Jun 112016
 

Wilayah perbatasan Negara Kesaturan Republik Indonesia (NKRI) menjadi daerah yang rawan akan penyelundupan ataupun penggeseran patok batas negara. Untuk itu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) rutin melakukan patroli di patok-patot perbatasan Indonesia dengan negara tetangga.

Tim patroli patok tapal batas wilayah NKRI yang berjumlah 12 orang dan dipimpin langsung oleh Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Para Raider 330/Tri Dharma Kostrad, Mayor Inf Kamil Bahren Pasha, berhasil menemukan patok perbatasan RI-Papua Nugini. Tim patroli berangkat setelah melakukan persiapan yang matang dari Pos Rawa Bustop menuju sasaran, Jumat (10/06).

Mayor Inf Kamil Bahren mengatakan bahwa patroli patok perbatasan RI-PNG dilaksanakan sebagai implementasi dari tugas pokok hadirnya Yonif Para Raider 330/TD Kostrad di tanah Papua.

Dansatgas menjelaskan bahwa di Pos Rawa Bustop terdapat patok tapal batas negara RI-PNG yang diberi kode MM 11.A. Perjalanan mencapai letak patok tapal batas itu harus ditempuh menggunakan Speed Boat selama kurang lebih 12 jam karena patok tersebut berdekatan dengan sungai Fly dan medan yang dilalui cukup menyulitkan. Tak hanya itu, kondisi lingkungan di sekitar wilayah tapal batas juga tergenang air setinggi pinggang orang dewasa.

Namun, itu semua bukanlah menjadi hambatan yang berarti bagi prajurit Yonif Para Raider 330/TD Kostrad. Dansatgas menegaskan bahwa itu semua harus ditempuh demi terwujudnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber: Okezone

Bagikan:

  40 Responses to “Satgas Pamtas Yonif Para Raider 330 Kostrad Tembus Tapal Batas RI-Papua Nugini”

  1.  

    Tugas mulia, lanjutkan

    •  

      Pake heli lebih cepet dan efesien, nyapek nyapeki wae…

      •  

        Benerr coyy,, yang begini ni dah,
        Klo ada yang lebih mudah ngapain susah susah..
        Lihat aja perbatasan libanon..
        Pakek mobil aja patroli.
        Katrok..
        Buatin aja jalan mobil..nga usah diaspal
        Kalo kendalanya dilapangan nga ada dana..

        •  

          TNI kan Punya satuan Zeni tempur yang bisa buat jalan ama jembatan..
          Alat sudah ada.
          Kerahkan saja batalion infantri membangun jalan desa dan warga libatkan.

          Klo kelibanon dana buat jalan disana ada,,masak klo buat bangsa sendiri pelitnya minta ampun..toh ini demi menjaga wilayah NKRI.

      •  

        MBAH SUDAH BILANG DISETIAP PATOK TAPAL BATAS DICAT WARNA MERAH DAAN DISEPUTAR CAT MERAH DIBERI CAT MELINGKAR DIAMETER 10 METER .. DAERAH DIBERSIHKAN TANDA ITU MUDAH DILIHAT DARI ATAAS .. GITU SAJA KOK SEMUA AKAN JADI MUDAH

  2.  

    jaga tapal batas

  3.  

    dan ingat..itu tugas…..yang bayar gaji mereka adalah RAKYAT….dan jangan cengeng

    •  

      Mereka sdh membuktikan bertugas didaerah yg bermedan berat, dg fasilitas yg sekadar bisa untuk melancarkan tugas, jauh dari mewah dan canggih, namun sedikit keluhan atau pun tuntutan pd pimpinan yg berwenang. Sikap cengeng mereka dimana Rin?

      Coba lihat serdadu sebelah, untuk melakukan tugas yg sama mereka perlu “sangu” kebutuhan pokok yg setara dg isi toko swalayan, blm lagi fasilitas kerja yg lbh dari cukup dan itupun kadang mereka msh mengeluh akan kekurangan sarana hiburan layaknya mereka tinggal di apartemen.

      Neng Carin, ingatkah dikau ketika ikut PRAMUKA waktu sekolah dulu, betapa dikau nangis sampai ngompol dicelana hanya karena diuji oleh senior untuk masuk keruang gelap, lalu terlihat sosok menyeramkan menyeringai tepat didepan wajah mu? Oalah Rin, jgn suka mengolok tentara TNI cengeng dlm tugas, wong dikau sendiri cemen…

      •  

        Carin itu harusnya diikutkan preman yd dibali itu buat latsarmil biar agak gimana….gitu…hehehe..

        Suka spanduknya bung…simbol kehormatan korp…joss…capek capek tapi berhasil sampe tujuan…seperti petualang yg mencapai puncak gunung puas tak bisa dibeli…

      •  

        @ bilung

        Mereka sdh membuktikan bertugas didaerah yg bermedan berat, dg fasilitas yg sekadar bisa untuk melancarkan tugas, jauh dari mewah dan canggih, namun sedikit keluhan atau pun tuntutan pd pimpinan yg berwenang. Sikap cengeng mereka dimana Rin?

