Mar 252014
 

image courtesy: livefistdefence

Persaingan antara Typhoon dan Rafale sudah dimulai jauh sebelum ke dua pesawat tersebut memasuki lini produksi. Persaingan ini dimulai ketika terjadi perbedaan pendapat mengenai design dan perancis keluar dari program pesawat tempur Eropa dan memproduksi pesawat tempur sendiri yang menghasilkan Rafale. Sementara negara lainnya (Jerman, Inggris, Italia, Spanyol) melanjutkan program bersama yang kemudian menelurkan Euro Fighter Typhoon.

Area di mana Typhoon dengan jelas mengungguli Rafale adalah pada kemampuan daya dorong. Hingga saat ini Dassault tidak memberikan penjelasan mengapa menggunakan mesin yang dipandang kurang kuat pada pesawat tempur generasi 4+ mereka. Dassault sendiri menyatakan bahwa mereka sedang berupaya untuk mengganti mesin lama dengan mesin baru yang lebih kuat. Walau demikian, Thrust berbanding rasio berat dari Rafale dengan mesin lamanya relatif sama jika dibandingkan Euro Fighter Typhoon, malah Rafale memiliki kapasitas yang lebih besar dalam hal take off load.

Rafale juga jauh lebih efisien terhadap bahan bakar, tapi mesin EJ200 Typhoon mampu mempertahankan dayanya dalam kecepatan tinggi, memberikan Typhoon akselerasi superior pasca 1.5 Mach. Meskipun mesin M88 Rafale dapat berfungsi baik dalam aliran udara terbatas pada high altitude, pesawat akan kehilangan tenaga yang membatasi Rafale pada kecepatan 1,8-1,9 Mach saja, sedangkan Typhoon tetap bertenaga melewati kecepatan 2 Mach.

Perbandingan EF Typhoon dan Rafale. image picstopin.com

Mantan komandan tim Red Arrows (team aerobatic AU Inggris) – Peter Collins – menyatakan Rafale sebagai “pesawat tempur par excellence”. Dia menambahkan bahwa menganggap Rafale sebagai pesawat tempur terbaik dan terlengkap yang pernah dia piloti. Dia menyimpulkan bahwa jika ia harus pergi ke pertempuran, pada misi apapun, melawan siapa pun, dia akan tanpa ragu memilih Rafale.

Seperti yang telah disebut dalam artikel yang lalu, bahkan F-22 Raptor yang merupakan pesawat tempur generasi kelima nyaris tidak bisa melakukan apa pun untuk “menjinakkan” Rafale pada latihan yang dilakukan di UEA. Menurut informasi Jean-Marc Tanguy, seorang wartawan bidang pertahanan, neraca perbandingan bisa dilihat pada hasil score latihan:

Dogfighting (dengan kinerja sistem senjata Rafale sengaja diturunkan):
FAF Rafale vs RAF Typhoon: 4-0

Dogfighting dengan pengurangan lebih lanjut sistem senjata Rafale:
FAF Rafale vs RAF Typhoon: 3 – 1

Score akhir (kedua scenario diatas Rafale tidak menggunakan sistem senjata lengkap):
FAF Rafale vs RAF Typhoon: 7 – 1

Namun, peringkat akhir latihan yang diikuti berbagai pesawat lain tersebut adalah:

1.F-35 = 6.97

2.RAFALE = 6.95

3.Eurofighter = 5.83

4.F-16 Block 60 = 5.80

( Sumber : airforces.frtheworldreporter ) 

Video pertarungan Rafale “menembak” jatuh F-22 Raptor bisa dilihat pada artikel sebelumnya di sini

 

 

Bagikan :

  302 Responses to “Score : Typhoon 1 – 7 Rafale”

  1.  

    Pertamaxxx

  2.  

    pertamax

  3.  

    Pertamax….!!!!

  4.  

    Jiah… Telat mau balapan sama bung NYD ???=D??/`.? ..?H?:)..?H??=))?

  5.  

    five 😀

  6.  

    Lumayan nominasi 10 besar lg ;-p

  7.  

    Wow keren…..jd cinta ma rafale

  8.  

    Pertamax dlm analisa sayang da ngantuk jadi ringkas aja dan dgn bahasa yang gampang

    Membandingkan antara pesawat tempur modern itu bisa dilihat dari:
    Performa,,
    karena berkaitan dengan pertempuran air-to-air dimana suatu pesawat lebih cepat bergeraknya karena akan mendapatkan posisi yang menguntungkan untuk mengejar dan evanding manuver dari sergapan pespur maupun rudal lawan
    Untuk itu dilhat lebar sayap dan daya dorong mesin dan pengaturan gas buangnya (TVC) ,tenaga mesin yg besar akan mempengaruhi Manuver Tempur Udara/ACM (Air Combat Maneuvers).

    Super Cruise
    kemampuan ini berkaitan dengan penggunaan after burner dimana memungkinkan pesawat untuk bertempur dalam jangka waktu yang lama,
    mempunyai kemampuan supercruise tanpa after burner akan lebih menghemat BBM

    Kemampuan Siluman
    Dimana suatu pespur mampu memperkecil RCS nya

    Avionik
    Avionik berkaitan dengan hidup dan matinya seorang pilot
    Avionik berkaitan dengan keunggulan radar,,sensor seperti pasif radar detektor infra-merah IRST serta kemampuan radar jamming.EW system dan sensor senjata,

    dan yg terakhir Harga,Kesedian sucad dan Service
    Ini berkaitan dengan readynes dan kepastian dalam jangka berapa lama pepsur tersebut bisa terus terbang dan beroperasi
    Kadang kita hanya berpacu pada keunggulan “Dog Fight” dan BVR saja tetapi lupa sistem penunjang dari pespur untuk bisa beroperasi lama dalam perang berlarut.

    Sebenarnya Typhon kita juga ditawari untuk diakuisisi mengambil jatah dari Lutwafe AU Jerman ,tetapi mungkin dipertimbangkan kembali karena tawaran rafale sudah masuk

    Rafale airframenya lebih kecil sedikit dari Typhon dan harusnya konfigurasi canard typhon yg didekat hidung lebih membantu manuverbility dari pada canard Rafale yang didekat sayap karena tugas TVC diemban oleh canard pada masing masing pesawat delta
    Airintake typhon memakai adjustable air intake yang bisa membuka dan menutup untuk keperluan jumlah udara yg dibutuhkan mesin
    Desain dan canopy gelembung typhon juga lebih maju daripada rafale dan daya dorong mesin typhon juga lebih gahar ,
    Rafale menang diharga dan biaya terbang perjam (operasional) dan biaya perawatan lebih murah dibanding typhon yg seperti pesawat produk inggris lainnya yang terkenal mahal

    Jad pertanyaan nya mengapa diskore diatas rafale bisa lebih unggul? mungkin kembali karena faktor Man behind the gun
    Segitu aja analisa ngawurnya besok dilanjut lagi ,,,da ngantuk
    adiu out

    •  

      Selamat pagi bung. Untuk komparasi radar,ecm sama rudal mana yg lebih unggul.?

      •  

        @nara : pagi bung, terlepas dari sisi kerawanan embargo atau sucad..apa sebenarnya yang menjadi point penting dari TNI AU selaku calon user dari jin rafa, hal utama apa sih yang menjadikan mereka kesengsem dengan jin rafa..mungkin saja benar dengan pendapat bung satrio diatas, bahwa bisa saja skor rafale lebih unggul dari thypoon karena “man behind gun”…salam

        •  

          1.ouchh fitur DVI ini yang saya baru tau bung…TNI AU sebagai user tentu memilih kemudahan ya (user friendly) , bukan hanya sekedar kinerja saja..

          2.selama semua ini 100% untuk kemajuan IFX pasti para pemegang kebijakan dan user akan sangat bersemangat untuk fokus kesana..semoga tidak ada aral melintang.

          nahh..yang belum soal simulator ini..


          Makasih bung…salam.

      •  

        Salam kenal bung @ Nara, saya punya satu pertannyaan yang masih mengganggu dalam benak saya bung. Jika memang sang Jin Rafa sudah diakuisisi, bagaimana dengan kesiapan SDM dari user ( TNI AU) kita apakah sudah menguasai dan mencukupi dalam segi jumlah pilot tempur. Sedangkan gak cuma Rafale aja yang dibeli, belum lagi SU-35, Gripen, & F-16 Blok 25 upgrade blok 52? Segitu aja bung, mohon pencerahannya!

        maaf OOT…

    •  

      Apa mungkin rafale cuma menang sistem avioniknya dan persenjataannya drpd typhoon ??? Tp membaca dr artikel rafale mesinnya dan manuvernya payah juga ya

    •  

      Om@Satrio..di berbagai artikel & Opini..kita sering mendengar kata SUCAD..sya yakin diantara kita dsni msh ada yg asing dgn kta itu & apa sbnrnya SUCAD itu.?

      Mohon bntu di jelaskan apa sih yg di mksd dgn SUCAD itu & apa fungsi nya.. Maaf jika merepotkan.

      Sahabat2 yg lain yg mengerti jg blh membantu menerangkan.. Terimakasih sblm nya.

      •  

        Suku cadang..sparepart

        •  

          hahaha, maaf bung de ka, jadi pengen ketawa… 🙂

          •  

            wkwkwkwkwk ikut ketawa juga gan …..

          •  

            eeh.. jangan gitu lho bung sas..
            saya yakin warjag juga ga semua tau apa itu “sonora” dan “sonotan”

            hayo.. bung sas tau ga?
            🙂

          •  

            Saya juga ghitu bung, ini forum pertama kali saya ikutin dan saya bingung dengan istilah2 kayak Sucad, IMHO, CMIWW, sonora, sonotan, teori janda, dll…

            Tapi gaya2an ngerti kalau nulis ikut2 dibelakangnya tulis IMHO padahal kagak ngerti artinya… hahahahahaha, maaf OOT (tuh kan ini aja gw gak ngerti artinya, hehehehehe)

          •  

            @zod, nggak pa pa lah sedikit ketawa,toh udah ada yg jelasin, cuma ngebayangin aja saat baca banyak artikel sambil bertanya2 sucad tuh barang canggih model apa?

          •  

            Aseeemmm…ha ha ha.. Tak kirain itu slh 1 bagian tertentu dr pespur..ternyata singkatan tho..

            Tp mending ditanyakan klo gk ngerti kan..drpd sok2 an ngerti..pke ngeyel pulak..ha ha ha..

