SBY akan Inspeksi Langsung KRI Teluk Bintuni

55
97

Kapal khusus angkut tank KRI Teluk Bintuni | Saryah M. Sitopu / Saibumi.com
Kapal khusus angkut tank KRI Teluk Bintuni | Saryah M. Sitopu / Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung – Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono ternyata menaruh perhatian besar terhadap keberadaan kapal khusus angkut tank KRI Teluk Bintuni buatan PT Daya Radar Utama (DRU) Lampung. Hal tersebut Saibumi.com simpulkan dari penjelasan dua anggota Satgas Letkol Haris Punomo (40) dan Mayor Yan Saragih (35).

“Bapak Presiden memang sudah memprogramkan untuk sistem pertahanan dan keamanan negara kita menggunakan produk asli buatan dalam negeri. Juga dengan memakai bahan-bahan yang dihasilkan oleh negara kita sendiri. Jadi, dengan selesainya KRI Teluk Bintuni ini sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden,” kata Letkol Haris Punomo.

Lebih lanjut Mayor Yan Saragih mengatakan KRI Teluk Bintuni sudah dijadwalkan meninggalkan galangan kapal PT DRU Lampung yang berada di KM 12 Srengsem Panjang pada 25 September 2014. “Rencana berangkat malam dari galangan kapal PT DRU Lampung. Menuju Jakarta dahulu. Soalnya Bapak Presiden SBY mau melihat langsung dulu kapal ini. Mau diinspeksi dulu. Kemudian tanggal 28 September 2014 dijadwalkan untuk dimuat 10 tank Leopard. Baru berangkat ke Surabaya. Jadi kapal dalam kondisi full loaded menuju Surabaya,” jelas Yan Saragih rinci.

Disebut full loaded karena keberadaan sepuluh tank jenis Leopard milik Angkatan Darat yang didatangkan dari Jerman tersebut menambah sistem persenjataan yang sudah dipasang saat KRI Teluk Bintuni meninggalkan Lampung.

Saat HUT TNI 7 Oktober 2014 (seharusnya pada 5 Oktober 2014, hanya karena tahun ini bertepatan dengan Perayaan Idul Adha, acara HUT TNI dimundurkan), KRI Teluk Bintuni menjadi maskot dalam parade kapal perang yang akan melintas didepan Presiden SBY dan tamu-tamu besar lainnya. “Setiap kapal perang itu ada hirarkinya. Kapal perang ini akan jadi maskot untuk kapal pertahanan khusus yang diproduksi oleh dalam negeri. Nah, sebelum ikut dalam parade, KRI Teluk Bintuni dan para ABK dijadwalkan ikut latihan membentuk formasi yang akan ditampilkan saat parade didepan Presiden SBY,” jelas Haris lagi. (www.saibumi.com)

55 KOMENTAR

    • maaf nebeng bung obet,,

      Saya punya pertanyaan TERKAIT soal sikap politik pak SBY dan DEMOKRAT di pemerintahan kedepan kok masih belum condong ke kanan atau ke kiri ya? apa mungkin pak Sby hanya akan menjadi penyeimbang di kabinet karen kekuatan di kabinet yang lebih kuat koalisi MERAH PUTIH . mengingat koalisi Merah Putih akan sangat kuat di kabinet ditakutkan akan menghambat program2 jokowi meskipun itu program yang bagus..

      Mohon pencerahannya para sesepuh..

  1. Tgl 5 sep udah launching setelah sertifikasi tim LR dari inggris .. tim pengawas nya dari inggris .. ( garuda militer ) .. kapal yg hebat dibuat swasta .. udah pesan 3 tp pt pal malah belum rampung .. ini kapal yg ke 3 padahal .. yg 1 dan ke 2 masih proses pembuatan di BUMN

  2. Mantap nih kapal, ayo Indonesia perbanyak kapa perang, termasuk LST dan LPD, selain utk keperluan militer, kalo kita bisa bikin kapal perang (LST/LPD contohnya) kan bisa juga buat bisnis, jadi misalkan nanti kita bisa bikin tank, trus dibeli sama negara lain kan bisa sekalian ditawarin nih kapal buat ngangkutnya, hehe

    Mantap !!

  3. Met pagi warjager.. sdh ngopi,Sarapan dr orang tercinta belum? Utamakan keselamatan bg yg dlm perjalanan.

    @Arjuna, molor dr date line krn ada Mainan khusus yg di pasang
    Tentu sdh lolos uji kelaikan,kemampuan di laut krn apa gunanya 2 pamen disna.

    @bung akung
    Tau juga “548′ ga sekalian minta 201,202,203 nya?

    Kado ultah utk Bapak adalah “From Russia with Huge Love” hehehe..

    #pokoke apa yg di muat dsni bakal kenyataan bahkan sdh main air, main di awan & fitnes trs di biak

  4. Sebenarnya masih bingung dengan lst ini. Jika memang peruntukannya buat ngangkut si leo knp pake rampdoor depan ya. Dan knp daya angkutnya cuma 10 tank saja.
    Lha untuk pasukan pendukung alias pasukan pendukungnya gimana nasibnya?
    Apakah ada wacana untuk membuat lpd yang tonasenya lebih besar daripada makasar class
    #colek bung jalo