Jan 232019
 

Roket Delta 4 meluncur dengan membawa satelit mata-mata, Sabtu, 19 Januari 2019 © Matt Hartman via Air Force Times

JakartaGreater.com – Roket Delta 4 Heavy yang kokoh membawa satelit mata-mata Amerika Serikat (AS), telah lepas landas dari California, seperti dilansir dari laman Air Force Times pada hari Senin, 21 Januari 2019.

Roket itu mendorong satelit National Reconnaissance Office dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg pada pukul 11:10 waktu Pasifik, melintasi Samudra Pasifik di barat Los Angeles saat menuju ke luar angkasa.

Booster luar roket Delta 4 dipisahkan sekitar empat menit penerbangan, diikuti segera oleh pemisahan booster sentral tahap pertama dan sukses melakukan pengapian dari tahap atas.

Seperti umumnya dengan muatan rahasia, United Launch Alliance disiarkan pada saat lepas landas hanya sampai fairing aerodinamis yang menutup muatan yang akan dilepaskan. Juga, rincian misi yang dijuluki NROL-71 tersebut tidak dirilis.

Peluncuran tersebut juga telah berulang kali ditunda sejak akhir tahun lalu karena berbagai macam alasan termasuk kebocoran hidrogen, angin kencang dan masalah dengan peralatan komunikasi darat.

  • National Reconnaissance Office adalah yang bertanggungjawab atas satelit intelijen AS.
  • United Launch Alliance adalah perusahaan patungan Lockheed Martin dan Boeing.
  • Roket Delta 4 memiliki tinggi 233 kaki atau sekitar 71 meter.