          •  

            Kan sudah ada kamus ala warjag
            minta admintnya aja ditaruh dicontac atau di kolom about
            biar sewaktu waktu awarjager bisa update dan bagi warjager lain bisa membacanya

          •  

            kelihatannya kalo ada istilah teknis atau asing dalam artikel harus dikasih arti atau padanan kata atau bahkan keterangan di bawahnya 💡

          •  

            @Jalo,
            Sucad=Suku Cadang
            IMHO=In My Humble Opinion
            IMO=In My Opinion=menurut pendapat saya
            CMIIW=Correct Me If I’m Wrong
            OOT=Out Of Topic
            LOL=Laughing Out Loud (tertawa ngakak)
            GBU=God Bless You
            BTW=By The Way (ngomong-ngomong)
            OTW=On The Way=dalam perjalanan
            FYI=For Your Information=untuk informasi
            AKA=also known as=alias
            ASAP=As Soon As Possible=secepat mungkin
            THX=thanks=terimakasih
            GBU=God Bless yoU
            AFAIK=As Far As I Know=sejauh yg saya tau
            ETA=Estimated Time of Arrival (waktu perkiraan kedatangan)

            sonora=sonoan utara, istilah lain untuk menyebut Malaysia (pertama kali dipakai pada latihan militer TNI untuk menyebut negara musuh yang menduduki wilayah Indonesia)
            sonotan=sonoan selatan, istilah lain untuk menyebut Australia
            pespur=pesawat tempur
            kapur=kapal tempur
            kaprang=kapal perang
            rudal=peluru kendali

            pernika=perang elektronika
            EW=Electronic Warfare=pernika
            ECM =Electronic Counter Measure (kegiatan untuk menyadap, menipu dan menyesatkan serta mengganggu lawan dengan menggunakan sistem elektronika)
            Jamming=kegiatan merusak sinyal lawan yg dilakukan pd semua sistem elektronika termasuk sistem komunikasi, sistem kendali tembak, sistem senjata, sistem informasi, sistem penginderaan, sistem Radar, infra red, elektro optikal dan sonar

            ESM=Electronic Support Measure (kegiatan untuk memperoleh data/parameter signal elektronik beserta analisanya)
            Elint=Electronic Inteligence
            Comint=Communication Inteligence
            Sigint=Signal Inteligence=penyadapan sinyal/intersepsi sinyal
            Humint=Human Inteligence (Humint Activities)

            Radar=Radio Detection and Ranging
            IFF=Identification Friend and Foe, radar untuk mendeteksi lawan atau kawan
            Sonar=Sound Navigation and Ranging
            IR=Infra Red
            EO=Electro Optical

            nubika=(serangan)nuklir, biologi & kimia
            helo=copter=helikopter
            coin=counter insurgency=anti gerilya
            cas=close air support=dukungan (serangan) udara
            recon=reconnaissance=pengintaian
            nuke=nuclear=nuklir

          •  

            Thanks Bang Ed, lengkap banget…
            Ijin copas di notepad ya… 🙂

          •  

            saya nyumbang satu bung @Jalo, GPU, Gosok Pijat Urut

          •  

            @Bang Ed nambahin:
            bingo = bensin abis tinggal cadangan pulang/balik/kabur!
            winchester = amunisi habis (tinggal helm utk dilempar ke lawan he he).

        •  

          😀 😀 baru bung satrio mau jawab

          SUCAD itu SUSU Cadangan… 😀

          cuma canda
          maaf cucu lancang

      •  

        @Bang ED..terima ksh atas penjelasan soal singkatan…saya sebagai SR jd merasa terbantu

    •  

      bung satrio..
      klo ga “ngecap”dan benar adanya rafale nampak lebih superior dibanding pespur sekelasnya dan bahkan mampu mengimbangi F 35….kesimpulan pilih rafale

    •  

      Bung satrio maaf nih mau nanya tp oot.. karna saya liat bung paham jg ttg spesifikasi teknis pesawat… ssaya suka heran terhadap keberadaan sayap pd sebuah pesawat terbang.. ada yang terletak di atas bdn pesawat seperti cn 235 atau sejenisnya dgn sayap yg terletak di tengah badan pesawat seperti pesawat komersial boeing yg menjadi pertanyaan saya kelebihan dan kekurangan dri desain atau funggsi tersebut apa? Maaf ya bung oot, lg belajar ttg dunia militer semacem ini

      •  

        Sebelumnya membahas dasar dulu ya kenapa pesawat bisa terbang 😀

        Kegunaan sayap pada pesawat adalah untuk membuat perbedaan kecepatan angin di atas badan pesawat dan di bawah badan pesawat. Kecepatan angin di atas badan pesawat lebih cepat daripada kecepatan angin di bawah. Pesawat pada saat terbang akan menghadapi beberapa hambatan, diantaranya hambatan udara, hambatan karena berat badan pesawat itu sendiri, dan hambatan pada saat menabrak awan.

        Oleh karena itu, pesawat terbang dirancang sedemikian rupa sehingga hambatan udaranya sekecil mungkin.

        Selama penerbangan, ada empat gaya yang bekerja. Pertama, yaitu gaya angkat atau gaya ke atas. Kedua, gaya berat atau gaya ke bawah. Ketiga, gaya maju/ gaya dorong. Dan keempat, gaya ke belakang/ gaya hambatan. Nah, gaya angkat dan gaya maju/ gaya dorong merupakan gaya kunci untuk penerbangan. Kedua gaya itu diperhitungkan untuk mengatasi gaya berat dan gaya ke belakang/ gaya hambatan. Gaya maju ini menarik pesawat ke arah depan. Gaya maju ini diperoleh dari putaran baling-baling mesin atau dorongan mesin jet. Nah, karena adanya gaya-gaya ini akhirnya pesawat dapat terbang

        Kenapa ada sayap diatas dan ada dibawah body pesawat ?
        Pesawat dengan sayap di atas atau biasa diistilahkan high wing rata-rata digunakan sebagai pesawat tranportasi barang-barang berat dan kargo. Kita bisa tahu pesawat ini fungsi sehari2nya selain untuk mobilisasi penumpang, juga untuk mobilisasi logistik yang dapat berupa kargo, kontainer kecil, mobil, truk, panser, hingga tank. Tentu dibutuhkan kemampuan mengangkat beban2 ini.

        Letak sayap yang di atas dan tidak terganggu interferensi struktur dan alirannya oleh badan / bodi / fuselage pesawat. Gaya angkat yang dihasilkan menjadi lebih besar dibandingkan dengan konfigurasi sayap di tengah maupun di bawah.

        TETAPI desain High wing ini memiliki kelemahan, terutama untuk memasang mesin (engine) pesawat. Mesin pesawat merupakan komponen yang cukup berat, karena bahannya jauh lebih tinggi massa jenisnya dibanding strukutur pesawat sendiri.
        Dengan bobot yang lumayan ini, mesin digunakan untuk melawan defleksi / lendutan yang terjadi pada sayap pada saat pesawat sedang terbang karena adanya gaya angkat ke atas. Karena mesin dipasang di sayap, maka pemasangan engine pada pesawat bertipe high wing sedikit lebih repot dibanding tipe lainnya karena letaknya yang cukup tinggi.

        Maaf hanya jawaban tukang warnet banyak ngawurnya

        •  

          mumpung sedang bahas teori, saya juga pengen ikutan tanya bung satrio. saya sempet dengar jenis kabin pesawat angkut ada dua jenis. pressurized cabin dan unpressurized cabin. kenapa mesti dibedakan ya? apa beda fungsi dari keduanya? terima kasih sebelumnya.

          •  

            coba bantu, unpressurized cabin artinya pilot atau crew pesawat harus menggunakan alat bantu pernafasan jika sudah mencapai ketinggian tertentu. pressurized ga usah karena tekanan udara dalam cabin sudah stabil

          •  

            @Bung vans
            Dengan bahasa gampang aja ya
            Kabin Tekanan (cabin pressurization) adalah hal penting untuk ketinggian diatas 10.000 kaki (3,000 m) diatas permukaan laut untuk melindungi kru pesawat dan penumpang dari risiko beberapa masalah psikologis yang diakibatkan oleh tekanan udara yg rendah pada ketinggian tersebut,
            Hal ini juga untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

            Masalah psikologis utama adalah sebagai berikut :

            Hypoksia
            Mabuk ketinggian (altitude sicknes)
            Mabuk pengurangan tekanan (Decompression sickness.)
            Barotrauma

            Udara bertekanan juga dibutuhkan untuk ruang kargo untuk mencegah barang yang sensitif terhadap tekanan sehingga bisa membuat barang tersebut bocor , melar , meledak atau hancur karena perbedaan tekanan.
            IMHO

          •  

            bung Satrio pengajar ya? telaten sekali 😀 keterangan selalu jelas dan lengkap

        •  

          mungkin lebih tepat;
          Kegunaan sayap pada pesawat adalah untuk membuat perbedaan kecepatan angin di atas SAYAP pesawat dan di bawah SAYAP pesawat (akibat profil sayap). Kecepatan angin di atas SAYAP pesawat lebih cepat daripada kecepatan angin di bawah sayap, sehingga tekanan udara di bawah sayap lebih tinggi dan menciptakan gaya angkat/lift (prinsip Bernoulli).

          Boeing bersayap rendah ( conventional jetliner configuration, with a low-mounted wing, a high-bypass turbofan on a pylon under each wing).

          •  

            rancangan f-1 lama pernah menggunakan bentuk profil sayap pesawat terbalik (inverted) untuk menciptakan ground effect / menekan mobil ke bawah, sehingga lebih mantap di tikungan

        •  

          maaf penjual pulsa ikut.

          nambahin juga dari saya bung satrio…

          design pesawat khususnya pada sayap juga mempengaruhi pada sejauh mana pesawat tersebut bisa menghindari radar. hal ini kalau tidak salah terjadi pada pembuatan pespur china yang membahas tentang sayap.CMIIW

          maaf cucu lancang

    •  

      Trims bung satrio utk analisa yg mudah dimengerti orang awam spt saya.
      Share aja:
      harusnya konfigurasi canard typhon yg didekat hidung lebih membantu manuverbility dari pada canard Rafale yang didekat sayap
      —————–
      Kalau dari pengamatan sekilas, saya lihat utk manuver pada ketinggian rendah rafale lebih unggul, pilotnya dfapat dengan mudah “mnenekuk-nekuk” pesawat, tapi eurofighter tampaknya mempunyai mesin yang sangat2 kuat karena mampu langsung menanjak vertikal setelah tinggal landas sama atau hampir menyamai F-22

    •  

      @bung satrio dlm point supercruise itu ada kalimat penggunaan afterburner.. maksudnya apa y bung? Apakah semacam NOS di pespur gitu?

      •  

        @bung Adry
        After burner atau Pembakaran ulang digunakan untuk menambah daya dorong mesin untuk mencapai kecepatan supercruise /supersonic
        After burner merupakan additional component pada mesin jet
        Cara kerjanya menyuntikkan bahan bakar tambahan ke dalam pipa jet hilir setelah turbin.
        Keuntungan dari afterburning secara signifikan meningkat daya dorong,
        Kerugiannya adalah konsumsi bahan bakar yang sangat tinggi dan inefisiensi,
        Dan hanya digunakan sesekali dan dalam waktu singkat

        bener mirip NOS dimesin mobil

  9.  

    This is atlantis!

  10.  

