Sep 072014
 
SAM Medium NASAMS II

SAM Medium NASAMS II

Jakarta – Indonesia tampaknya akan melirik rudal pertahanan udara / Surface to air missile (SAM) jarak menengah dalam MEF II, 2015 -2019. Alutsista ini sudah dilihat oleh user dan mereka mengaku puas terhadap performanya. Namun keputusan akhir akan berada di tangan Presiden Terpilih Joko Widodo saat nanti beliau menjabat, dan tentunya juga persetujuan Komisi I DPR.

Menurut rekan warjag (Bung Sempak), kemungkinan besar SAM jarak menengah itu buatan Eropa, alutsista yang dipakai NATO.

Clue dari SAM jarak menengah ini adalah, Menteri Pertahanan Indonesia sudah melakukan lawatan ke negara tersebut. Begitu pula dengan Panglima TNI.

Medium dan Long Range SAM rencananya akan berada di bawah Arhanud yang menjadi operatornya, bukan dari Paskhas atau TNI AU.

Pembelian Alutsista TNI

Pembelian Alutsista TNI (by Jalo)

Dari dokumentasi yang dimiliki warjag, rudal NASAMS merupakan, alutsista yang juga dimintai oleh PT DI, untuk dikembangkan di Indonesia. NASAMS menggunakan rudal AIM-120 Amraam, sehingga familiar dengan Indonesia. (baca link: NASAMS).

Sistem Pertahanan Udara Jarak Menengah NASAMS

Sistem Pertahanan Udara Jarak Menengah NASAMS

Tentu rudal NASAMS yang akan dijadikan SAM medium Indonesia di MEF 2, masih berupa dugaan semata. Dugaan ini bisa dipertajam, dengan memecahkan sejumlah clue yang telah disampaikan rekan Warjag Bung Sempak dan Bung Jalo, dengan opsi, jika disetujui Pemerintahan yang baru nanti. (JKGR).

*Thanks Bung Sempak. Sukses Selalu.

https://web.facebook.com/JakartaGreater

  137 Responses to “SAM Medium Indonesia”

  1. lanjutkan,

    • semoga cepat di akuisisi,,amiin

    • gema akuisisi SAM medium range dah lama terdengar, realisasinya bisa spt dlm artikel ( AIM-120), dan bisa jadi S-400 ato yg lainnya; mana yg memberi manfaat plus, itulah yg mungkin berpeluang digunakan.

      • betul bung karena TNI lah yang lebih tau mana yang lebih bermanfaat plus,saya sebagai rakyat biasa hanya bisa mendoakan semoga pertahanan TNI dari setiap matra bisa lebih berotot lagi seperti otot HULK

        • yaa tentu saja bung, TNI lebih paham apa yg mereka butuhkan, kalopun saya lebih suka s-400 dan SU35 dan ini opsi pribadi saya, sedang TNI lebih mengerti apa yg terbaik buat pertahanan. siafatya saya mendungkung apa yg terbaik. jayalah TNI-ku

        • saya ingat cerita perang Vietnam…tentara Amrik mengganti M16nya dgn AK 47…yg lebih ulet…walau komandan Amrik g setuju…tapi realitas lapangan…terpaksa membiarkan…he7x…

        • Asal jangan Pengadaannya berdasarkan keputusan Politik, Kasihan Usernya.

    • amrik lagi amrik lagi..kok.gak bosen ya ditipu sama mereka……..wong rudalnya iti dah di kasih switch, jika nembak pesawat amrik ataw sektunya …baka jebluk sendiri……….(liat kasus radar plesey….tiap beberapa minggu mereka kirim data sendiri ke inggris…..yang akhirnya ketauan trus burur di ganti…..)

    • Walaupun berpotensi kuat untuk di embargo ….tidak apa apa …
      ..kan kalau beli yang seperti ini…..komisi nya besar ..jelas dan pasti …..
      Missile nya kemungkinan made in USA. ….yang gampang mengembargo setelah kepentingan jangka pendek nya terpenuhi …ya maklum …orang Kafir …..

  2. Selamat malam…!!!

    • malam bung mirza ..numpang premiun hehe

      nah ini baruh aku komen…hehe
      terliat gagah ,jantan,kuat dan dikdaya cocok untuk milliter indonesia ..bungkus 34 tambuah 5 di tempatkan di natuna..

      makasih tumpangannya bung mirza πŸ˜€

    • Kok ga jadi yang dari Russia saja, seperti: Protivnik-GE (Three-Dimensional Radar), Baikal-1ME (Automated Control System), Triumph ADMS (Combat Control Post, Radar System, dan All-Altitude Detection Radar), Buk-M2E ADMS (Target Acquisition Radar, Command Post, Self Propelled Firing Vehicle, dan Loader-Launcher), Gazetchik-E (Radar Protection Equipment), Tor-M2E ADMS, atau Club-S (Integrated Missile System)?

