Jan 252018
 

Zhongxing-16, satelit komukasi laser pertama di dunia buatan China. © CASTC

JakartaGreater.com – Satelit komunikasi berkapasitas tinggi pertama, Shijian-13 buatan China, telah beroperasi setelah menyelesaikan pengujian komunikasi laser kunci, tutur China National Space Administration pada hari Selasa, seperti dilansir dari laman berita China Military.

Satelit orbit tinggi itu telah menyelesaikan tes komunikasi laser dua arah berkecepatan tinggi yang pertama dunia antara satelit dan pusat kendali darat, menurut keterangan pemerintah China.

Dengan melayani para pengguna di China, satelit tersebut akan dapat menghubungkan stasiun komunikasi di daerah terpencil dan memenuhi kebutuhan pendidikan jarak jauh, pengumpulan berita digital dan komunikasi darurat, menurut Li Feng, perancang satelit utama di China Aerospace Science and Technology Corporation.

Shijian-13, diluncurkan dari Xichang Satellite Launch Center di Provinsi Sichuan, China pada tahun 2017, memiliki kapasitas transfer 20 Gbps dan dirancang untuk mengorbit selama 15 tahun.

Satelit yang diberi nama Zhongxing-16 itu, akan memberikan akses Internet yang lebih baik pada pesawat terbang dan kereta berkecepatan tinggi dengan kapasitas download maksimal 150 Mbps dan kapasitas upload 12 Mbps.

Satelit komunikasi laser berkapasitas tinggi tersebut dapat membentuk jaringan sistem komunikasi dengan kapasitas yang lebih besar dan kecepatan transfer yang lebih tinggi dibandingkan dengan satelit biasa.

Dengan kapasitas transfer hingga 200 Gbps, jaringan komunikasi yang ada di wilayah China dan kawasan Asia Pasifik diperkirakan akan dibangun pada tahun 2020, karena China akan mengirim lebih banyak satelit komunikasi kapasitas tinggi ke luar angkasa.

Pada tahun 2025, China akan memiliki 22 satelit komunikasi, dengan 5 (lima) dibangun berdasarkan desain baru, demikian menurut rencana pembangunan jangka menengah untuk infrastruktur ruang angkasa sipil yang diluncurkan pada tahun 2015.