JakartaGreater.com - Forum Militer
Jul 142018
 

Kedatangan self-propelled howitzer M-109A4 di Tanjung Priok, Jakarta, 9-7-2018. (photo: IPC Car Terminal).

Jakarta – IPCC /PT. IKT. Tbk didampingi Tim TNI Armed Cimahi dan Bengpuspal AD, Senin, 9 Juli 2018, membongkar 18 unit tank M-109A4-BE, 4 unit tank command post dan 1 unit mobile crane dari Antwerp Belgium dari kapal MV Hoegh Chiba voy.39, dirilis IPC Car Terminal.  M-109A4-BE merupakan self-propelled howitzer atau artileri swagerak dengan turret 155 mm.

Kedatangan self-propelled howitzer M-109A4 di Tanjung Priok, Jakarta. (photo: IPC Car Terminal).

Gelombang pertama pengiriman 18 unit SPH M-109A4-BE diterima Danpussenarmed pada saat penjemputan 18 unit meriam M109A4 155mm pada 25 Juli 2017 di Pelabuhan Tanjung Priok. Dengan demikian kini Satuan Armed TNI AD memiliki 36 unit SPH M-109A4-BE.

Meriam M-109A4-BE 155 mm merupakan upgrade dari meriam M109A2 buatan Amerika Serikat yang dibeli tahun 1984-1985. Peremajaan dilakukan oleh Belgia pada tahun 2007-2008 terhadap 64 unit  untuk meningkatkan kemampuan dan Mid-Life Update (MLU).

Meski berstatus bekas pakai Angkatan Darat Belgia, hadirnya Alutsista ‘kelas berat’ ini membawa arti penting bagi modernisasi persenjataan di lini Armed TNI AD, khususnya pada Self Tracked Propelled Howitzer yang selama puluhan tahun mengandalkan AMX-13 MK61 kaliber 105 mm.

Menurut catatan Carat7.com, Howitzer varian M-109A4 telah mendapatkan upgrade antara lain :

Penambahan perangkat Nuclear, Biological, and Chemical/ Reliability, Availability, and Maintainability (NBC/RAM). Sopir dan petembak memiliki pembersih udara dan 2 pemanas dipasang di lambung tank. Alat pembersih udara dan 4 pemanas dipasang di kabin untuk awak lainnya. Gear NBC Mission Oriented Protective Posture (MOPP) disimpan di kursi kanon baru dan kotak penyimpanan.

Sistem transmisi beroperasi dengan kopling hidrolik di M109A4, dibandingkan dengan kopling listrik pada howitzer M109A2 / A3. Katup kopling memberikan pelepasan daya jika terjadi kegagalan listrik pada solenoid katup kopling. M109A4 memiliki 2 filter hidrolik yang dipasang di luar power pack.

M109A2 / A3 memiliki satu filter paket tenaga hidrolik internal.

Howitzer M109A4 memiliki tombol override tempur untuk dimulainya keadaan darurat. Alternator M109A2 / A3 100 amp telah diganti dengan alternator 180 amp. Saluran kompartemen kru telah ditambahkan untuk menyediakan drainase DS2 yang digunakan dalam proses dekontaminasi NBC.

Uprgade M-109A4 meliputi :

SAL : Semi-Automatic Loader
MHS : Metric Hydraulic System
APU : Auxiliary Power Unit
SSPC : Stowage System Propellant Charges
IBC : Improved Ballistic Cover (only for 32 howitzers)

Bagikan:

  4 Responses to “Satuan Armed Dapat Tambahan Howitzer M-109A4”

  1.  

    Mantaplah wlu bekas, coba PT.Pindad bs mengembangkan platform yg sama! He3

  2.  

    Ini makanan empuk mlrs dan helpur..

    Ha ha ha

  3.  

    kemarin lihat pas di tol cikampek…

  4.  

    M113 ditambah kan lagi ….
    Semoga masih Ada yang kondisi nya baik Dan murah ..

 Leave a Reply