  3. Ketigaxx kah…

  4. Mantaf

  5. lanjutkan

  6. waa..BUK MINAH nya gk jadi mampir ya?…

    • melihat foto dokumennya mas Jalo berarti pengganti F 5 sudah pasti Thyponn ya sesepuh?..SU 35 nya gk jadi mampir jg donk?..waduh…

      • itu blum pasti bang, setau saya waktu baca di JKGR yang artikel yg lama di jelaaskan kalau penggantinya setara typhon. gak harus typon yg di akuisisi…. biar mudah buat perbandingan.

      • ya mudah2an bgitu mas Tama.. jika nanti operatornya Arhanud/TNI AD selama ini mmg kebanyakan memakai senjata blok Barat semoga Paskhas TNI AU kebagian SAM blok Timur/Rusia ya..IMHO..

    • Iya, kenapa ga yang ini saja: Protivnik-GE (Three-Dimensional Radar), Baikal-1ME (Automated Control System), Triumph ADMS (Combat Control Post, Radar System, dan All-Altitude Detection Radar), Buk-M2E ADMS (Target Acquisition Radar, Command Post, Self Propelled Firing Vehicle, dan Loader-Launcher), Gazetchik-E (Radar Protection Equipment), Tor-M2E ADMS, atau Club-S (Integrated Missile System)?

  7. ini yang aku suka

  8. Bakar menyan biar sesepuh warjak ini hadir untuk memberi pencerahan

  9. ini baru kabar yg agak menyenangkan…
    medium dan longrange sam..moga cepat diakuisisi

  10. Absen

  11. Jdi bingung nih..cluenya bung nara billng buk minah

    • “ranah” yang berbeda bung, kita [saya] sebagai pencari ilmu hanya bisa berharap bukan hanya salah satu yang terwujut tapi semuanya bisa terwujud dari masing masing clue yang diberikan para komandan di warung ini, terutama yang goib goib

  12. Kalau pakai Nasam, bagaimana dengan sistem IFF nya? Karena kita punya pesawat Sukhoi, juga helikopter Mi.

  13. Selamaat mlm warjaag..
    Hhhmm tanpa diduga tni telah cek n ricek dgn nato dlam akuisisi sam ini.
    Kalo bleh tau apa keunggulan sam nato drpd sam papa bear yaaa ? Sampe2 tni jatuh hati sama barang ini.. dpat tot kah ? Jangkauannya brp km yaa ? Apa bsa membidik 5 sekaligus target sperti s500 rusia ? Hahaa berhrap modee on

  14. tambah aman deh Genteng NKRI klo ada anti maling kelas medium.. smga aja cpt diakusisi & berlanjut ke Long Range SAM.

  15. Selamat bertugas bung sempak semoga ilmu yg anda dapat bs berguna bagi ibu pertiwi…

    1 lg bung jgn lupa jg oleh2 nya..hihihi

    #back to laptop

  16. kyknya yg ruski punya dah ad seprty clue bung nara , bung ps jd ini jd pelengkapnya/ gado2 tuk pertahanan udara yg udh ad ingat true story 9 dan avatar bung ps sebelum berubah menjadi avatar pocong lg

  17. Semoga Pemerintahan kedepan tidak didusupi DDS,apa yang diinginkan user(TNI) dapat dipenuhi.
    Pergi dan kerjakan.

  18. TNI tambah ganteng

  19. Nasams utk arhanud, s-300 utk paskhas. Siiip!

  20. Ikutan menganalisa sedikit disini sebelum menyapa warjager diartikel saya ,,

    DULU SIapa yang akan mengoperatori calon alutsista SAM Medium sempat menjadi polemik dikedua matra yaitu matra darat dan udara dan kedua institusi saling menginginkan untuk menjadi operator SAM Medium (Maklum karena belum pernah punya)
    Keingina kedua matra tersebut bisa dilihat dari kesiapan membenahi internal struktur organisasi calon awak operator sam tersebut..

    Saya lihat dan amati Kopaskhas sudah lebih dulu membentuk satuan yang akan mengawaki SAM Medium ,, dan kalau gak ada alutsista nya kenapa dari tahun kemarin2 sudah dibentuk satuannya ?

