Salam Komando Menhan Purnomo Yusgiantoro

60
73
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro

Beijing  – Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro melakukan “salam komando perpisahan” dengan Wakil Komite Pusat Militer Tiongkok Jenderal Fan Changlong, di sela kunjungan kerjanya ke Tiongkok, 21-23 September 2014.

Usai disambut hangat dan berfoto bersama dilatarbelakangi dua bendera masing-masing negara, Purnomo spontan mengajak mitranya melakukan salam komando Jenderal Fan Changlong.

“Sekali lagi, salam ala Indonesia,” katanya, mengajak berpose salam komando, Minggu.

Purnomo mengatakan, meski nantinya tidak lagi menjadi Menteri Pertahanan, namun dirinya akan selalu menekankan kepada penerusnya, bahwa hubungan dan kerja sama Indonesia serta Tiongkok harus senantiasa dilandasi rasa persaudaraan yang telah terjalin lama.

“Selain itu, hubungan dan kerja sama pertahanan Indonesia dan Tiongkok harus dilandasi dengan kesamaan kebudayaan yang ada di antara kedua bangsa, yang telah pula saling melengkapi,” ujar Purnomo.

“Saya juga sangat berterima kasih atas dukungan dan dorongan yang diberikan Jenderal Fan Changlong, sehingga hubungan serta kerja sama militer dan pertahanan kedua negara semakin berkembang pesat.”

Sementara itu Jenderal Fan Changlong mengatakan dalam lima tahun terakhir hubungan serta kerja sama militer kedua negara semakin berkembang pesat dan luas, tidak saja sebatas pada forum konsultasi bilateral bidang pertahanan tetapi juga sudah mencapai pertukaran perwira, latihan bersama dan industri pertahanan.

“Menhan Purnomo merupakan salah satu yang berperan penting dalam mendorong hubungan dan kerja sama kedua negara, termasuk dibidang pertahanan dan keamanan. Diharapkan, dengan Pemerintah Indonesia yang baru nantinya, hubungan dan kerja sama kedua negara akan semakin erat dan berkembang,” katanya.

Kerja sama pertahanan kedua negara diawali dengan penandatangan Perjanjian Kerja sama Pertahanan Indonesia-Tiongkok pada 7 November 2007. (ANTARA News).

60 KOMENTAR

  1. mulai jadi kyk forum resmiyah nih.. para sepuh nya cuma jd SR semua gara2 bnyak yg ngetrol gak penting kemarenn..

    kangen yg hoax hoex lagi… udah bnyak orang yg sok tau dan sok pinter kyk di artikel sebelumnya sama bung @Erich di tantangin langsung diem.. tp omongan nyeee udah kyk nyang paling tau aje..

    Maaf sebelumnya klo tidak berkenan.. salam hangat dari orang pantura.. 😀

  2. Untuk menyampaikan pesan terhadap pengganti beliau supaya tidak lengah dgn Poros Jakarta-Beijing,ada usaha halus dari pemerintah Mamarika untuk Membangkitkan kembali Poros Jakarta-Washington.Bila pemerintah terjebak maka kita akan bermusuhan langsung dg China yg malah akan merugikan kita sendiri di masa depan.China bkn kawan dan juga bkn musuh,hrs menggandeng China sbg patner ekonomi dan kerja sama militer yg secara tidak langsung mengakui Wilayah China di Laut China Selatan tapi tidak dengan kep Natuna.Imho…

  3. bagaimana perkembangan kerja sama produksi rudal c-705 di Indonesia sampai saat ini, apakah dibahas olek pak.Pur dalam kunjungannya ke china pada bln september 2014 itu ???
    maaf pertanyaan tukang nasi, ….mohon pencerahannya dr para sesepuh warjager !

  4. Jadi rada hambar nih warung, pada kemana ya sesepuh kita? mbok ya jangan terlalu di ambil hati, memang kadang pola pikir masing-masing orang tingkatannya berbeda-beda, ada yang belum tahu, tapi pingin tahu, ada yang sedikit tahu pingin tahu lebih banyak, dan seterusnya, tapi yang nyebelin tuh kalau tahu tapi merasa paling tahu. salam buat sesepuh semua, saya tahu anda semua sr belakangan ini.