Jan 022019
 

MiG-29, salah satu pesawat tempur yang paling banyak diekspor oleh Rusia, oleh India akan ditingkatkan kemampuannya. MiG-29 yang awalnya pesawat tempur superioritas udara akan di ubah menjadi pesawat tempur multi-peran. Hal tersebut diungkapkan oleh Angkatan Udara India (IAF) saat perayaan Hari Angkatan Udara India pada Oktober 2018

Upgrade MiG-29 Indian menjadi standar MiG-29UPG diperkirakan akan mencakup sekitar 65 pesawat yang dimilikinya. Upgrade tersebut akan dilakukan di pabrik perbaikan pesawat Lviv di Ukraina.

Mirip dengan AS yang melakukan upgrade dan peningkatan jet tempur F-16 lawas menjadi F-16 Block 70 (Viper), MiG-29 buatan era Soviet dapat berubah menjadi menjadi pesawat tempur yang modern dengan lebih hemat biaya.

Mengingat banyak negara didunia yang mengurangi porsi anggaran militernya, maka opsi upgrade MiG-29 adalah salah satu opsi yang lebih menarik dibandingkan apabila membeli pesawat tempur baru.

Biaya upgrade MiG-29 ke MiG-29UPG India diperkirakan sekitar US $15 juta per unit, jauh lebih murah daripada membeli pesawat baru MiG-35 yang bisa mencapai US $50 juta.

Saat ini F-16 Block 70 menawarkan paket upgrade lengkap dengan radar active electronically scanned array (AESA), sedangkan MiG-29 bisa menggunakan radar AESA yang baru bisa dillakukan pada tahun 2019- 2020.

Peningkatan radar yang lebih kuat, Zhuk-AME Phazotron-NIIR – juga dikenal sebagai FGA50 – sejenis radar AESA, diharapkan bisa dilakukan pada awal tahun 2019. Radar baru ini juga yang digunakan oleh pesawat tempur multi-guna MiG-35 baru milik milik Angkatan Udara Rusia.

Zhuk-AME dapat mendeteksi target udara yang berjarak sekitar 160 km dan secara bersamaan dapat melacak hingga 30 target. Penggunaan radar Zhuk-AME memberikan MiG-29 kemampuan setara jet tempur generasi 4.5, mirip dengan F-16 Block 70.

Selain radar AESA, MiG-29UPG modern juga akan dilengkapi probe pengisian bahan bakar di udara yang dapat ditarik, mirip dengan MIG-29N Malaysia dan MiG-29SMT Rusia.

Selain itu MiG-29UPG juga dapat dimuat persenjataan bom presisi, rudal udara ke udara R-77RVV-AE ( AA-12 Adder), rudal anti kapal subsonik Kh-35E yang dimiliki Angkatan Udara India, sehingga dapat meluncurkan serangan multi-dimensi.

Engine yang ditingkatkan juga memungkinkan MiG-29UPG untuk lepas landas tegak lurus dengan kekuatan penuh. Jet tempur dapat melakukan misi buru sergap dari take off hingga mencapai ketinggian tempur hanya dalam waktu lima menit. Selain itu peningkatan pada daya muat bahan bakar internal menjadikan MiG-29UPG mampu beroperasi hingga 2100 km atau meningkat 40% dibandingkan MiG-29 standar. Atau tambahan satu tanki bahan bakar eksternal dibawah badan yang lebih besar dari 1500 liter – 1800 liter dapat memperluas jangkauan operasi hingga 3.000 km

Fitur lain dari MiG-29UPG yang ditingkatkan adalah tampilan empat layar multi-fungsi dengan sistem kendali HOTAS (Hands On Throttle And Stick) yang lebih disempurnakan.

Daya muat persenjataan MiG-29UPG juga meningkat menjadi 4.5 ton pada enam cantelan dibawah sayap dan satu ditengah mirip dengan MIG-35.

Upgrade tersebut memungkinkan penggunaan dan operasional MiG-29UPG hingga 15 tahun kedepan.

Defenceworld

 Posted by on Januari 2, 2019

  3 Responses to “Saingi F-16 Block 70, India Upgrade MiG-29 Menjadi MiG-29 UPG”

  1.  

    MiG-29 dibuat oleh biro desain Mikoyan Gurovich untuk menggantikan peran MiG-21, MiG-23, Su-15 Dan Su-17 dengan kemampuan yang setara dengan F-18…https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/09/mikoyan-mig-29-pesawat-tempur-taktis.html?m=1

  2.  

    MIG ATAMBAYONG LEBIH KEREN NIH HI HI HI

  3.  

    Mantap!