    MUNGKIN bung sempak dari matra darat mengetahui apa saja alutsista yang akan diakuisisi oleh matranya,,, tetapi Belum tentu mengetahui apa saja alutsista yang dipunyai oleh matra lain,,,

    Nasams dalam pandangan saya adalah SAM medium yang akan diawaki oleh matra darat,,
    Bukankah untuk Shorad kedua matra tersebut juga sama sama mempunyai ?
    Apakah harus heran bila nanti melihat Matra Udara sudah punya SAM medium dan disusul matra darat akan mempunyai SAM Medium Juga ??

    Jadi Spidolku ???,,,

    hanya analisa tukang warnet sahaja hehehehe

    • S400 bung ,,hehehee maaf bung asal komen aja,,sekali lagi minta maaf ya bung,,salam hangat bung satrio jujur saya adalah penggemar anda bung.

      • Bukan membela salah satu matra, hanya saja medium to long range sistem pertahanan udara menurut pendapat saya di bawah koordinasi Kosekhahudnas. Secara lembag inilah yg mlototin radar dan ruang udara nusantara. Jangan sampe terjadi fiendly or civil fire imho. Pertahanan titik yo tiap matra bisa punya, kalau untuk greater distance mesti yg bisa connect radar nasional. Hanya pendapat tukang gali tanah.

    • Bung Satrio, saya mikir sistem IFF nya. Kalau pakai Nasam, resiko Sukhoi kita tak dikenali sebagai teman? Atau kita bisa buat sistem β€œpenterjemah” sehingga Sukhoi kita aman.

      Atau pasangan Nasam adalah pesawat standar Nato, sedangkan pasangan Sukhoi nanti SAM nya Bang Ruski, dan masing-masing paket lengkap dipisah penempatannya di kogabwilhan berbeda? Tapi ini jadi tak memungkinkan interoperable.

      • INTEROPERABLE..?? Disitu tantangannya…analoginta : 1) kenapa china yg sdh mampu swasembada arhanud dan SAM tetap ngotot memakai s300 dan turunannta s400 jg IMHO 2) Turkey yg mayoritas sistem pertahanannya berbasus NATO ngotot mengakuisisi Rudal pertaganan china serie HQ….jawaban duanraranya neliputi a) mendayagunakan pitensi dlm negeri dg skema TOT b)useful jd omong kosong negara semaju china dan turkey dibidang pertahanan bertindak tanpa perhitungan…..soal integrasi kuncinya open source interface system …dan china siap jd mentor…ingat ketika Mr. MOELDOKO tercatat sbg org luar pertama yg diveri akses di Ruang Kendali sistem pertahanan udara china….ada udang dibalik bakwan…..maaf agak ngawur dikit….

    • Jadi artikel bung@satrio, yg tadi di perdebatkan bung@sempak & bung@PR..!!! salam hangat & selamat malam bung.!!!

    • hehe..kalo mencomot clue2 dr bung sempak,beliau kemungkinan pangkatnya kapten dicilangkap, jadi seharusnya tahu juga kalo ada pengadaan dr matra laen,makanya bung sempak ngotot kita blm punya SAM jarak jauh..CMIIW

    • Trimakasih telah membantu sy memahaminya pak ndan Satrio.., stlh mmbca pencerahan diatas,saya mncoba membentangkan pikiran memperluas imajinasi..betapa rumitnya petinggi2 TNI menganalisa sistem pertahanan negara ini shg bs menghasilkan persilangan2 penempatan alutsista tp tetap bs saling mendukung antara semua matra.
      Sy kemudian mncoba mencerna lg dan diujung titik pemikiran trdpt kesimpulan adanya jiwa seni yg meletup letup dlm diri petinggi TNI..,seni untuk memilih serta mengatur warna warna apa sj yg hrs dituangkan diatas kanvas negara trcinta ini agar bs mnjd lukisan yg indah. Tdk sembarang pelaku seni lukis bs, krn karya lukisan yg indah hrs didukung dgn kordinasi mata, tangan, juga jari jemari yg berirama..tetapi beliau2 mampu melakukannya..