    Lha kok Rafale gak payu ya? 😀
    Faktor politik? Lha kok guedhe banget “dosa politik” perancis sampai sampai dagang susah.
    Padahal Rafale sudah teruji di Libya, Thyphoon cuma “teruji” di pameran pameran.
    Piye jal? 😀

  11.  

    Saya baca di referensi airforces.fr, seperti nya pemberian peringkat dimana F-35 lebih unggul dari Rafale didapat dari hasil on-paper analysis oleh Angkatan Udara nya Belanda (RNAF) pada tahun 2002. Jadi tidak berkaitan dengan exercise yang telah di lakukan di mana Rafale mendapatkan kredit yang positif atas kemampuannya. Jadi Nilai 6.97 daripada F-35 itu hanya analisis diatas kertas.

  12.  

    yg lucu klo ada artikel ttg rafale semua seakan2 bilangsetuju semua, bulan kmrn klo kita akan ambil gripen semua jg seakan2 setuju semua he he he……..
    Klo semua diambil, sy yakin mayoritas juga bilang setuju he he he……

    Siapa tau setelah ambil su35, kita juga ambil F-35 wlo cuman 1/2 skuadron, buat kita tau tehnologinya, gimana setuju apa kagak?

    •  

      ah gak jg, memang komengnya setuju semua, tapi kan yang punya komeng beda-beda….
      yang setuju gripen dulu, yang komeng A, kalo rafale sekarang yang komeng B… masa bingung seh… 🙂

    •  

      @nara : yang isunya 24 unit itu bung??

    •  

      Bung Afiq prediksi saya (Cuma prediksi lho..) tanpa adanya penawaran f-35 itu freepot pun tetap di kuasai ASU. klo gak salah/lupa saya pernah baca artikel di daratan papua barat ada sedikitnya sebelas titik yang mempunyai kandungan emas dan logam mujia lainnya sebesar yang sekarng di garap frepot bahkan malah lebih besar lagi kalau tidak salah lagi yang bilang begitu salah satu capres 2014.

    •  

      Bung Gatotkaca, saya salah satu dari yang menyetujui keduanya walau saya tidak mengetahui kebutuhan secara tehnis pihak TNI maupun politisnya. saya pribadi lebih kearah bentuk dukungan kekuatan TNI dalam mengawal NKRI. terlepas dari apa dan bagaimana, saya yakin apa yang menjadi pilihan Kemhan/TNI itu yang terbaik. saat ini TNI membutuhkan banyak Alutsista sebagai konsekuensi dibentuknya kogabwilhan dan ancaman yang tentu sudah diperkirakan oleh para pemikir kita. salam NKRI

      •  

        Makin banyak makin ribet…

        Kemarin minta teman yang kebetulan gurunya calon pilot tempur baca warjag, dan tadi dia ngomong ghini “Itu yg di diskusi banyak banget tipenya. Perlu diketahui untuk pemeliharaan satu pesawat itu tidak gampang. Calon pilot sendiri kita bawa ke ITB biar mereka ngerti mesin. Saya lebih suka jangan terlalu banyak jenis karena akan sulit pemeliharaan dan pengadaan spare. Disini pilot tempur itu sangat menyukai SU-35 tapi masalahnya anggota DPR suka yang harganya murah,”

        •  

          Emang sih kl dipikir pikir…. kan ujung ujungnya di end usernya alias TNI AU….. Kan mereka yang lebih tau sikon nya. Tapi apapun itu pilihannya…. yang penting jos gandos bung……. tetangga kita jg bakalan bingung liat pengadaan alusista kita….. keep moving aja deh…..

        •  

          he.. he.. iya bung jalo, saya mendukung keduanya maksudnya mana yang dipilih user itu yang terbaik dan tidak ngotot harus ini atau itu.
          ngomong2 bung, apakah sampai saat ini masih terjadi perdebatan antara TNI vs DPR?? kalo begitu belum fix dong apa yang ditulis diartikel bung nara maren??

          •  

            Nah itu saya harus tanya dulu sama orangnya, mudah2an dia baca lalu komen… Jadi prosedur pengadaan itu ribet bung, contoh kasus Apache kemarin, kita udah fix akusisi tapi ada masalah di keuangan dan juga harus mendapat persetujuan DPR.

            Jadi sistem pengadaan itu dari user ke pimpinannya lalu ke Mabes TNI, nanti dari Mabes TNI dibentuk panitia pengadaan. Setelah ada hasil dari tim pengadaan dan user lalu diserahkan ke Mabes TNI, dari MAbes TNI dikirim ke Kemenhan lalu ada rapat bersama termasuk pengajuan proposal ke pihak produsen atau melalui G to G setelah itu dirembukin masalah harga, efek politik, manfaat, dll. Kalau sudah selesai dibawa ke DPR nah disii lobby2 lagi lalu ke Kemenkeu. Lalu nanti rapat bersama Kemenhan, Kemenkeu dan DPR baru final.

            Ribet kan, mendingan dalam negeri aja. Saya kalau ngikutin aja selalu emosi, pengadaan dalam negeri aja selalu ada masalah apalagi yg dalri luar. hehehehehe, maaf cuman opini pribadi.

          •  

            Ohh iyakurang, setelah ada hasil G to G lalu kirim tim untuk melihat kondisi barang tersebut meliput Sucad dan keuntungan seperti yang ditulis di UU No. 16 Tahun 2012

          •  

            Bung jalo..
            Kenapa setiap kali salah satu user di TNI menginginkan alutsista yg gahar selalu diributkan..?
            Tapi ketika ada dana untuk saksi di pemilu labgsung di aCc..

            Kenapa birokrasi di NKRI MACettnya justru di DPR,anggota dewan pemerintah yg dibilang tsrhormat.tapi tidak mencerminkan kinerja nya yg sll memburuk..

          •  

            Nah itu saya bingung bung Patech…
            Kalau mereka ditanya, selalu menjawab saya kan wakil rakyat… Mau beli apapun kalu menggunakan duit rakyat harus diketahui mereka… Karena mereka dipilih ama rakyat, katanya begitu…

            Kasus saksi pemilu yah mungkin karena mereka2 yg mengaku terhormat ini datangnya dari partai… Kan mereka dipilih untuk melihat masa depan partai bukan negara, (maaf opini pribadi)…

            Kasus peneliti kita yg kabur ke luar negeri juga ulah mereka… Coba baca berita tentang gimana susahnya pak Dahlan Iskan melobby mereka untuk menghidupkan kembali PT. DI dan akhirnya sekarang PT. DI berhasil mendapatkan keuntungan yg lumayan… Awalnya mereka sudah tidak mau lagi, karena takut rugi.

            Kenapa dana pengembangan N-219 harus melalui Lapan bukan PT. DI? 🙂

          •  

            Salah satunya seperti itu bung jalo.
            Bahkan ptDI kekurangan tehnisi untuk kfx.selanjutnya ingin memulangkan dari heberapa mereka untuk di rekrut kembali ke pt DI.

            Saya setuju .dengan anda bung.wakil rakyat dpr hanya inhin MEMAJUKAN PARTAI BUKAN MEMAJUKAN NEGARA sudah terbukti buanyaaakk hasil korup masuk ssebagian di partai.dan gaji mereka sebagian pula masuk di partai.
            Mereka dipilih rakyat karena mereka menyumpal rakyat dg janji dan tumpukan janji asbun.

            Salah satu bukti adalah di tucuxi yg tehnisi nya krj di usa.tp stlh di test rem nya ngeblonk.ahirnya si tehnisi tsbut plg lg ke usa.

            Dana pengembangan n219 harus melalui lapan bukan pt di.?
            Tapi setelah jadi prototype dan di produksi lapan tidak ikut campur.dan semuanya di serahkan ke pt DI. Karena lapan hanya membuat prototype saja. Dan selanjutnya stlh jadi seluruhnya di serahkan ke pt di ( maaf ngawurr bung)

          •  

            Karena kalau lewat PT. DI maka akan jadi hutang negara bukan R&D ama DPR..

            Kalau lapan kan untuk R&D, Alhamdulillah ilmuwan kita sudah mulai ngerti mengantisipasinya salah satunya konsorsium… Sperti konsorsium roket, dengan segala keterbatasan anggaran dan SDM maka kalau digabungkan Insyallah bisa menjadi suatu karya yg bermanfaat… Hehehehhe, IMO

          •  

            PT DI secara bisnis harus sehat. Kalau R&D diberikan PTDI, betul akan menjadi utang PTDI ke pemerintah. Bisa tidak sehat lagi nanti PTDI. Maka diakali dengan cara R&D nya di Lapan, karena Lapan bukan bisnis, sehingga pengeluaran risetnya boleh tidak dianggap sebagai hutang. Jadi 2 tujuan bisa dicapai dengan sekali merengkuh dayung.
            PTDI tinggal produksi pesawatnya,meski orang PTDI juga kerja dengan Lapan untuk desain dan menyiapkan sampai siap produksi.
            Ini juga belajar dari proyek N250. cmiiw.

          •  

            mohon pencerahan para sesepuh, kenapa ya N250 kok gak dilanjutin ya proyek nya kan tinggal sertifikasi trus tinggal produksi???? mohon dijawab para sesepuh. trims

          •  

            Dilanjutkan dengan seri lainnya bung..
            Sementara N-219 dulu nanti berkembang ke N-245 (adiknya), N-270 (kakaknya) dan R-80 (saudaranya)..

            Maaf kalau jawabannya ngawur, hihihihihi 🙂

          •  

            @joker klo ndak salah dulu PT DI pernah bilang bukan ndak dilanjutin N250ny tapi dikembangin lagi karena teknologiny da jaman 1990an..
            plus daya tampung penumpang juga ditambah CMIIW

          •  

            eh jawabnya barengan am om jalo xixixi

        •  

          @bung jalo
          Melihat penjelasan bung jalo di bawah, kok ribet banget ya birokrasi kita, apa gk bisa di sederhanakan, apakah ini gara2 amandement UUD45 pasca reformasi dulu. Seharusnya DPR pengawas anggaran aja gk usah terlalu terlibat jauh bgtu,yg penting ntu anggaran di gunakan bener 2 am usernya, ya waluapun harganya mahal, tapi klw user nya mau ya seharusnya di beli, emng yg mau jd joki si DPR …..klw bgtu mending gk usah ada Presiden dan kabinetnya,….

          •  

            Yah mau gimana bung, prosedurnya begitu…
            Saya kalau ngikutin pembelian aja sering emosi sendiri karena ribetnya birokrasi… Dan birokrasi tersulit ada di DPR sebagai yg mengaku mewakili rakyat dan kemenkeu… Itu belum ditambah BPK dan BPKP (untuk pembangunan)… Sabaar ya bung Al, itu kebijakan negara kita. Bukan hanya untuk alutsista, untuk ekonomi dan penelitian juga ribet.

