Apr 012019
 

Komandan Gugus Keamanan Laut  Komando Armada II Laksma  TNI Kisdiyanto buka Latihan Operasi Dukungan Pasukan Khusus  TA 2019,  pada Rabu 27-3-2019 di Auditorium Puslatkaprang Koarmada II Surabaya.

Surabaya, Jakartagreater.com   –    Sebagai salah satu pasukan khusus TNI AL yang dituntut siap siaga dan profesional disegala waktu dan kondisi, Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada II laksanakan Latihan Operasi Dukungan Pasukan Khusus (Latopsduk Passus) TA 2019, yang resmi dibuka oleh Komandan Gugus Keamanan Laut  Komando Armada II Laksma  TNI Kisdiyanto pada Rabu 27-3-2019 di Auditorium Puslatkaprang Koarmada II.

Dalam latihan khusus ini Satkopaska Koarmada II bersinergi dengan Satkopaska Koarmada I. Hal tersebut merupakan upaya saling melengkapi dan menyempurnakan kemampuan sebagai anggota Kopaska TNI AL, manakala pimpinan TNI AL menghendaki pergerakan bersama mereka dalam pelaksanaan tugas menanggulangi dan memberantas segala bentuk aksi teror di wilayah NKRI maupun luar negeri.

Sementara itu menurut Panglima Komando II Laksda TNI Mintoro Yulianto, S. Sos, M. Si dalam amanat tertulisnya mengatakan, Latopsduk Passus ini merupakan wujud dari kebijakan pimpinan TNI AL yang bertujuan menciptakan, membina, dan memberdayakan pasukan khusus yang dimiliki agar lebih baik dan lebih profesional.

” Adanya Latihan Operasi Dukungan Passus ini maka akan tercipta latihan dan kerjasama diantara Kopaska TNI AL secara serius, terus menerus dan berkesinambungan.

Dengan demikian akan didapat jalinan kebersamaan dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas bersama. Sehingga kedepan diharapkan antar keduanya tidak ada upaya saling tindih, melainkan saling melengkapi dan menyempurnakan satu sama lain”, jelas Pangkoarmada II terkait tujuan pelaksanaan Latihan Operasi Dukungan Passus TA 2019 ini.

Sementara itu pada latihan yang akan digelar selama sepekan ini, akan dilaksanakan materi latihan berupa Sneak Attack, Explosive Ordnance Disposal, Combat Rubber Raiding Craft,Penanggulangan Kondisi Krisis, Infiltrasi, CQB, dan VBSS.

Dengan dilaksanakannya materi latihan tersebut, maka diharapkan adanya peningkatan kemampuan Kopaska TNI AL baik dari segi teknik, taktik perorangan, maupun tim.

” Mengingat latihan ini memiliki aspek resiko yang sangat tinggi, saya perintahkan para peserta latihan untuk melaksnakan seluruh materi latihan sesuai SOP dan rencana yang telah ditetapkan, agar kerugian baik personel maupun materiil dapat dieliminir sekecil mungkin, atau zero accident “, pungkas Pangkoarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto, diakhir sambutannya. (dispen oarmada II)
.