    • ga ada salahnya klo kedua matra punya model yg kyk gini bung…. tp jgn lupa konsorsium DI dan lapan juga harus… biar bisa dioprek utk kelanjutan rhan… jangkauan rhan sdh jauh lbh baik. tgl teknik dan variasi yg perlu di kembangin…. sekian…

    • berarti bung PS sama bung Nara beda matra dung πŸ˜€

    • Selamat siang, kalo ingin matra darat, udara, serta laut (khususnya kasel) punya berbagai macam “spidol” dan “mata rajawali” yang keren, perlu juga untuk dipertimbangkan mengakuisisi: Protivnik-GE (Three-Dimensional Radar), Baikal-1ME (Automated Control System), Triumph ADMS (Combat Control Post, Radar System, dan All-Altitude Detection Radar), Buk-M2E ADMS (Target Acquisition Radar, Command Post, Self Propelled Firing Vehicle, dan Loader-Launcher), Gazetchik-E (Radar Protection Equipment), Tor-M2E ADMS, atau Club-S (Integrated Missile System).
      Alasannya, kita sudah tidak perlu meragukan Rusky, tinggal TOT-nya apakah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pengembang/industri dalam negeri atau tidak.
      Hal ini dikarenakan menurut pendapat penulis, kita telah memiliki pengalaman akuisisi “spidol” buatan Rusky, seperti P-800 Oniks.

      • Tor-M2E ADMS ini cocok untuk menemani dan mengawal infantri beserta dengan anoa, scorpion, komodo, amx, stromer, marder ataupun leopard yang sedang jalan2 supaya jauh dari gangguan jet fighter lawan.

  21. Bung Satrio, saya mikir sistem IFF nya. Kalau pakai Nasam, resiko Sukhoi kita tak dikenali sebagai teman? Atau kita bisa buat sistem “penterjemah” sehingga Sukhoi kita aman.

    Atau pasangan Nasam adalah pesawat standar Nato, sedangkan pasangan Sukhoi nanti SAM nya Bang Ruski, dan masing-masing paket lengkap dipisah penempatannya di kogabwilhan berbeda? Tapi ini jadi tak memungkinkan interoperable.

    • analisa saya sih begitu
      Seperti yang saya bilang dulu bahwa Kpgabwilhan akan dibagi menjadi empat dan setiap kogabwilhan akan di isi alutsista yang Terintegrasi sesama Blok.,.
      Juga kedepan kemenhan terus berupaya menyatuka Integrasi alutsista dari masing2 blok,,

      Radar 2 kohanudnas adalah dari barat jadi gampang terintegrasi dengan Nasams

      Bila S 300 ada.. system nya sudah termasuk juga Radarnya ,, jadi S 300 itu bukan Rudal tetap System .. yang bila harus berdiri sendiri seperti sifatnya yang mobile tidak akan menjadi kendala bagi integritasi Kohanudnas
      Imho

    • salam bung ghi@

      di atikel atas menteri pertahanan dan panglima sudah mengunjungi dan merasa puas ”

      aku rasa udah di perhitungan strateginya kedepan klu jadi di akusisi ..”

      ….

      Radar baru, yang dapat dipasang pada berbagai kendaraan. Radar memiliki power supply sendiri dan dapat memproses dan mendistribusikan data secara independen. Kendaraan dapat dihubungkan melalui link radio, kabel, melalui multi Rolle Radio , atau melalui TADKOM .
      Radar memiliki spektrum yang lebih luas frekuensi dan kecepatan rotasi variabel, dan juga peningkatan kapasitas untuk menemukan dan mengikuti target.

      salam ,klu salah tlong luruskan,klu kurang tolong ditambahin..,colek bungjalo@..bung erich@
      Setiap modul secara otomatis dapat menentukan posisinya dengan NorthFinder dan GPS instrumen tersebut.
      Modul pusat kontrol dapat dipasang pada berbagai macam kendaraan
      Elektro-optik sensor MSP500 dilengkapi dengan berbagai finder laser dan kamera TV, serta IR-kamera ditingkatkan. Ini dapat digunakan untuk api rudal pasif, yang telah berhasil diuji.
      Sistem kontrol dapat melepaskan diri dari sensor, agar menjadi kurang terlihat.

  22. antara Nasams dan Buk Minah… apapun itu, yang penting jadi perisai yang gahar tentunya..
    hmm mau nanya ama sesepuh warjag, Nasams bakal dideploy di kogabwilhan mana ya ?

  23. mantab om satrio,..

  24. Masih nunggu perkembangan ah….bakar kebo deh biar kumpul..

  25. makin jos klo memang mo d ambil btulan

  26. Kalo ane bilang ada mbok minah Dan es teh sudah ada di bagian Timur NKRI ada yang percaya game ya ??? :mrgreen: hanya siulan tukang sapu dermaga :mrgreen:

  27. Kalau menurut analisa saya Nassams untuk AD dan yng bear brand series untuk AU.

  28. Bung satrio, Bung PR mau nanya. FIR nya gimana. saya sangat2 pesimis nih. apalagi bung afiq ngga pernah nongol

    • Hehehe.. secara “Mata” sdh dlm kendali bung freax.. tuh saat MH 370 sampai minta tracking record satrad..