      •  

        Terima kasih sudah dilengkapi bung Sat..
        Biarkan hoaxer berkata apa, nanti kalau barangnya datang baru dokem…
        Mereka hanya tahu kalau barang terlihat, kalau gak kelihatan gak percaya…
        hhhmmmm….

      •  

        ya ya ya di bungkus bang baksonya 1 :v
        celotehan orang desa.

    •  

      Tidak perlu diambil, kita perlu yang ada TOTnya, buat apa diambil kalau sewaktu2 in case kita tidak sejalan dengan mereka dan pesawat itu rusak, tamatlah pesawat itu, tidak ada suku cadang, mekanik dll. Percuma dibeli, lebih baik rafale dan grippen yg memberikan TOT, tapi kemampuannya bisa dihandalkan

      •  

        Yup thank@bung jalo….iya ya klw di pikir2 kapan negara kita mau jd negara maju, birokrasinya mbuuuuuulet bgni, yg urgen bgni aja msh mbulet,apa lg yg lain, …, yg cepet cuman klo korupsi ya @bung jalo

        •  

          Kalau yg cepet2 saya gak tahu loh bung Al, hihihihi 🙂
          Itu makanya kenapa kita dibilang negeri seribu prototipe…

          Yup bener bung ihsan sesuai dengan UU nomer 16 tahun 2012. tapi kenyataan F-16 dan apache kita beli juga.., tergantung muatan politisnya, 🙂

          •  

            saran saya kepada kemenhan kalau mau mengajukan pembelian alutsista ke DPR, di halaman pertama paragraf pertama dengan huruf yang lebih besar, dibolt dan di underline ada tulisan 10% fee untuk DPR. pasti tidak akan berbelit. malah proposal belum sempat dibaca langsung di iyakan. hihiihi (Maaf biar pada senyum dikit)…

    •  

      @ bung gatot.. buat saya pribadi lebih sreg kombinasi Rafale & SU-35, nanti disupport oleh IFX, F-16 upgrade, T-50 dan Hawk 109/209..
      Jujur aja, saya termasuk penggemar jet-jet prancis sejak masih mirage III. Apalagi Rafale ini kan bukan lagi multirole tapi sudah omnirole sehingga grippen mungkin tidak perlu diambil juga.
      Maaf kalo salah ya, hanya pendapat pribadi..

  13.  

    Maaf sedikit oot, kalau kita pesan begitu banyak alutsista apakah artinya kita mendekati perang, maaf kalau tidak berkenan

    •  

      menyesuaikan jumlah kogabwilhan. Kalo beli sedikit ntar anak-anak di lapangan pada rebutan, entar ada yang nangis, ngambek dsb, ya terpaksa dibeliin yang banyak… 🙂

      •  

        setuju bung , penambahan alutista dengan orientasi kogabwil menurut saya untuk meng idealkan saja, disamping efesiensi komando.CMIIW

        malah ada isunya karena over petinggi jadi dibagi menjadi kogabwil….

        tapi apapun alasan kogabwil menurut pribadi saya setuju aja…..

        cuma pendapat
        maaf cucu lancang

  14.  

    Di BUNGKUSSS…!!! Minta 100biji bang..!!! Mumpung lagi obralan nih..

  15.  

    @bung nara : Kalau boleh tau adakah info mesin versi mana yg (kalau jd di beli) bakal ditawarkan/digunakan untuk rafale indonesia, terima kasih

    •  

      Thrust vectoring itu apa bung nara?

      •  

        Yg bisa melakukan tarian cobra pugachev di S27/30 bung andry

      •  

        gampangnya (lagi) : daya dorong mesing, kekuatan semburan jet yang mendorong pesawat maju/bergerak

      •  

        @bung nara, nowy dan wehrmacht.. trims buat infonya…

      •  

        @Bung nara

        Thanks bung infonya.selama ini saya kira thrust vectoringlah yg membuat pesawat bs meliuk liuk di udara karena arah semburan gas pancar bs di rubah rubah sesuai keinginan pilot.berarti pesawat lain bisa melakukan pugachev dong bung nara?

      •  

        Rafaele dan Typhon pun bisa melakukan Pugachev cobra
        tapi ya buat apa karena bisa mengurangi umur airframe
        bagusnya memang untuk sesekali demo udara dan digunakan disaat evanding manuver disaat kritis ,,jadi tidak selalu dibuat manuver reguler
        imho

      •  

        Mantap bung satrio terimakasih

      •  

        lbh tepatnya utk melakukan maneuver frolov chakra/the kulbit tanpa takut mengalami resiko stall………he,he,he

      •  

        kyknya bung erich pernah/sering nyoba manuver tsb he he he…

      •  

        Salam kenal bung erich hartman.atau sy panggil bubi saja (panggilan kesayangan kawan2 sang Aces jerman di skadron jagdgescwader 52 grunz hertz).mengapa di sebut manubee frolov bung erich? Bukankah yg mepopulerkan patukan conra sukhoi adl victor pugachov bkn yevgeny frolov? Bukankah malah sukhoi yg diterbangkan frolov malah di sambar petir dan hrs me darat darurat di paris air show th 1989? Maaf bertanya maklum newbie…

      •  

        @ bung wehrmacht…..salam kenal juga bung, pertanyaan anda udah dijawab oleh bung nara ( no 33 ). btw frolov chakra & cobra pugachev adalah 2 maneuver yg berbeda, yg satu melakukan loop sempurna dgn sudut extremely sempit yg satunya lg melakukan climbing yg dilanjutkan reducing speed dgn sangat extreme….maaf klo ngawur…….he,he,he

      •  

        @bung erich

        Oh bgitu bung.saya pikir sama he he…tambah ilmu lg deh…

        Ngomong2 taktik tempur udara berubah drastis sejak adanua sukhoi series ya bung.manuver dasar seperti imelmann dan scissor jd seprti kuno…

      •  

        vertical scissor msh kepake dalam modern dog fight, klo utk immelman’s turn banyak mengalami pengembangan contohnya maneuver frolov chakra….dari half roll & half loop jadi one perfect loop dgn sudut sangat sempit……..kira2 begitu bung maaf klo ngawur…he,he,he

      •  

        @wermacht : nah ini bisa dijadikan bahan diskusi lanjutan sekaligus ilmu baru bung soal manuver2 pespur ini…seandainya dogfight yang sesungguhnya terjadi dalam pertempuran,pasti banyak berbagai macam manuver yang dikeluarkan..bagi saya yang awam soal “layangan” ini, apakah tiap2 jenis pespur pasti bisa melakukan semua manuver atau tidak??salam 🙂

      •  

        bung erich ini merendah saja ngomong ngawur trs….padahal he he…

        Makasih bung sdh menjelaskan pd sy yg newbie.jgn bosan ya bung…

      •  

        Waduh sy cm penggembira bung dewa kembar…newbie…gak enak sama sesepuh disini.bung satrio dan bung NYD sangat ahli membuat tulisan mudah2an aspirasi anda di dengar mereka he he…sy ikut nonton di pojokan ajah sambil ngunyah kacang…

        •  

          waalah.. saya bukan ahli 😀 cuma tukang jahit (pinjam istilah bung Satrio). Silahkan jika mau kirim artikel bung, bisa dikirim ke email yang punya warung di contact.

      •  

        Mak’nyos…… cuman sayang…. aku yang tinggal di mks lom pernah liat aksi manuvernya shukoi….. padahal pengen banget liatnya….. biasanya liat kl cuman dah selesai latihan dan mo landing…. pagi biasanya dateng 3 biji… muter muter nunggu antrian landing…. hehehhehehehehe….. bung erich… aku bangga dengan pilot pilot tempur indonesia……

      •  

        oh ya bung erich…. ini nih mo nanya dikit… kl dah mo landing…. suaranya keras banget tuh…. minta tolong dong…. gas nya di pelanin dikit lah…. biar suaranya gak terlalu kenceng….. hehehehehe…. 🙂 kebetulan aku tinggalnya di seputaran btp bung…. maaf ya bung erich…. 🙂

      •  

        @now : waduh bung now…saya lebih nubie dan lugu lagi..ini sengaja mancing aja supaya referensi manuver “tukang layangan” keluar, maklum pesawat bisa meliuk2 seperti itu kan karena jokinya.. 🙂
        saya nunggu komentar dari senior2 sambil makan gorengan saja 🙂

  16.  

    kelemahan raffale pada sistem radar.

  17.  

    kelemahan raffale pada sistem radar dan mesin.

  18.  

    pernah tertembak jatuh nggak?

  19.  

  20.  

    Bukannya yang dulu ketembak di Libya Rafale ya?!

  21.  

    wa’alaikumsalam , terima kasih koreksi dan informasi tambahannya bung @Nara

  22.  

    TES’t….

  23.  

    Ini yg ane tunggu2….

  24.  

    Nah lo!! Akuisisi 72 unit jadi terasa kurang.. potensi ancamannya : singo 12-15 ska, ausit 10 ska malay 5 ska, Asu 20-15 ska ++ Uk. maka benar menurut pemerhati pertahanan Andi Wiyanto mengatakan kita butuh 50-60 Ska pespur untuk menjaga dan mempertahankan RI. Apa pendapat Bung Nara dan warjager semua??

    •  

      kalau analisanya membandingkan 1 kogabwil dengan 1 negara sonora jelas, jumlah skuadron kita jauh dari kurang. TNI kemungkinan bisa menerapkan strategi lainnya utk mengcover kelemahan kita spt pengadaan 100 roket untuk perisai udara kita di seluruh pulau kita. Untuk kondisi ini, negara2 sonoro hrs berpikir dua kali utk menyerang kita.

    •  

      betul buat bung ihsan
      jngn berfikir 1 pesawat lawan 1 pesawat
      kan msh ada sarana lain yaitu SAM serta roket
      singapur misal gk akan berkutik jika 100 roket mengarah kesana bung

      *its my opinion

  25.  

    @bung nara, satrio, nowy maaf nih cm mau nanya fungsi canard di pespur itu apa? Dan di rafale seperti ada tonjolan pipa di atas hidung pesawat itu fungsi’y sbgai apa? Utk air refuelling kah?klo memang utk itu knp di thyphoon atau sukhoi ga ada ya? Maaf org awam

    •  

      gampangnya canard itu adalah sayap kecil di depan sayap utama, fungsinya untuk aerodinamik membantu fungsi sayap dalam berbagai kegunaan sayap (daya angkat, stability dll)

    •  

      Penggunaan canard pada pesawat bersayap delta (delta canard configuration) buat stabilisasi dan membantu kelincahan manuverbility
      Canards pesawat Rafale yang diletakan dekat sayap dikatakan kurang membantu meningkatkan performa namun konfigurasi tersebut hanya mengurangi rintangan ,serta membantu pesawat mencapai kecepatan Mach 2 pada altitude rendah

      Sedangkan pemakaian canard yang dipakai di pesawat non delta seperti pada sukhoi MKI dan MKM
      tujuannya untuk menambah daya angkat beban radar seperti pada Su-30MKI dan SU 30 MKM karena kelincahannya sudah didukung oleh penggunaan TVC pada kedua pesawat tersebut,

      Tetapi penggunaan canard ada sisi buruknya yaitu RCS (Radar Cross Section) pesawat makin besar,ibaratnya dari jauh pesawat yg memakai canard tertangkap radar lebih besar daripada yang tidak memakai canard

      Maka dari itu Su-35 versi awal itu tanpa memakai TVC dengan canard mampu menandingi manuver Su-35 yang memakai TVC.
      Akhirnya Russia mengambil keputusan untuk menggunakan Su-35 ber TVC tanpa canard karena alasan RCS (Radar Cross Section).

