Mar 272019
 

Lini produksi jet tempur Sukhoi Su-35 Rusia © Marina Lystseva

JakartaGreater.com – Sanksi dan kondisi politik tidak akan memengaruhi pengiriman jet tempur multiperan Sukhoi Su-35 Flanker-E Rusia ke Indonesia, tutur Deputi Direktur Layanan Federal untuk Kerjasama Militer-Teknis Rusia Mikhail Petukhov seperti dilansir dari laman TASS pada hari Selasa.

Seperti telah diberitakan sebelumnya bahwa Rusia dan Indonesia telah menandatangani kontrak untuk pasokan 11 jet tempur Sukhoi Su-35 untuk TNI Angkatan Udara.

“Pasokan sistem persenjataan Rusia dan penyediaan layanan pemeliharaan semata-mata tergantung pada persyaratan kontrak dan tidak terpengaruh oleh kondisi politik dan sanksi pemerasan”, kata Petukhov dalam Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA 2019) di Malaysia.

Lini produksi jet tempur Sukhoi Su-35 Rusia © Marina Lystseva

“Pekerjaan bersama pada proyek ini sedang berlangsung. Kami tidak memiliki informasi mengenai pernyataan pihak-pihak terkait tentang menyerahkan kontrak pada pasokan Su-35”, katanya.

Pejabat itu menekankan bahwa negara mitra Rusia tersebut sangat puas dengan parameter pertempuran, spesifikasi teknis dan harga persenjataan Rusia.

Sebelumnya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia Mohamad Wahid Supriyadi telah mengatakan kepada TASS pada hari Senin bahwa pengiriman jet tempur Sukhoi Su-35 ke Indonesia dapat dimulai tahun ini.

  27 Responses to “Sanksi Tak Akan Berdampak Pada Pengiriman Sukhoi ke Indonesia – Pejabat”

  1.  

    Sanksi tak berdampak
    Akan dikirim
    Bisa dikirim
    Kita independent
    Apalagi alasannya

  2.  

    Kami Mengharapkan Beserta Seluruh Rakyat Indonesia , Terutama yang Cinta NKRI , Agar Siapapun Presidenya Nanti yg Terpilih, Agar Meningkatkan Anggaran Pertahanan Yg Lebih….Dunia ini Semakin Tidak Kondusif….Contohnya Donal Tramph Presiden USA , dengan mudahnya memberikan Tanah yg Bukan haknya kepada Israel , yaitu Berupa Tanah yg Berdaulat milik Suriyah ( Dataran Tingggi Golan )….Oleh karena Itu…Ternyata Tingkah Laku USA semena- mena dan SeEnaknya kepada Negara Lain ….Indonesia Diprediksi kedepan…Tidak ada Jaminan Bahwa USA mungkin Akan Bertindak sama , seperti yg dilakukan pada negara Suriyah….Indonesia Rawan akan Campur Tangan Negara Asing , Terutama USA…Mengingat Kasus Papua yg dibesar besarkan dan Sejarah Timor – Timur yg Lepas dari NKRI…..Mulai Sekarang jangan malu malu atau berpikiran bahwa Indonesia tidak ada Musuh…Atau ASEAN Tidak ada Perang…Justru dari masa Sekarang yg Lagi Damai…Segera Kumpulkan Alutsista Canggih…Beli Alutsista dari RUSIA sebanyak banyaknya dan kalo Perlu ajak Kerja sama , agar Rusia Mau Mentransfer Teknologi Alutsista Canggih , Terutama Teknologi Rudal Pertahanan Udara, Rudal Penghancur Kapal Induk dan Rudal Pesisir….Jangan Percaya Dengan Rayuan dan Senyumannya USA….Itu Semua Senyuman Palsu

  3.  

    Pengiriman nya memang tak terdampak sanksi, tapi terdampak oleh deal pembayaran kontraknya

  4.  

    hangar untuk su 35 di lanud iswahyudi sudah di bangun dan diresmikan KASAU ngapain pada galau? tunggu tgl mainnya

  5.  

    yg jadi titik terang itu kata2 sangsi PEMERASAN.
    duh nanti si amer misuh misuh nih.
    hiiiiii.

  6.  