      #ups.. bolu lg.

      • Kalo itu saya ngga heran, lha wong yang nemuin adam air juga kita kan ya. Dan walaupun itu juga ngga ada, ada mata yang lain yang bisa liat dan lebih canggih dari radar manapun. Yang saya maksud de facto apa de jure ya. De jure mungkin. (Maap pendidikan ngga tinggi)

  29. Melesat utk nyabet nyamuk nakal,,

  30. Lebih mantap pakai BUK-M sudah battle proven pada konflik di ukraina khususnya utk menghancurkan sasaran berukuran besar

  31. salam untuk bung sempak@..
    ” moga kesehatan dan keselamatan dalam perlindunganNYA ..,, selamat menjalankan tugas ndan ,,kata bung sempak@ yg akakn aku ingat ” jangan ngaur mengenai alustista dan sebaiknya berbicara data ”
    kata2 seorang ksatria punggawa nkri ,,salam hormat ndan

    dgn berbicara data kita rakyat mengetahui sampai dimana kekuatan tni dan kelemahannya ..dan mendorong pemerintah untuk mempercepat kebutuhan tni demi tni dan nkri

    ya salam


  32. NASAMS dilengkapi 2 baterai terdiri dari 12 peluncur rudal (LCHR) (masing-masing membawa enam AMRAAM rudal), delapan radar (AN / MPQ-64 F1 Peningkatan Sentinel 3D radar X-band), salah satu pusat pengendalian kebakaran (CtoC), satu elektro kendaraan -Optical kamera (MSP500) dan satu Taktis Kontrol Sel (TCC) kendaraan.
    Radar baru, yang dapat dipasang pada berbagai kendaraan. Radar memiliki power supply sendiri dan dapat memproses dan mendistribusikan data secara independen. Kendaraan dapat dihubungkan melalui link radio, kabel, melalui multi Rolle Radio , atau melalui TADKOM .
    Radar memiliki spektrum yang lebih luas frekuensi dan kecepatan rotasi variabel, dan juga peningkatan kapasitas untuk menemukan dan mengikuti target.
    Setiap modul secara otomatis dapat menentukan posisinya dengan NorthFinder dan GPS instrumen tersebut.
    Modul pusat kontrol dapat dipasang pada berbagai macam kendaraan
    Elektro-optik sensor MSP500 dilengkapi dengan berbagai finder laser dan kamera TV, serta IR-kamera ditingkatkan. Ini dapat digunakan untuk api rudal pasif, yang telah berhasil diuji..

    ..
    klu bisa bungkus 34 tambuah 5 ,lima ini di tempatkan 2 di natuna 3 di ntt

    ini baru kendaraan tempur ..mantafff,,moga bungkus sekalian ama buk minah dan s 400 jgn lupa su 35 bm dan tu 95 ..wih ngecrottt abisss..kwkwkwkw

    salam admin@

  33. cuma pengen meluapkan perasaan…. makin cinta sama tni… makin ga sayang mbayar pajak…. makin pengen bantu sikat koruptor

  34. Udah battle proven belom.

  35. sebelon mapan bobok komeng dikit..

    opini sotoy pribadi..

    ngeliat tren perang modern yg mengandalkan kecanggihan teknologi agak bikin kedodoran negara yg kagak bisa mencipta yah, sedangkan negara pembuat berlomba2 bikin dot ma anti dotnya..

    indonesia yg belon bisa ngebuat n mangsih dalam tahap belajar nurut ane sangat kekurangan alutsista pertahanan udara baek jauh sedang n pendek buat ngekaver luas wilayahnya..
    dalam teori pagelarannya, hanud ngamanin obvit ato alutsista laennya persis teori pagelaran tenk modern, pergerakkan tenk sebage pemukul diikuti ma infantri n perlindungan udara dari heli/drone/pespur n ntu semua saling ngelindungin..tapi dalam prakteknya sering kale jalan ndiri2 karna mungkin situasi n kondisi yg kagak ngemungkinin bergerak bersama, perang skala kecil mungkin bisa tapi perang skala awut2an ane sangsi..

