Jun 192017
 

Penutupan Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Gelombang III TA. 2017 di Pantai Palampang, Sukabumi, Jawa Barat. (19/6/2017)

Sukabumi – Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi menutup Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Gelombang III TA. 2017, di Pantai Palampang, Sukabumi, Jawa Barat. Senin (19/6/2017).

Pangkostrad mengatakan: “Latihan standarisasi prajurit Kostrad bertujuan untuk membentuk prajurit Kostrad yang memiliki disiplin tinggi, jago tembak, jago perang, jago bela diri dan mempunyai fisik yang prima serta menanamkan kebanggaan dan kecintaan terhadap satuan, jiwa korsa dan kebersamaan serta menyiapkan kemampuan yang handal untuk dapat melaksanakan penugasan di segala macam bentuk medan baik hutan, gunung, rawa dan laut”.

Hal ini merupakan bagian komitmen Kostrad untuk senantiasa meraih keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas pokok Kostrad.

Penutupan Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Gelombang III TA. 2017 di Pantai Palampang, Sukabumi, Jawa Barat. (19/6/2017).

“Setiap prajurit Kostrad harus memiliki kualitas kemampuan dan militansi yang dilandasi tekad untuk dapat mewujudkan profesionalisme sebagai prajurit Kostrad yang berdedikasi tinggi dan dicintai rakyat” tegas Pangkostrad.

Peserta latihan adalah prajurit-prajurit pilihan yang telah lolos seleksi dan memenuhi syarat untuk mengikuti latihan standarisasi prajurit Kostrad gelombang III TA. 2017.

Mereka telah digembleng selama lebih kurang 3 bulan yang dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu tahap I (Tahap Basis) selama 7 minggu bertempat di Cilodong, Tahap II (Tahap Hutan Gunung) selama 3 minggu bertempat di daerah Jati Luhur, Sangga Buana dan Tegalwaru Cianjur dan tahap III (Tahap RawaLaut) selama 2 minggu bertempat di Pantai Cileutuh Palampang, Sukabumi, Jawa Barat.

Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi secara resmi menutup Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Gelombang III TA. 2017.

Pangkostrad juga menekankan kepada seluruh mantan peserta latihan standarisasi prajurit Kostrad gelombang III TA. 2017, bahwa latihan ini merupakan pemberian kesejahteraan dari Kostrad, karena kesejahteraan yang paling tinggi nilainya bagi prajurit adalah latihan, dengan semangat berlatih akan mencetak dan membentuk prajurit-prajurit yang siap tempur dalam menghadapi berbagai macam bentuk penugasan.

Mengakhiri amanatnya,Pangkostrad berpesan “Jaga kehormatan, harga diri dan kebanggaan sebagai prajurit Kostrad, ingat prajurit Kostrad itu sederhana dalam ucapan dan profesional dalam tindakan!”.

Penutupan Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Gelombang III TA. 2017. Bertempat di Pantai Palampang, Sukabumi, Jawa Barat. Senin (19/6).

Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam III/SLW, Kaskostrad, Danjen Kopassus, Dankormar, Dankorphaskhas, Panglima Divisi Infanteri 1 dan 2 Kostrad, Ir Kostrad, Koorsahli Pangkostrad, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, Kabalak Kostrad serta para Komandan Satuan Jajaran Kostrad.

Pen Kostrad

jakartagreater.com

  4 Responses to “Satuan Jago Tembak, Jago Perang, Jago Bela Diri”

  1.  

    Bravo TNI :pertamax

  2.  

    Yg pastinya pun jago tembak jitu :rate :rate :rate :rate

  3.  

    Latihan terus tapi ga pernah perang, menurut anda rugi apa ga ??….

    Munurut saya, TNI harus belajar pemanasan…..sesekali Indonesia musti invasi tetangga2 sebelah. Contohnya kuasai Asutralia dalam seminggu terus tarik mundur pasukan, bombardir Port Moresby sehari semalam, hujani Kucingpura dengan tembakan meriam, MLRS, bom, selama seminggu penuh, aneksasi Sabah Sarawak setahun, tarik mundur pasukan…… sebelum mundur, bumi hanguskan dulu Kuali Lemper ….

    Teknisnya pasti petinggi TNI lebih tahu, jangan ngitung untung rugi…… yg beraksi dulu…..

    *efek mendekati lebaran tapi ATM sudah nol Rupiah

  4.  

    Cucok judulnya dengan satuan KOSTRAD – banyak prestasi dan kesuksesan misi tugas militer :iloveindonesia