Jan 252016
 

1630707_-_main
Enam kapal perang Angkatan Laut Korea Selatan yang dinon aktifkan, dari kiri ke kanan, empat kapal patroli cepat (Chamsuri class), korvet Kim Chon (Po Hang clas), dan frigat ringan Seoul (Ulsan clas)

Angkatan Laut Korea Selatan (ROKN) telah menonaktifkan enam kapal perang, yang terdiri dari light fregat, korvet, dan empat kapal fast attack patrol boat Chamsuri class. Upacara penonaktifan kapal perang tersebut berlangsung pada 31 Desember 2015 di pangkalan Angkatan Laut Jinhae.

Light fregat Seoul (FFG 952), dengan panjang 102 m, dan bobot 1.500 ton adalah fregat ringan dari Ulsan class, dipensiunkan setelah bertugas selama 34 tahun. Menurut Angkatan Laut Korea, Seoul – yang tergabung dalam Armada Komando Ketiga – akan digunakan sebagai kapal latih.

Fregat ringan Ulsan class memasuki layanan sejak tahun 1981, dan merupakan bagian dari program fregat buatan dalam negeri Korea Selatan, dan menjadi kapal perang utama Angkatan Laut Korea sampai kemudian digantikan kapal perusak KDX-series di akhir 1990-an. Tujuh fregat Ulsan saat ini masih dalam pelayanan.

Angkatan laut juga menonaktifkan korvet Kim Chon (PCC 761) Po Hang class-88 m yang berbobot 1.200 ton,. Kapal, yang mulai beroperasi pada tahun 1986, dapat digunakan sebagai platform kapal latih atau dapat dijual ke Negara lain, ungkap pihak Angkatan Laut. Delapan belas dari 24 kapal class ini masih tetap dalam pelayanan.

Dua dari korvet yang sudah dinonaktifkan lainnya telah dialihkan ke Negara lain, Angkatan Laut Filipina akan menerima korvet Mokpo (PCC 759), sedangkan Angkatan Laut Peru menerima korvet Kyong Ju (PCC 758) – dan sudah berganti nama menjadi BAP Ferré – pada Oktober 2015.

Empat kapal patroli Chamsuri class yang dinonaktifkan (283, 285, 288, dan 291) memiliki panjang 33 m dan berbobot 147 ton. Nasib keempat kapal patrol ini masih belum jelas, meskipun sejumlah kapal sejenis sudah dijual ke negara lain. Lebih dari 60 kapal cepat seri ini masih tetap dalam pelayanan.

Jane’s

  20 Responses to “‘For Sale’ Siapa Mau Beli Kapal Perang Bekas Korea Selatan”

  1. 1

    • Segitu aja komentnya bung?

    • Chamsuri class buat bakamla cocok kayaknya.

      Korvet dan fregatnya seusia parchim class. Kalau dijual murah ya jangan dibeli. Kalau hibah ya terima saja.

      • Alasan korea baik hati sama NKRI padahal bukan serumpun..
        ini komentar berdasarkan asumsi saya yh..

        ”mengapa korea begitu baik hati dan mau bekerja sama dalam industri pertahanan berbagi tot LPD,cangbogo dan kfx. karena mereka dapatkan sesuatu yg besar dari Indonesia,apakah itu? masi ingatkah kalian siapa negara yg memiliki saham utama kerakatau steel yg sahamnya di jual murah!!!! hehehehehe, kalo penasaran silakkan tanya sama presiden yg pd waktu itu. :mrgreen:

        “apa kira-kira yg akan kita dapat dari inggris dan apa yg didapat inggris dari Indonesia, masih ingatkah gelar Knight Grand Cross in the Order of the Bath. apakah kita mendapatkan tot typhoon. klo penasaran tanyakan ke beliau”

        “Kontrak Freeport di era pemerintahan SBY
        Pemerintah Indonesia akhirnya benar-benar memperpanjang kontrak karya PT Freeport Indonesia, dari seharusnya berakhir pada 2021, menjadi lebih panjang lagi, yakni tahun 2041.Meski perpanjangan kontrak akan ditandatangani dua tahun sebelum kontrak berakhir atau pada 2019, pemerintah menjamin bahwa kesepakatan menjamin perpanjangan kontrak akan tertuang dalam memorandum of understanding (MoU) yang akan ditandatangani sebelum masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berakhir.”
        http://www.lensaberita.net/2015/10/jelas-beda-kontrak-freeport-di-era.html

        hehehehehhe apahce, chinook,black hack,sea hawk,F16 & AIM-9 Sidewinder? beli atau dapat hibah? hehehehehe plus gelar 2013 World Statesman Award dari Appeal of Conscience Foundation (AoCF) di New York

        saya cuma sekedar mengaitkan dari berita ke berita tp mengapa membentuk pola yh?

  2. Kenapa g ditawarin ke malaysia ya???
    Kan lg butuh kaprang,,?

    • Sekelas ini kita sudah mampu buat
      Jikalau pun dpt hibah biaya upgrade mahal dan usia tdk bisa menipu walau jeroan anyar…
      Kalau bakamla membutuhkan lebih baik hibah dr tni atau buat baru yg lebih gress n uang pun tdk kemana berputar d dlm negri
      Ingat kita punya 200galangan kapal yg mumpuni

  3. Barang bekas…… wkwkwkw… udah nggak zamannya beli barang afkiran….

  4. Beli baru persenjataan lengkap clue

  5. Kalo seribu dapet 3 unit … boleh juga tuh !
    Buat latihan … jadi sasaran yakont, exocet, harpoon dkk.

  6. Untuk angkut mudik lebaran lumayan jg”

  7. moh ah… sigma aja lah,…. kecuali di hibahkan plus tot,…. wkwkwkkwwkkk….

  8. Kapal seumuran kijang kotak, mau diaupgrade pake mesin innova dan peralatan innova, kotaknya tidak bisa menipu, dipakai ngebut langsung rontok mrotoli. Sekarang bukan eranya bekasiah. xixixi.

  9. Indonesia tidak usah tertarik kapal perang bekas, walaupun di upgrade besar2 an dgn biaya mahal, tetap saja masih kalah jauh dgn kapal perang baru, …………. PT. PAL mampu membuat kapal perang canggih dan gahar sesuai pesanan. !!!
    Majulah PT. PAL, capailah kemandirian industri pertahanan dalam negeri, ……… !!!

  10. level kita sudah naik ke tingkat “Menerima TOT” dan “Membuat Sendiri” om korea… jadi tidak mungkin kami tertarik menerima barang bekas mu… xixixixixixixi

  11. ini cocok buat MALON yang tidak punya uang
    bisa digunakan TLDMalon untuk mengusir kapal kapal nelayan china

    kwak kwaakk kwaaakkk

  12. Borong

 Leave a Reply