      Pesawat pesawat “stealth” amerika seperti F-35 dan F-22 itu tanpa menggunakan canard untuk mengurangi RCS
      Maaf analisa ngawur saja

    •  

      Mumpung ada bung nara skalian mau nanya.. maaf bung klo oot, saya suka melihat ada desain pesawat yg letak’y di atas bdn pesawat spt cn235 dgn pesawat yg sayap’y terletak di tengah bdn pesawat spt pd pesawat komersial buatan boeing… yg saya mau tanyakan kelebihan dan kekurangan dri desain dan fungsi tsb apa?

      •  

        Desain sayap yg terletak diatas bdn pesawat dgn sayap yg terletak di tengah bdn pesawat

        •  

          Kalo gak salah, desain diatas badan, keuntungannya adalah lebih stabil pada kecepatan rendah, dengan daya angkut yang lebih besar dibanding ditengah badan, tapi kelemahannya kurang lincah manuver, juga lebih boros. Maka pesawat jet komersial tidak pake desain sayap atas. Kalo pesawat jet militer seperti ilyushin dan antonov mrya pake desain sayap atas untuk mencapai max. payload pada kecepatan rendah sehingga tidak butuh landasan yang panjang.

  26.  

    Buat bung bung sekalian…. ane ada pertanyaan menggelitik nih…. mungkin di rasa konyol jg tapi gak pp… cuman mo minta pendapat aja ama bung yang laen….. knapa kok pilot pilot pesawat tempur itu rata rata pangkatnya perwira semua…. kan sayang tuh kalo ade apa apa…… knapa gak di godok yang pangkat sersan juga ya jadi pilot pespur….. hehehehehe….. 🙂

    •  

      😀 pilot itu posisi yang membutuhkan level kemampuan keahlian tinggi, tidak hanya skill tapi juga kemampuan strategi dan pengambilan keputusan. cmiiw pangkat pilot tempur dimulai dengan Lenan dua, 3 kali naik pangkat saja sudah Mayor

      •  

        Hehehehehe…. itu dia bung yang agak mengganjal di otak saya…. apa yang punya pangkat sersan gak bisa dibekali dengan ilmu seperti yang pangkat perwira jadinya kan bisa cetak pilot banyak banyak…. tapi temen ane yang di AU (satu jurusan n fakultas ane dulu dari arsitek) lebih milih mundur dari perekrutan pilot pespur…. katanya lebih ganas lagi latihannya…. soal kenaikan pangkat lebih cepet yang di luar pilot pespur meski seangkatan katanya…. 🙂

    •  

      @Bung MasterPoker119 Kalo Tamtama s/d Bintara biasa nya untuk di bagian ground creew

      Nah kalo sopir pesawat tempur selain harus Pintar dengan IQ diatas rata2, tetapi juga harus memiliki kontrol emosi yg baik.

      Walaupun ada beberapa kasus ada seorang bintara mampu menjadi pilot pesawat, tapi bukan pilot pesawat tempur, misal helikopter atau pesawat angkut.

      Dan pastinya semua standar di dunia militer untuk sopir pesawat tempur diwajibkan seorang perwira lulusan Akademi Militer Udara “Spesialis pesawat tempur”

      Mudah-mudah’an bener penjelasan saya.

      Salam damai dan tetap Bersatu.

      •  

        ya ya ya…. ic bung UpilIpin… 🙂 tapi emang kenyataannya sih gt di lapangan… yang tamtama dan bintara gak terlalu pusingin soal teknologi tinggi…. padahal kl mao di pikir…. otak mereka kalo diasah bakalan tajem juga tuh….. cuman karena peruntukannya ya gak memungkinkan jadinya mereka ditempatkan di ground creew aja…..

        •  

          Tapi Secanggih apapun pesawat yang kita miliki dan sehebat apapun sopir pesawat nya, tanpa ada dukungan dan support dari ground creew yang baik. tidak mungkin keamanan negara ini terjaga dengan baik.

          Ketangguhan dan kehebatan ground creew negara kita sudah diakui kehebatannya oleh produsen negara “USA & Inggris” yg mengembargo sparepart pesawat kita.

          Mereka berasumsi bahwa beberapa pesawat F-16 “10 Unit (2 jatuh)” tidak akan terbang pada tahun 2000, kenyataan nya 6 unit masih mampu terbang bahkan 2 unit dapat mengintercept F-18 USAF di atas bawean.

          Full HOAX Stories

          Salam damai dan tetap bersatu

      •  

        Perekutan itu kan ada silsilahnya calon tamtama,calon bintara,dan calon perwira
        Seleksi awal itu sudah mengelompokan tingkat kecerdasan calon rekutan
        Bila seorang mampu menjadi perwira maka akan terseleksi dan diterima di calon perwira di akademi militer
        Biasanya sih yang tidak tertampung di seleksi calon perwira masuk lagi ke perekutan calon bintara, kecuali seseorang sudah menyadari akan kemampuannya maka hanya mampu mendaftar ke calon bintara,
        Tetapi bagi lulusan bintara sepuluh besar terbaik diberi kesempatan untuk ikut perekutan akademi militer.

        Dilain itu ada perekutan perwira melalui jalur Secapa dari bintara senior yang mempunyai gelar S1,,dan perekutan perwira dari lulusan S1 yang dulu istilahnya Wamil/Prajurit Karier (yang sekarang apa namanya saya tidak tahu,)
        TNI membutuhkan semua sarjana dari berbagai bidang ilmu untuk melengkapi tenaga ahli disemua satuan kerja nya /Korps nya

        Memang karier militernya para perwira yang direkut dari berbagai sistim perekutan itu yang pasti menonjol adalah lulusan akademi militer,sedangkan lulusan AKMIL udara pun masih diseleseksi lagi siapa yang berpotensi menjadi pilot pepsur,pilot pesawat angkut,pilot helikopter, Paskhas atau korps lainnya.
        Jadi menjadi pilot pespur adalah hasil seleksi yang berjenjang,,memilih yang terbaik dari yang terbaik,Cmiiw

        maaf kalau ngawur analisanya

      •  

        nambahi moga2 benar :

        CALON PILOT TEMPUR MISAL PILOT F-16

        1. Harus sehat—termasuk tanpa gigi berlubang dan mata minus—prestasi akademik calon pilot tempur semacam F-16 harus unggul juga. Setelah lulus tentunya dengan nilai memuaskan dari Akademi Angkatan Udara, tahap berikutnya adalah Sekolah Penerbang. Hanya 5-10 lulusan terbaik Sekolah Penerbang yang boleh menjadi pilot pesawat tempur. Dari lulusan terbaik itu, biasanya tiap tahun peringkat pertama dan kedua masuk ke Skuadron 3 untuk dilatih menjadi pilot F-16, Masuk kawah candradimuka.

        2. Belajar, Hari-hari para calon pilot ini memang dipenuhi belajar dan bekerja keras. Pengetahuan awal yang harus dikuasai seorang pilot F-16 adalah karakteristik mesin pesawat yang akan ia gunakan. Setelah itu baru ilmu perang, manuver, dan hal-hal yang menyertainya, seperti penggunaan bahan bakar hingga faktor legal., serta hukum internasional.
        3. Belajar dulu simulator pesawat tempur tsb, membutuhkan waktu berbulan-bulan berlatih dengan simulator.
        4. Lulus tahap berikutnya pilot transisi sudah layak terbang dengan F-16 B/ tandem
        5. Tahap membanggakan selanjutnya adalah saat sudah boleh terbang solo dengan F-16 A Tradisinya, telur akan dipecahkan di kepalanya setelah itu dia diguyur ramai-ramai. Butuh waktu bertahun-tahun untuk menjadi wingman hingga element leader, flight leader, instruktur penerbang, dan pilot tes yang masing-masing memiliki kemampuan untuk memimpin sejumlah pesawat

        •  

          bagi warjagers yang dalam usia ideal untuk daftar pilot tapi gigi berlubang, lupakan saja 😀

          Bagi yang punya adik yang ada cita2 jadi pilot apalagi pilot pesawat tempur buruan ingatkan untuk menjaga kesehatan gigi. akar gigi penuh dengan syaraf yang sensitif, jika anda pernah sakit gigi bayangkan bagaimana ber-maneuver dalam sekian G dan tekanan darah mengalir deras ke arah kepala. Gosoklah gigi setiap sehabis makan dan ketika akan tidur. periksakan gigi anda dengan rutin ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali

          “JKGR, tempat dimana anda mendapat info militer serta tips kesehatan gigi dan mulut” :mrgreen:

          •  

            ha ha ha bung nowy bisa aja ….. dgn gini kita khan bisa tau he he he…… (nambah ilmu pengetahuan)

          •  

            wah bung now nyambi juga di klinik yah 🙂

            OOT sedikit mengenai berita bahwa di lanud Iswahyudi sedang ada pemasangan alat kait atau hook di landasan..apakah memang dikhususkan untuk kedatangan F-16 atau ada keperluan lain??apa di lanud lain sudah ada…

          •  

            dukun gigi 🙂

            bung ed, tadi malem copas dari sebelah, katanya untuk keperluan darurat pesawat yang karena suatu hal tidak bisa mendarat secara normal. apa beda untuk tiap jenis pesawat saya kurang tau. bahkan saya kurang yakin juga bagaimana cara kerjanya, apa seperti di kapal induk atau sepenuhnya berbeda

          •  

            @Bung Now
            Bedanya cantelan tersebut ditaruh di ujung akhir landasan bukan diawal landasan
            Itu hanya SOP keselamatan pesawat berkaitan dengan akan datangnya F-16 type baru CD yang sebelumnya alat lama hanya mampu mendukung pendaratan darurat F16 type A dan B saja
            Lanud Roesmin Noeryadin pekanbaru juga akan dipasang berkaitan akan dijadikan homebase F 16 hibah
            Imho

          •  

            @bung now

            “JKGR, tempat dimana anda mendapat info militer serta tips kesehatan gigi dan mulut” :mrgreen:

            tambahan

            ————————————————————————————————
            dan info yang menguras otak mencari label hoax, postingan artikel yang penuh misteri…….ya bung….
            janda neng angel mana nih,kayanya dah naruh sanggul ma bakyak nih
            😀 😀

            lanjutkan… nais inpoh….

