo kapalnya cuma di sita takutnya ada ‘permainan’.

    •  

      Kalo saya kurang setuju dibakar enaknya di tengelamkan saja kan lumayan buat tempat tinggal biota laut biar lautnya makin banyak ikannya…. atau disita ditarik ke dermaga terus di lelang, uangnya buat negara dan bonus aparat yang nangkap sama nelayan informan biar lebih semangat..walau ngaco kan sekedar usul aja…

  24.  

    SIKAT!!!

  25.  

    Yang korupsi sekalian bu di bakar jg biar pada kapok smart idea . Beraniiiii ndaaaak heheheh jgn hanya pencitraaan loh

  26.  

    Bakar ikannya jg…pake kecap ma cabe jg enak kok…

  27.  

    Pake donk BBG atau Bio Fuel dan CPO buat bahan bakar kita. CPO dan Bio fuel bisa diperbaharui. Ayo PAL ciptakan kapal perang dan patroli pakai bahan bakar tsb dijamin murmer ( murah meriah ).

  28.  

    SeLamat Pagi waktu indonesia tengah , Saya suka sekaLi pendapat ibu Susi , Tangkap dan Bakar , Tapi ALangkah bagusnya kapaL neLayan Asing itu digunakan NeLayan kita Lagi untuk neLayan kita tapi , tapi sebeLumnya biar mereka para neLayan Asing itu hasiL tangkapan nya di sita dan diberikan denda , kaLau mereka berisi keras Yaaaaa “SILAHKAN IBU MENTERI MEMBAKAR KAPAL NELAYAN ASING ITU”. Terima kasih ๐Ÿ™‚

  29.  

    salut…Bu Susi mirip mantan perdana mentri Inggris Margaret Thatcher si “tangan besi”

  30.  

    Kalau saya setuju dibakar,,soalnya ada salah satu tempat di riau yg lumanyan banyak menangkap kapal nelayan asing,,,ygnditangkap, dan malah menjadi masalah baru bagi pantai tempat penyimpananya,,,dan saya pernah melihat sendiri,,,ada yg mulai kropos ,berserakan waktu air surut malah kyak tempat sampah bikin kumuh,,,,,klo utuk pesawat….Mungkin setelah denda diperbesar ada baiknya pengurungan pesawat juga dilakukan(1ato2thnato bhkan lebih)nak tak kiro bakal jozzzz,,,,om,,,he,,he( siapa tahu bisa ngandangin RAPTOR)kan KEREN….

  31.  

    Kalau Boleh usul,
    1. Pemerintah sebaiknya segera membangun pulau pulau terluar yang berbatasan laut, setelah infra struktur memadai segera buat pelabuhan pelabuhan khusus patroli, tempatkan kapal kapal patroli di pulau pulau terluar tersebut ,keuntungannya BBM dapat dihemat karena lebih dekat dengan perbatasan sehingga perjalanan tidak begitu jauh dalam patroli.Bukankah pulau pulau terluar merupakan kapal induk yang banyak di Indonesia?
    2. Tempatkan Radar maritim di pulau terluar .sehingga tugas patroli dapat lebih ringan dan efektif dan juga BBM dapat dihemat.
    3. Kalau mau lebih hemat BBM,tempatkan Drone UCAV di pulau terluar ,dan kalau bisa pake tenaga solar cell saja atau batere untuk malam.
    4. Bila tidak ada jalan lain “terpaksa”buat kapal layar seperti Dewa Ruci, namun dilengkapi dengan teknologi pertahanan dan senjata yang modern ( Khayalan–On)

  32.  

    Sudah banyak yang bermain, apakah oknum pemilik kapal indonesia, ataupun pemilik asing bermain sama-sama dengan oknum indonesia, sebaiknya buat shock teraphi, tangkap maling berserta alatnya, kumpulkan dalam satu bulan, bakar. biar semua pihak tahu, INDONESIA tidak main-main. Kalau disita trus dilelang atau di kaishkan ke nelayan lokal, he he, kemungkinan kembali ke pemilik asli diatas 50-50. SETUJU BAKAR KAPAL NELAYAN ASING yang sengaja masuk wilayah ZEE INDONESIA yang mencuri ikan.

  33.  

    Kapal tni harusnya bisa pake biofuel untuk menghemat biaya operasi sesuai perkataan bung jalo,dan kapal yg ditangkap diberikan ke nelayan dan kapal yg sdh diberikan tdk boleh dijual,jika dijual kena denda 10kali lipat dari harga taksiran kapal.

  34.  

    saya berharap aparat di lapangan berani bersikap tegas seperti bu susi, malu ama bu susi dong…. perempuan aja bs setegas itu kenapa aparat kita yg biasanya sok gagah kalau ngadepin rakyat sendiri jd letoy saat berhadapan dg pencuri” ikan asing. sungguh tragis negeri ini krn di kelola org” yg salah selama ini. moga ke depan indonesia di urus org” yg kredibel.

  35.  

    mbok ya sekalian aja bakar sama orangnya bu !

  36.  

    Kapalnya klo boleh jangan di bakar bu, langsung tenggelemin aja lumayan buat tumbuhnya terumbu karang kita bu …

  37.  

    Menarik paparan dari Bung Jalo, semoga Bu Susi tertarik, untuk BBnya nelayan (pilot project) Bu biar ikan tenggiri ndak naik lagi, anak saya lagi demen2nya ikan. Eh tadi pagi harga ikannya dah naik……, he he, mohon maaf jika salah. Moga sehat2 semua

  38.  

    setuju buk, tapi sebelum dibakar sedot dulu solarnya.lumayan.

  39.  

    Setuju apa yang dikatakan bu Susi! …Namun menurut sy daripada dibakar tanpa manfaat, alangkah baiknya bila diserahkan saja kepada TNI AL hitung2 untuk latihan buat dijadikan latihan sasaran tembak rudal2 yg dimiliki oleh TNI AL pasti mantap dan mempunyai nilai tambah!

    Maju bu Susi kami tunggu kesuksesan ibu selanjutnya! ….Dan juga “Jalesveva Jayamahe” selama2nya untuk TNI-AL !

  40.  

    ini bu orangnya yang musti dibakar hidup hidup, ……….budak malon !!!

 Leave a Reply