Feb 222019
 

Mock up F-21 (foto:The Week)

Gemuk tapi gesit, mungkin dua kata itu yang bisa menggambarkan konsep terbaru varian F-16 Fighting Falcon dari Lockheed Martin Corp untuk Angkatan Udara India.

Lockheed Martin Corp meluncurkan F-21 sebagai pesawat tempur bermesin tunggal dengan “teknologi inovatif yang berasal dari (F-22 Raptor) Lockheed Martin dan (F-35 Joint Strike Fighter) – keduanya merupakan pesawat tempur generasi kelima yang sudah operasional – dan akan memperkuat jalur India menuju masa depan kekuatan udara yang canggih. ”

Di Twitter, para penggemar penerbangan mencatat fitur-fitur canggih pada F-16 yang mampu memuat senjata berat, termasuk dua stasiun cantela untuk masing-masing 3 rudal udara-ke-udara medium AMRAAM – dua cantelan untuk rudal udara-ke-udara jarak pendek, dua cantelan untuk bahan bakar tambahan, dua ujung sayap untuk rudal udara-ke-udara jarak pendek, bahan bakar konformal dan probe pengisian bahan bakar yang dapat ditarik-Boom- yang biasanya digunakan dalam pengisian bahan bakar udara F-16.

“F-21 menggabungkan beberapa kemampuan khusus untuk memenuhi persyaratan unik Angkatan Udara India, termasuk probe pengisian bahan bakar udara dan peningkatan layar kokpit lebar dengan layar sentuh,” kata juru bicara Lockheed, John Losinger. Tampilan kokpit tersebut serupa dengan yang ada di pesawat tempur F-35.

Losinger tidak memberikan rincian lebih lanjut dengan “alasan kompetisi” tetapi mengatakan F-21 secara khusus dikonfigurasi untuk Angkatan Udara India.

Pada bulan Juli, perusahaan mengatakan sedang bekerja sama dengan Tata Advanced Systems untuk membuat pesawat tempur yang lebih maju untuk bersaing dengan persyaratan 114 jet tempur India, atau apa yang dilihat Lockheed sebagai potensi ekspor senilai US$ 15 miliar.

Lockheed saat ini bersaing dengan F / A-18 Super Hornet, Saab Gripen, Dasault Aviation Rafale, Eurofighter Typhoon, dan pesawat tempur Rusia – yang berpotensi sebagi proyek jet tempur siluman Su-57 – untuk kontrak di India, tulis Reuters.
Military.com

  9 Responses to “Seberapa Menarik F-21 Untuk India?”

  1.  

    kalo deal dg ttd kontrak 2019, mungkin di thn 2024/25 itu pespur baru bisa terbang, bisa jadi disalip Su atau Mig

  2.  

    Tidak akan menarik, India udah punya LCA Tejas, AMCA berbasis Tejas juga sudah dalam program, terlebih saat ini mereka butuh armada pengganti skuadron yang segera pensiun… Tapi sepertinya bolehlah buat sekedar basa-basi dan menyenangkan hati sales πŸ˜› wkwkwkw

  3.  

    India akan lebih tertarik seperti rafael yg mampu membawa bom nuklir..
    Klo F 21 mampu menggotong bomb nuklir pasti india tertarik

  4.  

    F-21… upaya USA untuk menghilangkan identitas F-16, mereka tahu India suka melakukan beberapa oplosan teknologi seperti yang terjadi pada Su-30 MKI makanya USA menawarkan F-21 sebagai kepanjangan nama dari F-16… F-16 jelas tidak akan menarik bagi India yang tahu persis Pakistan memiliki F-16 juga… Manya mereka menawarkan sesuatu yang lain meskipun hanya beda nama dan beberapa tambahan fitur, tetapi tetap sama, basicnya ya F-16… paling hany cat yang ditawarkan untuk mendekati teknologi F-35/F-22…

  5.  

    Nanti Indonesia beli nya lewat India sambil tetap baik2an sama USA ..
    Supaya tidak kena embargo Dan tuntutan hukum dari USA ..seperti biasanya…