Mar 012017
 

Jaringan komunikasi satelit militer (photo : Raytheon.com)

Bogor – Rencana pembelian satelit untuk keperluan militer Indonesia terus diupayakan dan pembahasannya terus dilakukan Kementerian Pertahanan dengan Kementerian Keuangan, ungkap Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu seperti yang dilansir oleh Tribunnews.com, 28/2/2017.

“Sekretaris Jendral kita sedang ke Kemenkeu, untuk mengurus itu. Tidak ada masalah, tinggal uangnya,” ujar Ryamizard Ryacudu di Pusdiklat Bela Negara, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pembelian satelit sekaligus peluncurannya akan menelan biaya Rp 8 – 10 triliun. Namun angka itu jauh lebih murah jika harus menyewa satelit sejenis, dengan biaya Rp 1 triliun/tahun. Umur satelit di angkasa bisa mencapai 17 tahun. Jika pemerintah menyewa satelit seharga Rp 1 triliun selama 17 tahun, harga sewa jauh lebih mahal. Menurut Ryamizard pihak Kementerian Pertahanan telah melakukan perundingan dengan Airbus, yang berbasis di Perancis.

Persetujuan DPR RI

Komisi I DPR RI telah menyetujui anggaran yang diajukan oleh Kementerian Pertahanan dan Markas Besar TNI untuk membeli satelit komunikasi militer dari Airbus Defence and Space, pada bulan Juli 2016 lalu.

Besarnya program pengadaan satelit mencapai 849,3 juta dolar AS, atau sekitar Rp 11 triliun dan pembiayaannya, akan berlangsung dalam skema tahun jamak selama lima tahun.

Saat itu Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menjelaskan bahwa satelit komunikasi militer Indonesia yang rencananya diluncurkan tahun 2019 bersifat rahasia.

Jika telah beroperasi, semua komunikasi TNI akan dilakukan menggunakan satelit militer dengan memakai frekuensi L-Band. Spesifikasi dan karakteristik satelit akan dikembangkan dan disesuaikan dengan keperluan operator dan institusi Indonesia.

Tribunnews.com dan Antara

  20 Responses to “Satelit Militer Indonesia Ditargetkan Meluncur 2019”

  1. Bagus, semoga lancar, dan bisa di copy n cloning

  2. Perancis dan Rusia ..berlomba jual satelit…..

  3. Terlalu kemahalan….

  4. Sangat mencurigakan,karena ada potensi dapat merugikan keuangan negara, meskipun dirancang 17 tahun, namun satelit hanya bisa dipakai maksimal 7-8 tahun saja… Jadi lebih efektif dengan sewa

    Mari belajar lewat kegagalan peluncuran satelit Palapa D

  5. Admin, jakartagreater semakin berat, tolong fungsi jquery di kurangi, semakin berat di buka dengan hape RAM 2 Gb, padahal ini sudah pakai UC Mini

  6. Petromaxnya di amankan dulu….. ??

  7. Loading jkgr agak berat… padahal sblm pindah server lumayan cepet dan ringan….

  8. kok bertolak belakang dengan berita yg beredar sebelumnya
    katanya Sedang dibangun dan sudah bayar DP…

    oh yaa,, mungkin karena bersifat rahasia..
    makanya sekarang dibuat bingung xixixixi

  9. Satelit air bus ini bisa dipakai untuk pemetaan gak ya ?? Any body can explain ??

    • @Bung sego jagung, kalo anda baca informasi di atas, satelit militer yang akan diluncurkan, nggak bisa dipakai untuk pemetaan bung hanya untuk relay informasi antar satuan militer, maka inilah saya duga, termasuk faktor yang akan merugikan negara, minim fungsi tapi harga selangit…. lebih baik uang nya dipakai untuk pengembangan rudal ataupun beli alutsista baru…

      • Bung Andre,

        Satelit ini adalah satelit komunikasi militer.

        Komunikasi artinya pertukaran informasi.

        Informasi mencakup data apa saja termasuk gambar cuaca dan peta.

        Untuk pemetaan kita sudah ada satelitnya sendiri yaitu satelit kecil buatan Lapan.

        Data pemetaan dari satelit kecil LAPAN ini tentunya bisa diakses TNI untuk selanjutnya dikirim melalui satelit militer ini ke pasukan yg bertugas.

        Bagaimana kemampuan terinci satelit militer yg 8 trilyun ini adalah rahasia negara yg kita tidak sepenuhnya tahu.

  10. Yg jadi pertanyaa jika satelitnya diluncurkan th 2019 :

    – Apakah perangkatnya NCW sudah disiapkan sebelum th itu.?
    – Apakah 3 matra sdh mengadopsi perangkat utk itu.?
    – Atau 2 pertanyaan diatas disiapkan setelah satelitnya siap di ruang angkasa.?

    Kalo blom disiap berarti satelitnya akan menganggur diangkasa selama periode tertentu sampai pengadaan perangkatnya disiapkan.
    Kalo sudah disiapkan berarti barangnya sdh ready semua, sehingga pada saat satelite berada diposisinya, tinggal diuji cobakan aja, mengingat pengadaan perangkat dan infrastrukturnya memerlukan waktu yg tidak singkat.

  11. Kok ga nilpon..saya klo bapak mau ke rumpin..??…..

  12. Akhirnya bisa log in juga setelah sekian minggu log in balik kaping telu.. 🙂

  13. Jaya selalu TNI kita

  14. Test ,, test !!

 Leave a Reply