    nasam dng jarak medium berarti ditempatin di lingkaran dalam n orlikon sebage pertahanan terakhir kalo semua hanud jebol, yg lingkaran luar selaen di jaga kaprang kasel n pespur seharusnya juga ada sam jarak jauh kalo ngikutin doktrin preemtiv strike..selama indonesia mangsih kekurangan alutsista n pendukung, ane rasa berat pake doktrin enih kalo ngelawan gelombang serangan yg besar n trus menerus dari negara pembuat..
    sori bang, bukan ngeremehin kemampuan jumpalitan abang2 yg nyilem mabur n berenang ngendaliin tunggangannya..tapi masalahnya yg sono lebih buanyak bang hehehehe..

    jadi tinggal kemampuan pertahanan yg didarat harapan atu2nya ngelawan mungsuh..di darat, walo selisih jumlah ma kualitas senjata tapi dng kondisi medan indonesia ane pikir jadi faktor penyeimbang kemampuan bertempur antara tni plus rakyat vs bule, ato paling kagak mengurangi kemampuan mungsuh..makanya ane harap tambah roket mlrs manpad n tenk yg banyak juga pak, secara di darat ntu adalah the real combat..caelaah πŸ˜€

    met pagi, met bobo..maapin ada salah salah kate..haji sukri nubruk guling..

    • Avatarnya imut-imut, jadi pengen nyabut dot di mulutnya wkakaka πŸ˜€

    • selamat pagi Ndan@LS,,,,bubur kacang ijo panas sudah siap hehehehe

    • weldone mr laresarkem good analisa i like bijimane kalo bung ls bikin artikel dong ea pk bahasa bung yg cetar membahenol hehehe
      hormat damn

    • Jadi teringat sejarah perebutan Irian barat, yg bikin Belanda kabur itu combat d darat apa yg d laut ya ndan?…

      • @bang bakul..
        belanda mundur gara kagak ada dukungan amrik, bukan kabur..dicerita hiu kencana, belanda ngejar2 kasel tni yg karang jadi monumen..jadi kagak tepat kalo belanda kabur hanya karna takut ngadepin armada bawah aer kita..tapi iya ntu salah atu faktor..

        @bang santir..
        kagak bisa bikin artikel, apa yg ketulis ya yg kepikir saat entuh..kalo nimbang besi seh hayuk ajah πŸ˜€

        sori kalo melengse..

      • kalau gk salah dengar masalah perebutan irian barat pernah di bahas di metro tv ya, salah satu yang buat belanda mundur waktu itu intelejen amerika mendeteksi adanya tu16 sejumlah 9 unit yang dipersiapkan untuk serangan udara untuk menenggelamkan destroyer2 belanda. kalau gk salah dengar juga waktu ngobrol2 dengan salah satu penjaga museum AU di jogja katanya ketika itu indonesia memiliki pesawat tersebut sampai 30an unit. tahu sendiri kan kehebatan pembom jarak dalam menenggelamkan kapal2 inggris dalam perang malvinas. kalau salah mohon di correct. maklum newbie pengetahuannya masih setengah2 dan kadang salah denger.

        • bang abimanyu..
          belanda adalah salah atu sekutu partisipan pd2, jadi belanda kagak takut ma alutsista yg kita punya..kecuali beckingannya kagak mo turut campur, yah belanda jadi takut..

          ane juga mohon dikorek, maklum dapet dari denger2 juga seh..

  36. menurut pandangan ane ni,,sprtix produk alutista dari blok timur kesanx banyak di rahasiain,,semntara dari blok barat di buka2in,,contohx sprti clue yg pernah disampein di jkgrt waktu meteor jatuh di daerah palu itu,kan pesawat/drone yg di tembak jatuh oleh BUMINAH,brt indonesia udah punya dong SAM jarak sedang,,(buatan rusia?timur),nah sekarang diberitain ingin membeli SAM produk barat,,ini artix indonesia akn mengabungkan alutista dari blok barat dan timur…jika bertempur dgn barat mk alutusta dari timurlah yg akan di gunain,,sementara jika bertempur dgn timur mk alutista dari baratlah yg di gunain,,,n buat ane pribadi indonesia adlah negara yg paling sempurna dimuka bumi ini bung,,tanya kenapa,,karena ane sangat mencintai negri ini bung..heheheehheh

    • nah..nmbahin dkit blh y bang..krna potensi konflik qt bh bsr & lbh srg dgn blok bule2 dr barat( & geng ny)…mk alutsista blok timur (papa bear) bnyk yg drhsiakn..agr mrka jg sulit mncri antidotny..
      klo alutsista blok bule2 barat..lbh dfkuskn mghdapi potensi konflik LCS…yg mna pmain utmany kbnyakn mke alutsista blok timur….cntoh…apache & f-16 mutant.

