Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13 Bangun Jembatan Korban Banjir Bima NTB

JakartaGreater  – Personel Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/Karya Etmaka siang malam tiada henti bekerja, untuk menyelesaikan pembangunan jembatan agar segera dapat dilalui warga dan menghidupkan kembali akses perekonomian, dirilis Situs TNI AD pada Minggu 11-4-2021.

Bahkan pengerjaan pembangunan jembatan yang akan menghubungkan kembali Desa Rade dan Desa Bolo di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima ini dilakukan personel Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/Karya Etmaka dengan maksimal pagi, siang bahkan hingga tengah malam agar masyarakat di ke-2 desa tersebut dapat kembali terhubung.

Danrem 162/WB ketika meninjau langsung proses pengerjaan pembangunan jembatan ini menegaskan bahwa :

  1. Setelah Satgas Zeni TNI AD ini tiba di Bima, langsung bekerja mulai turun dari kapal, deploy pasukan dan alat berat maupun Acrow Panel jembatan segera dikirim ke lokasi jembatan yang terputus.
  2. Jadi kami segera bergerak cepat dan simultan dalam penanganan dampak bencana banjir bandang ini.
  3. Kami tidak ingin masyarakat menunggu terlalu lama dan larut dalam kesulitan berkepanjangan.

Sementara itu Komandan Yonzikon 13/Karya Etmaka Letkol Czi Alid Setiawan, mengatakan sebagai berikut :

  1. Personelnya sejumlah 51 orang dikerahkan  pada Minggu 11-4-2021 untuk percepatan pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Bolo dengan Desa Rade maupun di Desa Campa dan Desa Woro di Kecamatan Madapangga.
  2. Personel kami bersama para Babinsa serta dibantu masyarakat non stop bekerja untuk secepatnya menyelesaikan jembatan ini.
  3. Harapan kami, dalam waktu 2 minggu jembatan ini sudah dapat digunakan dan dilalui warga beraktivitas.

Banjir bandang yang melanda wilayah Bima pada 2 April 2021 lalu meluluhlantakkan sebagian besar wilayah di Kabupaten Bima. Hujan deras selama 2 hari berturut-turut menyebabkan beberapa kecamatan terendam banjir hingga setinggi 1,5 meter dan memutus beberapa jembatan.

Lokasi lainnya jembatan yang mengalami kerusakan berada di Desa Campa dan Woro. Jembatan di ke-2 desa tersebut kerusakannya tidak separah yang terjadi di Desa Rade – Bolo, namun menghambat aktivitas dan transportasi warga.

Selanjutnya Komandan Yonzikon 13/Karya Etmaka Letkol Czi Alid Setiawan menambahkan yaitu :

  1. Jembatan di Desa Bolo – Desa Rade yang saat ini dikerjakan satuannya, dibangun di sebelah jembatan utama yang terputus.
  2. Hal ini bertujuan agar saat jembatan utama dibangun kembali secara permanen, akses masyarakat tidak terganggu.
  3. Kami membangun jembatan ini agar masyarakat dapat mengakses ke berbagai desa, karena jembatan ini merupakan jalur vital dan utama bagi warga.

Di Kecamatan Madapangga terdapat 9 desa yang terdampak banjir bandang dari 11 desa. kerugian materiel cukup besar dikarenakan pertanian masyarakat yang siap panen turut terendam banjir.

Bantuan pemerintah Pusat juga telah tiba yang diterima oleh Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri dan langsung didistribusikan kepada warga yang terdampak bencana. Khusus wilayah Kecamatan Madapangga, mendapatkan bantuan 3000 paket Sembako.

Tinggalkan komentar