JakartaGreater.com - Forum Militer
Oct 272017
 

Satgas Tinombala TNI bergerak melakukan penyisiran baik dari udara dengan helikopter maupun Satuan Darat dari Sektor 4 Lembah Napu Poso untuk memburu kawanan DPO pasca-kontak tembak, 24-10-2017.

Poso, Jakartagreater.com – Dari Sektor 4 Lembah Napu Lore, Satgas Tinombala TNI bergerak melakukan penyisiran baik dari udara menggunakan Helikopter maupun Satuan Darat untuk memburu kawanan Daftar Pencarian Orang (DPO) Mit Ali Kalora pasca-kontak tembak, pada Selasa 24-10-2017 pukul 15.00 Wita.

Satgas Tinombala TNI dari Tim Kejar Delta 16 Yonif 733/Raider, di bawah pimpinan Lettu Inf Andi Jaka masih menyekat dan sudah mengendus keberadaan kawanan DPO pada Rabu 25-10-2017 yang diperkirakan bersembunyi wilayah Lembah Napu, Pegununggan Napu, Kecamatan Lore, Poso, Sulawesi Tengah.

Satgas Tinombala TNI bergerak melakukan penyisiran baik dari udara dengan helikopter maupun Satuan Darat dari Sektor 4 Lembah Napu Poso untuk memburu kawanan DPO pasca-kontak tembak, 24-10-2017.

Pasukan Satgas Tinombala yang dilibatkan untuk melakukan pengejaran ini dipimpin langsung oleh Kasi Ops Tinombala TNI Letkol Inf Joni Toa. Hal ini dilakukan untuk membantu Polri dalam rangka Operasi Satgas Tinombala untuk mengejar DPO Mit sipil bersenjata dengan “sandi Tinombala”.

Saat ini kondisi sisa DPO Mit pimpinan Ali Kalora semakin tersudut, moril rendah dan kekurangan logistik. Setiap sudut desa juga sudah disebar pamlet-pamlet agar kelompok ini segera menyerahkan diri ke aparat setempat baik Polsek ataupun Koramil dengan harapan membuka mata hatinya sebab keluarganya menunggu di rumah.

Diharapkan juga dengan selebaran pamlet ini, mereka sadar untuk turun dari gunung sebab yang mereka laksanakan suatu tindakan yang melanggar Hukum. (Satgaspen Tinombala / tniad.mil.id).

Bagikan:

  7 Responses to “Satgas Tinombala TNI Kejar DPO di Lembah Napu”

  1.  

    Kejar terus

  2.  

    jangan lupa yang di papua…kenyataannya bahwa mereka lebih lethal belakangan ini….

    •  

      Klu di Papua lbh kental suasana politiknya, pihak musang terus mendukung dgn sensitif terhadap dunia Internasional, coba OPM dicap teroris jg agar bs operasi militer pasti pihak2 dalang gak cuap2 banget. Masak label teroris harus mengikuti standard NATOcs ya selalu bias memberikan standard penilaian!

  3.  

    Yang di papua ???

  4.  

    KKB di papua sudah sangat meresahkan!!

  5.  

    kelihatannya kayak blekhok kwkwkwkwk

 Leave a Reply