      #edisi sotoy# :mrgreen:

    • Sependapat bung

  37. Akhirnya benar maksud dari artikelnya Om Satrio,Demi negaraku tercinta bersekutu dengan “setan” akan kulakukan.Maksud hati memeluk S400 tapi apakan daya Nassam ll yang kuterima,maksud hati meminang SU35 BM apakan daya Typhoon yang kunikahi.Sebenarnya TNI tak pernah keluar dari jalur asal,mengakuisis alutsista yg mumpuni dan yg sangat penting hrs disertai dgn ToT.Ditelan mati emak dibuang mati bapak jadi irama TNI hrs seiringan dengan nada politik calon Pemerintah nnt. Toh bersekutu dengan setan bukan berarti kita mengabdi sama setan,tapi kita bisa menumpang kekuatannya demi mengambil hatinya sang setan dan akhirnya disitu kita akan menuju ke sebuah kemandirian.

  38. Coba dibaca lagi berita ini :
    Pesawat tempur F-5 Tiger milik TNI Angkatan Udara akan memasuki masa pensiun dan segera dikandangkan tahun ini. Meski begitu, TNI Angkatan Udara maupun Kementerian Pertahanan belum memutuskan pesawat pengganti Tiger. Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Ida Bagus Putu Dunia mengatakan baru membuat kajian soal opsi-opsi pesawat pengganti.

    “Kajian tersebut sudah saya kirim ke Menteri Pertahanan dan Markas Besar TNI. Nanti akan diputuskan di sana,” kata Putu Dunia kepada wartawan di Markas Besar TNI Angkatan Udara, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 27 Januari 2014.

    Dalam kajian tersebut, TNI Angkatan Udara merekomendasikan sejumlah pesawat tempur canggih pengganti F-5 Tiger. Antara lain pesawat tempur Sukhoi SU-35 buatan Rusia, F-16 Fighting Falcon di atas blok 24 buatan Amerika Serikat, F-15 Strike Eagle buatan Amerika Serikat, atau SAAB Gripen buatan Swedia.

    TNI Angkatan Udara juga membuat peringkat dari pesawat-pesawat tersebut sesuai kebutuhan mereka. Pada urutan pertama adalah Sukhoi SU-35, disusul SAAB Gripen, dan terakhir adalah F-15 Strike Eagle. Dengan kata lain, pesawat tempur bikinan Rusia menjadi pilihan utama pengganti F-5 Tiger.

    Menurut Putu, ketiga pesawat pengganti itu dipilih karena daya tangkal yang mumpuni, khususnya terhadap negara-negara tetangga. “Termasuk faktor persenjataan, perawatan, dan banyak faktor lain,” kata dia.

    Putu menginginkan pemerintah segera membeli pesawat tempur pengganti F-5 Tiger pada periode 2015-2019. Idealnya, kebutuhan TNI Angkatan Udara sebanyak 16 unit atau satu skuadron. “Tapi kami kembalikan pada kemampuan keuangan negara,” kata dia.

    Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko menginginkan Sukhoi SU-35 sebagai pengganti F-5 Tiger. Menurut dia, pesawat buatan Rusia itu punya efek gentar yang tinggi di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik. Sedangkan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro ingin Angkatan Udara punya pesawat tempur canggih yang mampu menggendong rudal jarak jauh, seperti Brahmos buatan India.

    Setahu saya kajian ini belum ditarik. Ini kan user yg usulkan.

    Untuk SAM perlu dibuat kajian lagi, karena terdiri dari jarak dekat, jarak menengah dan jarak jauh, selain itu harus terintegrasi dengan Kohanudnas (radar dan interceptor). Tidak bisa masing2 angkatan beli sendiri2. Artinya doktrin pertahanan udara yg terintegrasi harus disiapkan terlebih dahulu.

    Jangan ada yang nyalip di tikungan (PT DI dengan Typhoon).

    • Blue printnya mestinya sudah dibuat era sby bung antonov cuma mungkin memang sengaja di rahasiakan, soalnya di tingkat user personel operator masing2 matra belum tentu mengetahuim alutsista dari matra lain secara detil. hehe cuma komen πŸ˜€

  39. wah……… mantap tuch………
    tapi kenapa planningx tertulis Eurofighter Typhoon???
    semoga saja Sukro family di perbanyak……….

  40. TNI MENGGANTI PESAWAT TEMPUR F-5 DENGAN SUKHOI SU-35 BUATAN RUSIA!! – 11 MEI 2014

  41. Nyimak pencerahan sesepuh yg sudah mulai nongkrong (berkat bakaran menyan bung paijowongponorogo dan dupanya bung kunyit, xixixi ampuh temenan rek), sambil jualan ayam di pasar.