        *TUH KAMU SUDAH JAWAB SENDIRI.. ( namun sedikit keluhan) tuh yang mengeluh …..mengeluh nih yeee
        PINTER SEDIKIT NAPA..??

        Coba lihat serdadu sebelah, untuk melakukan tugas yg sama mereka perlu “sangu” kebutuhan pokok yg setara dg isi toko swalayan, blm lagi fasilitas kerja yg lbh dari cukup dan itupun kadang mereka msh mengeluh akan kekurangan sarana hiburan layaknya mereka tinggal di apartemen.
        *AAHHH ITU DISEBELAH…ITU SERDADU CENGENG DAN ALAY NAMANYA

        Neng Carin, ingatkah dikau ketika ikut PRAMUKA waktu sekolah dulu, betapa dikau nangis sampai ngompol dicelana hanya karena diuji oleh senior untuk masuk keruang gelap, lalu terlihat sosok menyeramkan menyeringai tepat didepan wajah mu? Oalah Rin, jgn suka mengolok tentara TNI cengeng dlm tugas, wong dikau sendiri cemen…

        LUPA TUH……terbalik kaleeee itu kamu abang…

        ha ha ha
        peace

      •  

        Salam sehat selalu Bung Bilung..g usah diambil hati bung Bilung..si carin cuman anak keyboard warrior doang yg bisanya koar2 g jelas..
        @carin klo ente masih bs molor ngiler mimpi basah itu tandanya lu hidup di Indonesia.Smua itu g bakal bs lu dapat klo TNI yg tak ada batas waktu pengabdian buat jaga negeri ini..kasian banget ortu lu punya anak cuman jadi benalu bangsa

    •  

      Banyak omong loe rin,yakin loe kga cengeng..?? Emang loe berani.?? haha..

  4.  

    Itu sepanjang perbatasan perlu ditanami pohon berduri, atau pohon yg gatal…atau pohon beracun biar gak diterobos…cari pohonny di afrika…banyak…
    Ini baru inisiatif murah meriah…wekekekwkwkekkk

  5.  

    Yonif Para Raider 330/TD Kostrad kalian memang sangat luar biasa…..kami dukung penuh kalian..

  6.  

    Dari dulu ane suka medal of honor…bro…

  7.  

    test

  8.  

    Apresiasi tinggi untuk satgas pamtas…
    Pake heli atau prahu pendukung atau akses yang lebih baik…menurut ane itu juga kemauan Dr tni…agar seluruh operasional menjadi lebih mudah…beli gampang…indonesia kaya…masalahnya adalah…medan dn situasi papua terkadang kelewat ekstrim dibanding daerah2 lain di Indonesia (walau terasa aneh…pembangunan pos terluar baru mulai digalakkan dr beberapa taun kebelakang….coba dr dahulu kala…) imho

  9.  

    Itu klw airnya di atas patok…gk jadi photo2…

    Btw horror juga klw ada buaya bgmn…zzzzz

    Dan itu bru aja diberishkan TNI..
    Tentara PNG gk pernah cek itu patok kayanya

  10.  

    selamat bertugas di Papua pak … di sana patok diam di tempat …

    tapi kalau di Kalimantan, patoknya bisa bergeser pak, tapi anehnya bergesernya selalu ke selatan pak …

  11.  

    sepertinya admin forum ini tdk sk dgn komen2 sy, buktinya komen ku ga prnah muncul. g masalah min..

  12.  

    Rakyat menggaji TNI cuma kata kiasan aja.Jangan digunakan untuk menyudutkan tentara karena tentara pun sama seperti rakyat punya kewajiban membayar pajak yg sama untuk pendapatan negara.

  13.  

    sekaligus buat latihan mental, itu maksudnya, mengenali medan, sekalian latih perang gerilya dan masih bnyak lagi tujuanya.

  14.  

    sekaligus buat latihan mental, itu maksudnya, mengenali medan, sekalian latih perang gerilya dan masih bnyak lagi tujuanya

  15.  

    sekaligus buat latihan mental, itu maksudnya,mengenali medan, sekalian latih perang gerilya dan masih bnyak lagi tujuanya

  16.  

    Baru nyebrangi sungai, lautan luas aja biasa disebrangi hehehe. BravoTNI

  17.  

    Baru sungai yg di sebrangi, lautan luas aja biasa disebrangi hehehe. Bravo TNI

  18.  

    Menurut hemat saya, yang penting itu bukan sekedar melihat apakah patok itu ada pada tempatnya, namun perjalanan cross country itu sendiri yang menjadi marwah dari patroli perbatasan. Kehadiran unsur di darat adalah penegasan teritorial, bukan sekedar mengintip titik-titik perbatasan dari udara.
    Unsur udara memiliki marwah lain pula, yaitu penegasan ruang udara.

  19.  

    bagus menelusuri hutan biar menguasai medan..

 Leave a Reply