            cuma canda
            maaf cucu lancang

          •  

            angel kena tibum bung @cucu

          •  

            Ijin copas disebelah bung satrio
            Jwbannya ada yg butuh

          •  

            Silahkan kok buat siapa saja yang mau copas
            saya gak keberatan karena sudah dipublis jadi milik publik

          •  

            Klau tentara giginya jgn bolong klau survive di hutan di gigit ular berbisa gak bisa ngisep tar mlah keracunan terus penularan penyakit melalui gigi mulut & darah para warjager terutama sesepuh kapan bisa copy darat gitu pingin liat wajahnya
            salam

          •  

            bung sam klo pengin ketemu sesepuh + admin + teman2 warjag yg lain bisa….. tapi ada syaratnya seperti harus tau kesehatan gigi dan mulut he he he sorry guyon.com

            Syaratnya klo menurut sy gampang :
            Apa yg diutarakan bung nara di warjag klo sudah datang semua , kita bisa kumpul2 dech …… gmn setuju apa nggak?
            Entar admin kasih undangan via email, ketemuan di singapura naik KRI usman harun he he he just kidding.
            Entar non angel, non okelah, mbah bowo dll juga bs diundang

          •  

            Mana mau sesepuh kopdar
            Ketahuan jabatannya.
            kalau disebelah bnyk membernya yg sdh ngaku user and sok user

          •  

            @bung now
            mungkin gigi berlubang mengurangi aerodinamis postur pilot ya 😀 😀

          •  

            🙂 cuma merubah wajah jadi kecut nahan sakit. hubungannya dengan tekanan darah akibat g-force ketika ber-maneuver, makanya pilot kan pake g-suit untuk mengurangi efek ini, tap tetap saja kalo gigi bolong bakal cenat cenut bisa2 sibuk nyari apotek daripada tugas tempur

          •  

            😀 😀 😀
            trims infox bung Now
            btw pilot ksulitan parkir klo k apotik 😀

          •  

            bayangkan: sakit gigi, dikejar rudal dan susah nyari parkir 😀

          •  

            😀 😀 😀

  27.  

    Selamat Siang kepada semua sesepuh dan pembaca warjager……

    Kalau untuk penggantian si macan “Interceptor”, yang mana secara kasat mata dan bahasa awam, bentuk fisik sang macan memiliki “knalpot dua dan mesin dua unit” pula, pastinya sang pengganti sang macan yang di harapkan TNI AU adalah sama dengan yang diatas (Diberi tanda petik).

    Pastinya mempunyai Long Term Spareparts Stock, Long Endurance, High manuverbility, BVR, Weapons bay 12 units, silent attack on the air, ground and maritim on night and day situation, dan mampu mengintercept bahkan menembak jatuh musuh potensial dari “UTARA”.

    Pastinya bebas embargo.

    Who’s He/Silent Killer will be come in our country?

    Ini cerita HOAX

    Salam damai dan tetap BERSATU

  28.  

    BUMN baru/khusus atau BUMN yang sudah ada sekarang ini bung?

  29.  

    wew berita nya…. tambah lama tambah ngeri aja HOAX nya, apa dasarya kita uda beli thypoon / rafale ? buktinya ada kah ? ngimpi yg berlebihan boleh kok om. tp awas nanti jadi GILA loh , 😀 , hehehe

    •  

      lu yang percaya gosip.
      ni mah adu argument antara penjaga warnet.Sama tukang pulsa..
      udah lu belajar ajah bareng kita ilmu yang pada keluar.
      itung itung kursus paket C gratis.

    •  

      @bung vick

      ini forum tempat hoax kalau mau real diforum sebelah 😀
      belok kiri nyerong dikit disitu ada pintu tetangga..monggoh didatengin aja….

      “biasakan berdikusi dengan memberikan dasar dan argument sehingga para warjager bisa menimba ilmu lebih baik dibidang militer”

      salam kenal

      cuma saran
      maaf cucu lancang

      •  

        Salam Damai untuk semua

        ini ilustrasi sebuah pembicaraan mengenai pemilihan ALUTSISTA Strategis “Pesawat Tempur”
        Menhan, KASAU, Agen Intel Senior, Staff Ahli Menhan.

        Menhan : wahh….. proposal penawaran sudah banyak yang masuk ini. bagaimana mas KASAU mo pilih yang mana

        KASAU : Kalau anak-anak maunya yg silent killer, gampang rawat nya dan bebas embargo mas Menhan

        Staff Ahli Menhan : Mohon maaf motong pembicaraan bos, kalo lebih bagusnya di tambah embel-embel TOT dan bisa bawa nuklir.

        KASAU : Wahhh…… enak tenan iku, tambah seneng anak-anak dapet mainan baru bisa bawa nuklir.

        Menhan : Husss…..kita ndak punya senjata nuklir, dan kalo tambahan klausul TOT itu sudah titah bigbos dan UU Pertahanan, tapi kalo bisa bawa nuklir nilai deterence nya makin siippp.

        Agen Intel Senior : Mohon maaf motong juga pak, sebenarnya kita sudah punya nuklir kok, cuma…..

        Menhan : Cuma apa…… yang jelas kalo kasih info

        Agen Intel Senior : Ga boleh di pake, kecuali darurat perang. dan untuk pembelian pesawat baik nya nanti kita blow up ke media pesawat jenis lain yang akan kita beli, misal Typhoon dan F-35. kita lihat respon tetangga sebelah bagaimana dan apa yg di beli.

        KASAU : Hmmmm……… manggut-manggut.

        Menhan : Maksudnya kita beli maenan A dan B, tapi kita sounding ke media “Kita mau beli pesawat C dan D.

        Agen Intel Senior : Lebih kurang nya begitu pak, dan sounding nya ke SENAYAN juga, agar meyakinkan agen intel asing yang sudah masuk ke senayan,

        Staff Ahli Menhan : Hmmmm…… sambil senyum

        Agen Intel Senior : Jangan lupa juga, besok nya lagi kita sounding ke media kalo kita membatalkan pembelian dikarenakan kita kekurangan dana dan Menkeu tidak mencairkannya.

        Menhan : Bagus dan terimakasih masukkannya.

        Agen Intel Senior : Siap Pak.

        Menhan : Mas KASAU….. tenang saja dan titip pesen ke anak-anak mu siapin aja semua fasilitas untuk nampung maenan baru mereka.

        KASAU : Matur Nuwun Mas Menhan, nanti saya sampaikan pesennya mas menhan ke anak-anak.

        Menhan : Coba kamu call ke Menkeu untuk siapin dana nya dan buatkan saya laporan untuk BIG BOS maenan apa aja yang nanti akan kita beli, laporannya manual saja, kalo elektronik nanti bisa tembus ke kuping ASU. Serahkan saya besok pagi.

        Staff Ahli Menhan : Siap Pak

        KASAU : Mas Menhan, gimana nanti sore kita main tenis

        Menhan : Wahh…. bagus itu sudah lama saya ga main tenis.

        Kira-kira begini obrolan mereka

        Anggap aja narasi anak SD dan HOAX

        Salam damai dan tetap Bersatu.

    •  

      @bung vicq ……..hehehe, … yg lucunya dari sekian puluh orang komen disini, loe saja sorang yg masih ribut hoax ato enggak ..wkwkwkwkw …….., open mind bung … lihat isi dan ilmunyaaaaa … malah muyek mikirin hoax lagi hoax lagi …. ngemeng noo sono yg bermutu …
      misal : RCS typhoon berapa RCS Rafa berapa ……??
      head to head (radar n pencil) utk BVR teoritisnya gimana ?

    •  

      Vicky maksutnya sok jd kaum realistis tpi ternyata gak nyambung
      Malunya gak ketulungan
      Go to hel with your roar…..hoax

  30.  

    @bung satrio, nowy, nara, diego, jalo atau para sesepuh lain’y.. kpn nih dibuat artikel perkembangan program ifx kita apakah udh ada kemajuan yg lbh berarti?.. trus terang bosen bahas rafale mu ujung2’y debat kusir masalah hoax atau engga’y tuh jin rafa mau dateng…

    •  

      Perkembangan IFX kan sudah diberitakan terakhir masih bingung akan pemilihan desain.
      Pembahasan kali ini lebih enak karena menyangkut masalah teknis sehingga jauh dari prasangka hoax,
      Sehingga mampu menambah wawasan warjager tentang dunia pepsur

    •  

      belum ada perkembangan terbaru, terakhir masih ngurus pemilihan design

      http://jakartagreater.com/desain-kf-x-masih-diperdebatkan/

    •  

      Program IFX ini kami sebagai rakyat kecil cukup kecewa, krn perkembangan seperti lari di tempat
      dari di hentikan sementara terus ribut masalah tehnology di korea yang kurang ( tech siluman) , terus bobot take off , sampai ribut pemilihan mesin 2 atau 1 .bingung desain sampai jadi 2030, sepertinya program main main gak punya perencanaan ke depan, padahal ini kan duit dari pajak rakyat ..

      Mohon para sesepuhdi bila ada yg punya pengetahuann dibantu untuk share perkebangan nya sebenarnya .. terus terang ini memrihatinkan , tidak seindah HP Samsung , maaf bila tidak berkenan..

  31.  

    Sudah dijawab oleh bung Bang Ed di thread sebelumnya monngo di baca

  32.  

    Nyimak

  33.  

    Radius combat jin raffa lebih besar daripada taifun
    Range nya juga jauh lebih besar
    Saya pikir komentar Peter Collins jauh lebih akurat oom Satrio, notabene dia mantan leader squadron Red Arrows :).

    Barang-barang perancis memang terkenal mahal namun berkualitas dan cakep. Cocok ini disandingkan dengan sukhoi (y)

  34.  

    Sudah dijawab bung gue di koment nomer 27 bung donie

    •  

      mantabs bung , kalau forum kaya gini kan semua jadi tambah wawasan…..

      tanya, ada yang udah jawab, semoga kedepannya makin banyak yang nimbrung tapi kasih pendpat….

      ketimbang cuma ngejunk ditanya alasan ga jawab,pinter buat sendiri kalau gitu 😀

      maaf cucu lancang

  35.  