  42. bungkusss

  43. lagi lagi kedekatan pt di dengan mbda melatari pemilihan sam.saya berharap pihak tni lebih cerdas dlm memilih dan membuat kontrak .jgn kejadian super tucano dan arhanud grom terjadi lagi.

    • cmiiw nasam bukan buatan mbda bung tetapi norwegia. hanya saja menggunakan misil amraam yang notabene sulit untuk mendapatkan clearance dari us. jatah untuk masing2 negara sekutu dekat saja mungkin dibatasi bahkan disimpan di us sana. apakah dengan akuisisi ini ada maksud mengintip teknologi peluncurannya buat pengembangan rudal dalam negeri ? jika memilih mbda bisa memilih mica untuk shorad atau aster untuk mediumnya. toh mica bisa diproduksi dalam jumlah banyak karena common dengan al dan bisa digunakan oleh au.

      • Sepengetahuan saya, teknologi nya yg di ambil sekaligus mengisi gap yg ada.

        #tentu tdk bersinggungan dg mainan bung Ngurah Rai.. hehehe

        • bung PR :mrgreen: maenan saya belum berangkat dari dari bengkel nya sono :D….
          kalo si monsters itu tiba dimari payung udara dan laut dibagaian indonesia timur akan sangat rapat dan tentu saja para hulubalang nya akan tambah jumawa :mrgreen: IMHO

  44. bocor alusss

  45. Pancen OYE, Bungkus daahhh

  46. dispen kohadnunas sudah merelease pesan kalo kita sudah punya SAM jarak menengah sejak 2013..betulkah??? hahai..ngeri2 sedaplah..cekidot..
    http://www.youtube.com/watch?v=srP-k8sF5Zs

  47. Apapun jenis SAM nya kita dukung apalagi jika ada medium dan long range SAM Alhamdulillah, jadi inget masa Pak Sukarno yg membeli paket persenjataan termasuk akusisi SA 2, yg pada masa itu konon bisa mencium u2 amrik. untuk nasam ini menggunakan AIM-120, bagaimana performancenya yg mana missile AA digunakan untuk SA ? apakah tidak mengurangi kegesitannya ? atau missile envelope nya ? setahu saya missile ini adalah active radar homing, bagaimana untuk menembak dengan tepat pada sasaran yg disekelilingnya misal banyak pesawat sipil atau teman sendiri. jika memang banyak ground launcher yg bs menembak AA missile, keknya bisa pake R77 atau R27ER yg notabene gak usah pake izin Amrik. oya kira kira doktrin penembakan di kita bagaimana ya? apakah di salvo 3 missile yg notabene meningkatkan kill ratio ?

    • bung Strio, bung Nara, bung PS, Danu, bung Sempak, bung Ngurahrai, dan semuanya para sesepuh warjager selamat malam semuanya, semoga senantiasa diberi kesehatan.
      udah lama gak baca coretan bung Nara kemana, kangen sama hoax-nya, hehee

      oiya mohon maaf bung Danu tempo kemarin jika sampai menyinggung atau buat bung Danu tidak nyaman, sungguh saya tidak bermaksud sampai hati bung Danu jadi marah.. juga buat semuanya penghuni warjager disini terutama para sesepuh mohon maaf atas perkataan saya yg tidak santun..
      saya tak mengira jika bung Waduh tersinggung saya panggil “pak Guru”, saya fikir itu patut.. dilain sisi pengetahuan lebih luas sehingga saya agak segan, juga karna usia pun yg tidak saya ketahui. saya butuh pencerahan disni untuk hal hal yg tidak saya ketahui, saya butuh pemahaman untuk pembelajaran pengetahuan. semoga bung Danu mengerti πŸ™‚ salam damai..

  48. Mdah2an. . . . . .indonesia lbh gahar lg. . . . . . . . .

  49. Mantapzzz. . . .

  50. Renstra TNI AU 2015-2019 Pengadaan Rudal Jarak Menengah Jauh untuk memperkuat pertahanan udara yang direncanakan untuk mengaktifkan kembali Wing 100 Kohanudnas TNI AU yang terintegrasi dalam Sistem Pertahanan Udara Nasional TNI AU, terdiri dari :
    1. Wing 100 Peluncur Rudal Menengah Jauh Paskhas TNI AU (Hanud Area dan Terminal)
    2. Wing 200 Satuan-Satuan Radar
    3. Wing 300 Skadron Tempur Sergap
    4. Wing 400 Den Hanud Paskhas (Hanud Titik)

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)