Dec 272014
 
Ilustrasi : Kapal Perang Republik Indonesia

Ilustrasi : Kapal Perang Republik Indonesia (KRI Sultan Hasanuddin 366)

Batam, – Satuan gabungan Koarmabar TNI AL berhasil membekuk 4 pria perompak di kawasan Selat Malaka. Dari tangan para tersangka juga ditemukan narkoba siap edar.

Demikian disampaikan, Panglima Koarmabar, Laksamana Muda Widodo dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Jumat (26/12/2014). Laksda Widodo menjelaskan, kasus percoba perompakan setidaknya terjadi tiga kali pada 24 hingga 25 Desember.

Sasarannya terhadap kapal-kapal Bulk Carrier dan perompakan di Tug Boat UMT 6 yang berbendera asing di perairan Selat Malaka.

“Selanjutnya pada 25 Desember 2014 pukul tepat pukul 03.00 WIB dengan sarana combat boat serta Sea Rider tim langsung mengejar para pelaku yang diketahui berada di Pulau Terung di sekitar Batam, Kepri,” kata Laksda Widodo.

Sesampainya di lokasi, lanjut Laksda Widodo, tim Satgas segera melaksanakan pendekatan dengan tokoh-tokoh atau tetua di Pulau Terung agar mereka menunjukkan lokasi keberadaan para pelaku perompakan.

Melalui proses yang berliku selama lebih kurang lima jam dari pukul 12.00 s.d 17.00 WIB, masih kata Laksda Widodo, tim Satgas akhirnya berhasil menangkap para pelaku yang berjumlah empat orang.

“Selama proses pemeriksaan tim satgas berhasil mendapatkan barang bukti berupa 1/2 gg ganja kering, 104 paket ganja siap edar serta 1 paket sabu-sabu yang siap edar,” kata Laksda Widodo.

Dalam pemeriksaan awal lanjutnya, diketahui bahwa 1 orang bertindak sebagai bandar narkoba merangkap perompak. Sedangkan 2 orang sebagai pemakai dan 1 orang sebagai bandarnya.

” Untuk pemeriksaan lebih lanjut keempat tersangka selanjutnya diamankan diamankan di Lanal Batam,” tutup Laksda Widodo. (detikNews)

  27 Responses to “TNI AL Bekuk 4 Perompak di Selat Malaka”

  1. hmmmm….

  2. sepi nih…pagi2 ujan ….dingin… tidur ahhhh…

  3. Nunngu Pencerahan dari Bung Danu aaah…The Next RI 1…#nyruput kopi

  4. Ditangkap trus dididik trus dikasih kerjaan baru disuruh nakut-nakutin dan intimidasi nelayan asing.
    AL cukup ngawasin kerjaan baru perompak tsb..

  5. d tangkap karna kepemilikan sabu,bukan sedang merompak.

  6. Salah satu syarat dari Poros Maritim adalah keamanan yang terkendali, mungkin itu juga 😀

  7. Bagus kalo kerjanya begitu TNI, asal jangan jual BBM ile ke perompak atau pencuri ikan

  8. lanjutken.

  9. nah begini harusnya tangkap, periksa, kalo terbukti tahan, jangan alesan terus..!

  10. Awas barang bukti narkoba nya berkurang !!!

  11. mantap dah

  12. 4 orang perompak itu mungkin yang jenis kerocok….yang tokoh utama nya….kapan?? Masa Cuma 4 orang??

    • Mengapa skrng warjager dibanjiri org2 yg antipati terhdp militer? Apa ini gara2 skrng kalangan militer ada yg beda pendapat dgn Pak Jokowi??????

  13. Dizaman dimana apa2 serba mahal & duit susah dicari ini banyak org jadi setres.
    Yg kuat imannya akn mndekat kpd Allah, memohon hidup berkah, kendati tiap harinya cm dpt uang pas pasan, mk hidupnya pun akn bahagia.
    Sdgkan yg tdk kuat imannya akn mnjadi syirik atau jadi org jahat, agar bs mencapai apa yg diidamkannya, tp hidupnya akan gersang. Na’udzu billah min dzalik,
    Solusinya, diantrnya adlh kemakmuran.
    Ayo penguasa, makmurkanlah negeri ini!
    Dgn bgt, org jahat menjadi berkurang. Insyaalloh.

  14. Pesawat amphibi sebaiknya diopersionalkan oleh TNI AL supaya pesawat tersebut bisa membawa pasukan marinir/pasukan katak, disamping itu juga TNI AL perlu pesawat propeler (super tucano) dan Jet (Gripen/T-50 i) untuk patroli laut dan membantu penyerangan pantai untuk pendaratan marinir. Termasuk memberantas perompak

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)