JakartaGreater.com - Forum Militer
May 172018
 

Satu regu personel TNI ini berangkat dari Pos Kalimaro Papua, dipimpin Lettu Inf Yulianus, S. Sos., perjalanan ditempuh selama 3mhari dengan berbagai rintangan yang dihadapi, mulai dari hutan lebat, rawa, dan sungai. Berbagai perlengkapan dibawa untuk mengatasi rintangan-rintangan tersebut.

Kalimaro, Papua, Jakartagreater.com – Setelah menempuh perjalanan selama 3 hari, 10 orang anggota Pos Kalimaro berhasil mencapai patok batas negara MM 11.3. Perjalanan ditempuh dengan berbagai rintangan yang dihadapi, mulai dari hutan lebat yang jarang dilewati, rawa, dan sungai. Berbagai perlengkapan pun dibawa untuk mengatasi rintangan-rintangan tersebut.

Setelah tiba di patok batas MM 11.3 Regu Personel Pos Kalimaro ini pun memeriksa kondisi patok tersebut, dan memastikan letak koordinat patok tidak bergeser.

Satu regu personel TNI ini berangkat dari Pos Kalimaro pada tanggal 12 Mei 2018 dipimpin oleh Komandan Satuan Setingkat Kompi 1, Lettu Inf Yulianus, S. Sos. Dalam perjalanannya, Regu Patroli ini juga memasang tanda-tanda visual yang terbuat dari plat baja pada setiap check point yang dijadikan patokan arah dalam bergerak.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan satuan tugas selanjutnya untuk mencapai patok perbatasan tersebut. Kondisi hutan yang dipenuhi semak belukar memang sering menyulitkan prajurit TNI dalam perjalanan patroli, meskipun sudah menggunakan alat bantu GPS namun untuk mencari jalan yang efektif harus tetap menggunakan jasa warga sipil yang hafal daerah tersebut.

Hal ini lah yang ingin dilakukan oleh Satgas Yonif Raider 323/BP Kostrad, mengubah kebiasaan sehingga prajurit Satgas nantinya dapat mencapai patok perbatasan dengan mengandalkan check point yang telah dibuat.

Dalam perjalanannya, Regu Patroli ini juga memasang tanda-tanda visual yang terbuat dari plat baja pada setiap check point yang dijadikan patokan arah dalam bergerak.

Setelah tiba di patok batas MM 11.3 Regu Personel Pos Kalimaro ini pun memeriksa kondisi patok tersebut, dan memastikan letak koordinat patok tidak bergeser. Hal ini dilakukan untuk memastikan tiap jengkal tanah Negara Indonesia aman dari berbagai bentuk ancaman, khususnya ancaman pencaplokan wilayah kedaulatan. (Penkostrad)

Bagikan:

  4 Responses to “Satgas Yonif R 323 Pastikan Patok Perbatasan Aman”

  1.  

    Lbh rawan patok perbatasan Malaysia yg bs bergeser!he3

  2.  

    Lebih rawan China yg punya garis khayal putus putus bisa ngeklaim wilayah orang lain. Hhhhhhhhhh

 Leave a Reply