Feb 052015
 

DSC_4126

05/02/2015 – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 315/Garuda dan Satgas Yonif-501/Bajra Yudha yang sedang melaksanakan tugas sebagai pengamanan perbatasan (Pamtas) di wilayah perbatasan RI-Malaysia, berhasil mengamankan senjata api dan granat yang diserahkan dengan sukarela oleh masyarakat setempat. Senjata api yang diamankan diantaranya 3 pucuk laras panjang, 9 pucuk senjata api rakitan laras panjang, 2 pucuk pistol jenis revolver, 5 granat aktif, 3 butir amunisi 7,62 mm, dan 29 butir M 16 A I, calliber 5,56 mm.

Hal tersebut disampaikan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Toto Rinanto, usai membuka Rapim tingkat Kodam, di Aula Makodam XII/Tanjungpura, Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu. “Keberhasilan Satgas Pamtas Yonif 315/Garuda dan Yonif Linud 501/Bajra Yudha di Entikong, Sanggau, Putussibau, dan Kapuas Hulu di Wilayah perbatasan RI-Malaysia, sudah banyak hasil yang didapat, bahkan saya merasa bangga tentang keberhasilan ini”, kata Mayjen TNI Toto Rinanto.

Dijelaskan oleh Mayjen TNI Toto Rinanto bahwa, penyerahan senjata api tersebut merupakan keberhasilan satgas dalam hal pembinaan dan pembangunan komunikasi yang baik dengan warga masyarakat setempat. “Satgas Pamtas selain menjaga territorial Indonesia di perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar), juga mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan upaya tindak kejahatan, seperti masuknya barang illegal dan illegal trafficking”, ujar Pangdam XII/Tanjungpura.

DSC_4085

“Keberhasilan lainnya juga telah menggagalkan illegal trafficking, minuman keras, kendaraan tanpa surat resmi/bodong, kayu, dan rotan bahkan Narkoba” kata Pangdam XII/Tanjungpura

Lebih lanjut Pangdam XII/Tanjungpura menegaskan, untuk memperkuat peran Satgas Pamtas, tahun ini akan dilakukan penambahan 25 unit pos pengamanan dari yang ada sudah 45 unit, sementara 22 pos pamtas lama akan direnovasi.

“Kita sangat mendukung program pemerintah pusat yang telah menyiapkan tiga program untuk wilayah perbatasan Kalimantan Barat, pembangunan jalan antar pos, jalan antar desa ke pos dan jalan parallel”, tutup Pangdam XII/Tanjungpura. (Puspen TNI).

Autentikasi :
Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

Bagikan :

  10 Responses to “Satgas Pamtas TNI Sita 14 Senjata Api”

  1.  

    Pertamax kah

  2.  

    Oh yesss

  3.  

    Ngantuk aahh…

  4.  

    majukan perbatasan demi harkat martabat bangsa Indonesia, jgn cuma wacana doang, liat 5tahun kedepan ada perubahan apa ngga

  5.  

    beri reward penghargaan, naik pangkat, vitamin, biar tambah semangat, krn pajurit jg manusia..

  6.  

    Sebagai masyarakat dekat perbatasan, saya nantikan jalan parallelnya

    •  

      Hmm..mungkin klo bg warga yg tinggal di perbatasan butuh senjata api kali ya..mengingat warga perbatasan jauh dr banyak akses termasuk perlindungan dr aparat.
      Memiliki senjata api bg mrk salah satu penyelesaian saat darurat dan tanpa ada perlindungan..krn minta tolong gk ada yg denger..mau nelpon sinyal susah didapet. Begitu telepon ada yg nanggapin dan ngirim bantuan..ternyata bantuan dtgnya lama krn kontur sana yg susah dijangkau..

      Bukan berarti mendukung sipil bersenjata..trimss..

  7.  

    Saya bangga sbgai warga Madiun (Kampung Pendekar), Yonif Linud 501/Bajra Yudha Madiun menorehkan prestasi yg gemilang..Jalayah TNI, Jayalah NKRI..Slm Persaudaraan & persatuan seluruh NKRI.

  8.  

    Klo ada berita kyk gini , pasti ada yg sirik.
    Kyknya ada yg nggak suka klo TNI berprestasi.
    Bisa dilihat komentnya selama ini

 Leave a Reply