    Gantian nanya ,,bosen ditanya terus 😀
    Untuk membelokan pesat komersial dan pesawat tempur menggunakan apa ? bedanya apa ya ?
    monggo dijawab warjager saya tak ngudud dulu
    hehehehe

    •  

      jawabannya untuk pesawat sederhana dulu deh 🙂
      (perhatikan beda posisi flaps pada kedua sayap)

    •  

      Ikutan ah bung satrio sapa tau bener he he…pake rudder.teknologinya bisa kendalikan oleh pilot secara manual dan fly by wire (otomatis) tergantung seberapa mature pesawat itu.umumnya pesawat kecil turboprob masih manual.kalo komersial besar terutama jet sdh fly by wire.sori kalau salah…maklum newbie…

    •  

      peskom berbelok pake rudder ( pada umumnya ), walaupun bisa berbelok dgn menggunakan flaps sangat beresiko pada airframe ( bisa dipastikan bakal patah plus penumpang & kargo bakal merasa spt masuk ke mesin molen yg sedang berputar ). klo pespur utk berbelok dgn membentuk sudut sempit ( spt maneuver high speed yo-yo,lag persuit, bla,bla ) harus menggunakan flaps, gak bakalan bisa klo hanya menggunakan rudder……..maaf ya klo ngawur……he,he,he

      •  

        Jiah yang njawab tukang layangan
        Yaa bener wong sing njawab ace of the acess
        Tambahan kalau pespur hanya memakai flapp untuk belok maka akan membuat sudat melebar

        Malam bung erick dan bung nara dan warjager
        Need Permitted to join formation
        shaked my wing twice

      •  

        first time? rasanya jantung spt ketinggalan dibelakang…….he,he,he

      •  

        bung Erich,

        saya masih ingat kalau transit di makassar dalam perjalanan timika-jakarta, tak lama setelah take-off, pasti pesawat berbelok tajam, tidak sampai seperti di molen, mungkin mirip roller coaster tingkat moderat, penumpang di seberang aisle terlihat lumayan lebih rendah posisinya (pesawatnya b-737 airfast).

        tidak seekstrim ini sih, pesawat sudah terbang mendatar terlebih dahulu,

      •  

        Bener jg bung nara…sy sdh curiga sebelumnya bung erich joki flanker he he..

        Tambahan bung nara,pilot pemecah rekor terbang nonstop moskwa-komsomolsk dgn jarak 13.440 km dl. Waktu 15 jam 42 menit yaitu nikolai sadovnikov dan igor votinsev…

    •  

      Mumpung byk sesepuh dsni spt bung satrio, nara, nowy, dan erich pertanyaan saya dasar aja. Yg dimaksud afterburner itu apa? Apakah semacam NOS’y utk perspur? Dan satu lg pertanyaan saya tugas copilot di pespur yg berbasis kursi tandem itu bertugas apa? Dan jika terjadi suatu hal emergency spt pilot yg tiba2 tdk sadarkan diri alias pingsan apakah copilot tsb bs mengambil alih kemudi pesawat tsb layak’y pesawat komersial? Mohon penjelasan dri bung2 atau bung2 yg tdk saya sebutkan nama’y diatas

      •  

        Pemahaman saya iya, seperti booster tambahan. tapi tidak menggunakan NOS hanya tambahan pasokan bahan bakar hingga menambah daya dorong pesawat. pespur modern kebanyakan fly by wire karena design-nya tidak aerodinamis dan butuh sumper komputer untuk terbang, teknologinya ada, aplikasinya pada pesawat tempur (autopilot) hingga mendarat saya kurang tau.

        •  

          Lalu untuk tugas si copilot’y apa bung nowy? Atau hanya buat tmn ngobrol di angkasa aja sm si pilot biar ga kesepian? Hehehe 😀

          •  

            kalo ingin jelas harus nunggu jawaban user nih. co-pilot bisa mengambil alih kontrol pesawat, dan dalam kondisi normal tugasnya membantu pilot dalam situasi seperti tugas pengeboman atau pertempuran/persenjataan hingga beban pilot berkurang. Maaf hanya jawaban logika sja ga pake pengetahuan 😀

          •  

            kalau tidak salah, satu joki yang mengendalikan pesawat/membaca arah terbang/antisipasi+merencanakan intersepsi lawan,
            satu lagi yg tugasnya mengatur persenjataan dan elektronika (Radio Intelligent Officer / Weapons Systems Officer)

            cmiiw

          •  

            Tugas copilot dipesawat tempur adalah sebagai navigator dan mempersiapkan senjata juga mengawasi kinerja mesin dan bahan bakar

            Kalau di pesawat komersial tugasnya lain lagi dan lebih luas dan disebut First officer
            maaf kalau ngawur

  36.  

    wuih ga jauh ma F yah ternyata, tapi tetap keahlian pilot sangat menentukan juga dalam pertempuran di angkasa,

    nah kalau waktu si sukro RI pd event pitch black gimana tuh peringkatnya….. ????

    cuma tanya
    maaf cucu lancang

    •  

      @nara : selain istilah tukang layangan saya baru tau ada juga istilah kolengan sapi 🙂 yang menjadi pertanyaan mengapa Flanker kita tdk menyalakan radar mode long range search & track bung?? salam

    •  

      dari sekian banyak media, latihan tempur multilateral yang banyak disorot itu mengenai PB ini klo ga salah bung nara..masih ada lagi kah selain latihan PB yang diikuti oleh para “tukang layangan” Indonesia? salam

    •  

      thanks bung Naray mau berbagi sebagai rakyat kecil kami semakin bangga dg Tukang layangan kita

    •  

      like it
      ^_^

    •  

      Selamat sore untuk sesepuh warjager dan pembaca warjager

      Kenapa Sukro MKM Malay tidak di undang ke PB ?

      1. Dunia mengakui kehebatan sopir2 pesawat tempur RI
      2. RI, Uncle Bear and Kokoh Panda adalah operator Sukro 27 SK/SKM dan Sukro 30 MK/MK2
      3. Sopir2 pesawat tempur kita sudah pernah intercept dan bahkan hampir meshut down pesawat tempur ASU dan Austi. Padahal kondisi pesawat tempur RI sedang diembargo, sebelum punya sukro.
      4. Mereka sadar kemampuan Sukro kita sama dengan punya Uncle Bear, sehingga mereka mau ngintip kemampuan terbaik Sukro RI.

      Padahal sukro yg ikut PB itu bukan yg seri terbaru tapi yg seri “27 SK dan 30 MK”. dan sudah di down grade kemampuannya. sebelum ikut ke PB.

      Setelah PB selesai sopir2 ASU, Upil, dan Astuty menghampiri sopir2 sukro kita dan memberikan pujian2 yg melambungkan dada.

      Apa jawaban sopir2 sukro kita “Ohhhh….. Thanks so much, they’re the best air fighter in my country, and i think your air fighter very excelents and we hope we country will aquitition like you have (F-15 SG, F/A 18 Super Hornet) in the future”,

      Dan dalam hati sopir2 sukro “maenan ku wis tak preteli sik sing apik-apik lan nggowo sukro lawas, hehehehe….”

      Ga usah dipercaya Full HOAX

      Salam damai dan tetap Bersatu

  37.  

    Dear Bung Admin…..

    Kapan posting artikel baru? Klo udh mau posting di info2 ya.. lewat email aja..
    Soalnya slama jadi member warjag ane gagal terus jadi pertamax… :'(
    Hikzz hikz…. :'(

  38.  

    nice info

  39.  

    untuk mesin pesawat jet kita bekerjasama dengan volvo lebih jelasnya volvo aero nanti kerjasamanya memanfaatkan anak perusahaan volvo yg ada di indonesia.
    kita dapat tot mesin jet ini karena kita beli pesawat gripen ng.
    iya kan om nara hehehe

  40.  

    Bahas dikit artikel di atas ……..
    Sumbernya Perancis jadi tentu jagoin produknya.
    Insiden di UAE ditelusuri nggak ketemu detilnya : dlam rangka apa, kapan, sampai kalah 7-1, kriteria gradingnya.
    Rafale menang di Swiss evaluation ada disini http://rafalenews.blogspot.com/2012/02/switzerland-evaluation-report-quick.html, tapi nggak sampai menang 7 – 1.

    Coba kita bandingkan data dari artikel utk kinematikanya, yaitu Rate of Climb, Wing Loading, dan T/W Ratio (pastinya pakai A/B, bukan dry), hasilnya unda undi, jadi secara teoritis dalam kelincahan/ WVR, seimbang. Note: angka u/ Su-35 Rate of Climb 280 m/sec, Wing Loading 406 kg/m2, tapi punya TVC.

    Di service ceiling, ada beda 3000 m/ hampir 10,000 ft; sekitar 16% ini perbedaan yg cukup serius.

  41.  

    Lg Ngitungin duit hasil jualan kopi
    Lanjut para pinisepuh warjag diskusinya,,

  42.  

    HOOt news…..

    INDONESIA AKAN BELI SUKHOI DARI RUSIA

    Moskow (ANTARA News) – Indonesia akan memanfaatkan 200 juta dolar AS dari kredit senilai satu miliar dolar AS yang disiapkan Federasi Rusia untuk pembelian pesawat terbang Sukhoi tahun ini.Dubes RI di Moskow Susanto Pudjomartono di Moskow, Selasa, mengatakan, dua minggu lalu delegasi Indonesia dipimpin Sekjen Departemen Pertahanan (Dephan) Sjafrie Sjamsuddin mengunjungi Moskow untuk menindaklanjuti pembelian pesawat dan peralatan persenjataan sebagai bagian dari Alat Utama Sistim Senjata (Alutsista) TNI.”Untuk tahap pertama direncanakan kredit itu digunakan untuk pembelian Sukhoi. Jumlahnya mungkin tidak satu skuadron karena dana sebesar itu tidak cukup untuk membeli satu skuadron,” kata Susanto.Tentang kredit tersebut Susanto mengatakan, “Saya dengar ada kesepakatan dari pemerintah Rusia untuk memberi kredit pembelian Alutsista bagi TNI sebesar 1 miliar dolar AS.”Kredit tersebut dibagi dalam beberapa term dan tahun ini diberikan sebesar 200 juta dolar AS.Tentang peruntukan kredit tersebut, Susanto mengatakan, detil ada di Dephan. “Saya dengar pembelian tersebut termasuk pembelian helikopter dan kapal selam,” kata mantan Pemred The Jakarta Post itu.Indonesia dan Rusia sudah sepakat untuk memproses pembelian Alutsista tersebut melalui kerjasama pemerintah dengan pemerintah (G to G).”Cara ini dinilai paling baik bagi kedua negara sehingga tidak diperlukan broker atau calo. Langsung pemerintah dengan pemerintah,” katanya.Dia juga menyebutkan, awal April, rombongan lebih besar dari Indonesia akan datang untuk menindaklanjuti kerjasama yang lebih luas, termasuk rencana menjadikan Biak sebagai tempat peluncuran roket dari udara.Tim tersebut direncanakan berasal dari lintas instansi termasuk dari Depkeu dan Bappenas RI.(*)

    •  

      Iya bung Raden ….
      Link dari antara news disini, bisa kita ambil poin yg penting :

      “ada kesepakatan dari pemerintah Rusia untuk memberi kredit pembelian Alutsista bagi TNI sebesar 1 miliar dolar AS.”

      1. Pembelian pespur sukoi senilai 200 juta dollars
      2. pembelian helikopter dan kapal selam
      3. awal April, rombongan lebih besar dari Indonesia akan datang untuk menindaklanjuti kerjasama yang lebih luas, termasuk rencana menjadikan Biak sebagai tempat peluncuran roket dari udara.