    Kirain yg di gambar tu lini produksi su 35 intuk indonesia,,hikhikhikhik

  7.  

    indonesia beli 11 unit minta tot pakai imbal dagang pula itu, yaa mimpilaaah :lol: & katanya pula klu pespur sukhoi asal russia akan diperbaiki diukraina, tentu sj klu sprti Itu wajar indonesia ditegur & diperingatkan russia,
    krna jk diluar ijin russia dlm perbaikannya itu sudah merusak citra sukhoi asal russia & lagian diukraina tdk memiliki pabrikan mesin pesawat turbofan lowbaypass super sonic, yg ada cuma dirussia, yaitu mesin RD utk pesawat yak, mesin klimov utk mig, mesin NK utk tupolev, mesin saturn utk sukhoi,
    ditambah lg nanti bakalan terbang mesin gen terbaru turbofan low baypass utk su 57 & utk pesawat angkut raksasa turbofan high baypass.
    Jd diukraina cuma ada pabrikan pesawat high bypass yaitu antonov yg dulu juga ilmuan russia yg mncetak pabriknya utk menambak devisa ekonomi ukraina & menambah lapangan pekerjaan utk warga ukraina :lol:

    Mungkin jk indonesia trancam mmbatalkan pembelian su 35 krna tekanan amerika & sekutunya? Mungkin bukan cuma teguran & peringatan yg diterima indonesia dr russia, bisa jd russia & negri² yg trgabung di csto bakalan menghentikan prdagangan dgn indonesia & beralih ke negara lain
    :lol:

    Bahkan russia bisa mengajak negara uni eropa bekas sovyet utk menyetop perdagangan dr indonesia & beralih ke negara lain
    ?:lol:

    •  

      imbal dagang sah-sah saja

    •  

      Kalau cuman beli 11 unit su35 emangnya ada aturan yg melarang gk boleh minta tot???? Kalau kerjasama tot nya dengan sistem joint membuat industri militer bersama dengan memproduksi suatu teknologi alutsista yg emang kedepannya produk teknologi itu tidak dipakai rusia lg karena sudah mengembangkan dan mendapatkan teknologi sejenis yg baru tp memiliki kemampuan yg jauh lebih baik kenapa rusia gk mau kalau teknologi alutsista yg tidak dipakai lg itu diberikan kepada negara lain yg membutuhkannya dengan sistem joint produksi yg akan memberi keuntungan yg panjang bagi rusia, sebab biasanya joint produksi bersama itu keuntungannya dr produk itu dibagi 50%:50% dan hasil pengembangan selanjutnya dr produk teknologi itu tetep menjadi hak paten bersama, untung dr segi materi awet berkepanjangan dan hasil pengembangan selanjutnya dr produk itu tetep hak patennya dimiliki rusia meski harus berbagi hak patennya dengan negara yg melakukan joint produksi bersama rusia, meninggalkan dan membiarkan begitu saja teknologi produk militer yg tidak dipakai rusia lg tohnya tidak memberi keuntungan pada rusia lg’ memberikan lisensinya pada negara lain dengan sistem joint produksi tohnya tidak berefek negara yg mendapatkan lisensi itu bakalan melompati kemampuan ilmu teknologi rusia dibidang produk teknologi yg rusia berikan lisensinya kepada negara itu,,,jumlah unit terkadang hanya sebatas kesepakatan awal dr lisensi atau Tot, yg menjadi intinya adalah trik bagaimana menawarkan keuntungan yg panjang dan menggiurkan dr lisensi atau tot dr sebuah teknologi kepada negara yg memiliki teknologi itu, ya joint produksi bersama adalah salah satu trik yg menarik dan menggiurkan bagi negara yg memiliki teknologi untuk memberikan lesensinya atau transfer teknologinya karena joint produksi positif memberikan keuntungan yg berkepanjangan meski keuntungannya dibagi 50%-50%, pengembangan2 teknologi dr produk itu jg tetep akan menjadi milik bersama dr keuntungan dan hak paten teknologi yg telah dikembangkan dr produk tersebut.

  8.  

    Indonesia sok penting sih…sampai d salip Mesir dgn 24 SU 35 kebanyakan mikir ?

  9.  

    Kasihan ibu pertiwiku NKRI tercinta….maafkan kami ibu, kami selalu tebar pesona tampil sebagai anak manis, padahal ditertawakan, dicibir bahkan dihina orang, kami tidak pernah mau sadar untuk bangkit berjuang sungguh2 mengisi kemerdekaan membangun dan membela negri mengepakkan sayap garuda dengan gagah berani seperti para pendahulu kami, yang tidak memandang suku, agama, tingkatan…musuh kami adalah diri kami sendiri yang tidak kami taklukkan….maafkan kami ibu.