Feb 262018
 

Konstelasi satelit radar PAZ Spanyol yang dibangun oleh Airbus. © Airbus 2018

JakartaGreater.com – Satelit radar PAZ yang dibangun oleh Airbus berhasil diluncurkan hari Kamis, 22 Februari 2018 dari Vandenberg Air Force Base, di California, AS. Sepuluh menit setelah peluncuran, satelit dipisahkan dari peluncur dan akan segera di posisikan di orbit 514 km, seperti dilansir dari Airbus Defense & Space.

Kontak pertama dengan satelit ini dari DLR Ground Control Center di Jerman, di mana para insinyur Airbus mendukung Launch and Early Orbit Phase (LEOP) guna mengecek dan mengkonfigurasi satelit, memastikan bahwa semua sistem dan komunikasi penting satelit berfungsi sesuai rencana.

Kegiatan ini akan memakan waktu sekitar lima hari, kemudian satelit akan diserahkan kepada Ground Control Center yang berlokasi di INTA (Instituto Nacional de Técnicas Aeroespaciales) di Torrejon de Ardoz, dekat Madrid. Satelit itu akan dioperasikan oleh tim teknis INTA dan Hisdesat (pemilik satelit).

Selama tiga bulan berikutnya semua aktivitas In-Orbit Testing (IOT) akan dilakukan dari Madrid, dan akan berfungsi untuk memvalidasi fungsi pesawat luar angkasa dan kinerja radarnya. Verifikasi kedua muatan sekunder tersebut, Sistem Identifikasi Otomatis (AIS) yang canggih untuk pengendalian global dari skenario maritim dan eksperimen Radio Occultation and Heavy Precipitation (ROHP) yang akan dilakukan.

Sebagai kontraktor utama, Airbus Spanyol membangun satelit PAZ, memimpin sebuah tim yang terdiri dari 15 perusahaan Eropa dan tiga universitas. PAZ adalah satelit radar pertama Spanyol dan kini telah bergabung dengan satelit TerraSAR-X dan TanDEM-X.

Beroperasi di orbit yang sama, tiga satelit tersebut membentuk konstelasi SAR resolusi sangat tinggi sehingga mengurangi waktu kembali dan bakal meningkatkan kapasitas akuisisi, kata Nicolas Chamussy, Kepala Sistem Luar Angkasa di Airbus.

PAZ adalah contoh lain dari teknologi maju yang ditawarkan Airbus guna memperbaiki kehidupan kita sehari-hari.  Pemantauan lingkungan,  pengelolaan sumber daya alam, perencanaan perkotaan dan pertanian serta evaluasi krisis hanyalah beberapa contoh dari banyak aplikasi yang akan digunakan satelit ini.

PAZ dilengkapi dengan teknologi SAR (Synthetic Aperture Radar) aktif yang dirancang untuk fleksibilitas tinggi dan kemampuan untuk beroperasi dalam berbagai mode dan ukuran dengan resolusi gambar yang berbeda. Ini akan mengambil gambar 24/7 dan dalam segala kondisi cuaca.

PAZ dirancang untuk menjalankan misi selama lima setengah tahun, melayani seluruh kebutuhan pemerintah Spanyol dan komersial. Investasi awal yang di lakukan dalam proyek itu adalah € 160 juta atau sekitar $ 196,7 juta.

Konstelasi baru ini akan dieksploitasi bersama oleh Hisdesat dan juga Airbus. Data PAZ juga akan di gunakan sebagai bagian dari Copernicus, program pemantauan bumi Uni Eropa.

Bagikan:

  4 Responses to “Satelit Radar Pertama Spanyol Beroperasi Mei 2018”

  1.  

    BOROOOONG

  2.  

    Bumi terlihat jelas bulat nya, rp kebanyakn org blg jika bumi itu berbentuk datar…hehehe,,.maka nya ngopi bro, ngopiii…!!!,xixixi

 Leave a Reply