    •  

      Nah bung raden….. ini kyknya berita lama, wlo april, krn sjafrie s masih sekjen dephan, skrg khan wakil menhan.
      sedangkan sekarang Djauhari Oratmangun Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk rusia bukan Susanto Pudjomartono

      •  

        @bung gue…Substansi yang di tonjolkan adalah bahwa kesepakatan pembelia itu ada bahwa pembelian sukoi dan kapal selam sebenarnya udah deal dan emang sudah di anggarkan…

        •  

          berita th 2006-2007:
          berkaitab dgn kredit rusia, termasuk soal rencana pembelian ks dll
          Lihat di google….

          Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Slamet Soebijanto mengatakan, galangan dan dok bagi kapal selam kelas Kilo yang akan dibeli dari Rusia, akan disediakan PT PAL. ketika di konfirmasi ANTARA News saat meninjau Indo Defence Expo & Forum 2006,

          “TNI AL berencana membeli enam kapal selam masing-masing dua kapal selam jenis Kilo Class (B/N), dua kapal selam Kilo (S/H) dan dua Amur Class 950 (B/N).”

  43.  

    Wah sudah ditanyain…..he he, maaf lama ga absen

  44.  

    Sorry ternyata pertanyaan usang dan sudah dibahas….

  45.  

    agan2, sesepuh semua minta ijin gabung ah…

  46.  

    @bung nara,bung sat… saat penyerahan 3 sukoi di makasar 27 september 2010 menhan bilang tni akan melengkapi sukoinya menjadi 180 atau 10 scdron… apa itu cuma pernyataan menyenangkan hati sj atau memang sudah maauk dala road map … tank’s

    •  

      🙂 yup, saya masih inget bagaimana efek ucapan pak Pur di media2 luar

      •  

        Kalau sesepuh sebelah pada nongkrong kemari akan banyak pengetahuan yang akan didapatkan dan rating threat bung now akan naik 😀
        tapi warga warung sebelah sdh teriak teriak minta sesepuhnya balik tu 😀

        Sebenarnya anggota trio kwek kwek kurang satu yaitu Bung KRI/lavedure Tukang jaga kios rokok/kecebong nelayan
        sayang beliaunya masih suibuk di utara setelah menempuh karier pendidikan lanjutan

        Ada juga raja clue bung pajajaran yg suka bocorin alutsista yg akan diambil
        tapi cluenya bakalan mumet
        dan mbah bejo sebagai wasit yg suka nyemprit dan njewer bila yg dibahas melebihi clearance

        Kopi dan cemilannya aja sediain yg banyak biar kerasan disini
        hehehehe

        •  

          hadeeuuh.. rating lagi 😀

          saya lagi nunggu artikel batalion mekanis bung Nara nih, biar seimbang laut darat dan udara. Ditunggu juga sumbangan artikel bung Erich, kalo perlu mbah bejo diloloh arak dan diminta info “kisi-kisi” juga :mrgreen:

          yang disebelah itu beberapa hari yang lalu saya tengokin, nostalgia banget lama ga masuk. Bukan promosi, tapi Imho disini lebih kondusif untuk mencerdaskan bangsa dan membangun kebanggaan bernegara atau sekedar menambah pengetahuan.

          Catet.

        •  

          @ Om Satrio, kalo boleh tau warung sebelah itu apa namanya Om? boleh dong sekali kali Warjag maen ke warung sebelah buat nambah nambah ilmu
          Sekalian kenalan sama juragan warung yang punya kopi pahit dan nongkronger yang ada disono
          #Tapi kita tetep setia ke Warjag lho @bung Diego
          Salam

    •  

      Siip .. mkasih penjelasannya …slm kenal… hehehe

  47.  

    photo sukhoi diatas jakarta, 14 unit, sept 2013 (?)

    •  

      langit indonesia cuman dijaga 16 sukhoi sebagai pespur andalan , menurut saya sangat sedikit sekali dibandingkan dengan luas wilayah kita , kira2 kapan pengakuisisian su35 akan terealisasi bung serta rafale yg digadang2kang , melihat gambar diatas saya merasa negara kita begitu rapuhnya IMHO .

      •  

        Iya, melihat photo tersebut memang itu juga yang terlintas dalam pikiran saya. Luas udara kita yang harus dijaga seluas Eropa. Kabar baiknya, sekarang sudah nambah dua unit jadi 16 😀

        sabar bung @maggot, tadi bung Nara bilang ucapan pak Pur mengenai jumlah 10 squadron (tempur?) masuk roadmap

    •  

      Formasi ini kalau tidak salah namanya “Arrow Head”
      bung erick mungkin bisa membenarkan

      •  

        yang menarik konon photo jepretan Roland Adrie ini sempet tidak boleh dipublikasikan alias rahasia.

        “The images in this post, showing the (once top secret) Sukhois were taken by Roland Adrie”

        Jika Su-35 atau alutsista lain (apalagi Kapal selam) datang bisa saja jadi top secret dulu sebelum boleh dipublikasikan

        •  

          terus foto yang wonosari itu gimana 😀
          Aslinya itu kecolongan ada penghoby fotografer yang lewat situ dan menjepretnya

          Jadilah bung Now sadar dari tidur 😀

          •  

            iya, itu bisa jadi kecolongan. tapi bisa jadi sudah lewat masa cover up-nya dan dibocorin dengan halus tanpa perlu menjelaskan apa2

    •  

      Ini foto waktu si falcon sama si flanker flypass diatas istana negara ya bung nowy?

    •  

      @ bung NYD ini formasi 6 falkon dan 8 sukro bro….

  48.  

    diskusi penuh wawasan…maaf cuma bisa nyimak aja.

  49.  

    saya kira klenengan sapi itu 518 knirti, saya salah selama ini bung Nara 🙂

    monggo dilanjut bung kuliahnya

    •  

      @nara : koq bisa lari ke istilah lenong ya bung..ada2 aja 🙂

    •  

      maaf oot …
      jika suatu saat terjadi air combat secara full team dgn musang, kita sengaja memperdengarkan komunikasi internal dgn menggunakan bahasa slang daerah (jawa misalnya), paling tidak tim combat musang mengernyitkan dahi coba menalar dan mereka reka.. lumayan ada sedikit ketidak focusan.
      😀 😀

      •  

        usul yang bagus sekali bung donnie 🙂 bisa juga untuk semua jalur komunikasi dan bukan hanya pilot tempur. tapi jangan bahasa Jawa, ada ratusan juta pengguna 😀 mungkin salah satu bahasa di Papua saja yang susah dan sedikit yang faham

  50.  

    ralat, seharusnya tertulis ….

    untuk medium tank nggak mungkin lagi hanya dipersenjatai dengan rcws… pasti pake meriam…

    saya berasumsi bahwa kita akan membeli laras-laras meriam itu dari rheinmetall

    pasti bisa ketebak sama negara lain jika kita terus terusan beli dari mereka… mengurangi efek surprise jumlah medium tank yang kita buat…

  51.  

    Dosa soeharto memang terlalu besar, kalo saja dia tidak menjual SDA kita, pasti kita akan lebih maju dari sekarang, bayangkan preefort hanya memberi kita 1% dan kabarnya sudah 2 tahun preefort belum memberi insentiv ke indonesiA, di luar papua ada cevront, total dll yang mengeruk SDA kita, di tambah lagi pemimpin sekarang tidak serius menggarap industri pertahanan kita, itu bs kita lihat dengan anggaran yang pas pasan bahkan kurang untuk sebuah riset, semoga kedepan pemimpon kita berani untuk menjadi negara maju, aamiin

  52.  

    semua kebijakan negra kita masi di dominasi oleh kepentingan asing… undang undang kita masi menguntungkan asing..
    selama ada kata “menciptakan iklim usaha yg baik” ujung ujung nya asing masuk…
    sumpah saya ga terima bahwa perbankan dan telekomunikasi kita menjadi “PROPENSI” terbesar dari singapur..

    kita butuh orang gila macam kartubi bidang minyak, dan ichanurdin nursi dalam bidang ekonom…
    paling ga seperti Kwik Kian Gie

  53.  

    Mantap! saya siapin kacang dan kopi untuk nanti sore (plus tissue untuk menyusut air mata haru). tx bung

    warjager yang mau pertamax siap-siap tuh 😀

  54.  

    Kasih clue bung nowy klo udh mau di posted.. baru pertamax skali ane.. 😀

  55.  

    Bung Nara, kirim/ cc juga ke email Bung NYD. Ada di-contact
    Thanks

  56.  

    Tampang rafale memang tangguh untuk menjaga kedaulatan wilayah udara NKRI.

    http://i.imgur.com/I80BL.jpg

  57.  

    siap? beli beli tembako + kulit jagung kering sama cengkeh ( klobot ) buat ntar sore achh

  58.  

    nato vs nato..
    bagaimana dengan nato vs rusia/cina mungkin?

  59.  

    bang@nowyoudont itu yang hijau-hijau di kokpitnya apa ya??? 😀

  60.  

    @bung NR :Jadi pesan utk badai nggak jadi ya dialihkan ke jin rafaa?

  61.  

    Korea resmi beli jet tempur F35 sebanyak 40 unit,bagaimana pengaruhnya terhadap program KFX/IFX?

    http://thediplomat.com/2014/03/south-korea-to-purchase-f-35s/

    •  

      Kan kita prend, lihat anak muda sekarang gayanya sama Korea, maap bercanda, hehehehehehe…

      Kalau Korea jadi beli si mamarika janji mau bantu pengembangan KFX/IFX, dan alhamdulillah programnya bisa jalan… Insyallah

  62.  

    Kan kita prend, lihat anak muda sekarang gayanya sama Korea, maap bercanda, hehehehehehe…

    Kalau Korea jadi beli si mamarika janji mau bantu pengembangan KFX/IFX, dan alhamdulillah programnya bisa jalan… Insyallah

  63.  

    @bung satrio, NYD, Nara dan warjager..sekalian

    Saya memperkirakan akan ada masalah serius kalau kita akuisisi Refel (aksen pilot mamarica utk jin rafa)…bahkan bisa dikatakan kalau hal ini dipaksakan akan ini kan merubah sisdur di TNI AU…….; kira-kira apa hayo????

    ciyus…bahkan 99,99% pasti berpengaruh dan pasti akan terjadi…..
    …..(sorry td salah kamar)

  64.  

    asyik….. ada apa ya isinya

  65.  

  66.  

    kesatux 😀

  67.  

    walah, please do so atuh. ditunggu bung setiap tetes informasi bung 🙂

  68.  

    salam kenal para sesepuh….
    Mau tanya,
    kalo udah tau lebih hebat rafale drpd typhoon kenapa masih beli typhoon? kabar yang tersiar sekrang kan kita mau beli typhoon

    tks pencerahannya….

  69.  

    dengar2 biaya untuk menerbangkan satu sukhoi tu sama dengan harga 1 alphard.
    Bisa dirinci gak, sebenarnya itu buaya yang meliputi apa saja??

 Leave a Reply