Sep 222014
 

China merapat ke Iran dan juga ke Arab Saudi. Sementara Arab Saudi dan Iran, bisa disebut bermusuhan. Hubungan yang rumit. Tapi semua, ujung ujungnya “come to where the money flow”.

Sebuah kapal perusak China ambil bagian dalam sebuah latihan perang bersama angkatan laut China dan Rusia di Laut China Timur di lepas pantai Shanghai pada Mei lalu. (AP)

Sebuah kapal perusak China ambil bagian dalam sebuah latihan perang bersama angkatan laut China dan Rusia di Laut China Timur di lepas pantai Shanghai pada Mei lalu. (AP)

Teheran โ€” Dua kapal perang Tiongkok telah merapat di pelabuhan utama Angkatan Laut Iran untuk kali pertama dalam sejarah, kata seorang laksamana Iran kepada televisi pemerintah, Minggu (21/9/2014), seraya menambahkan, kedua negara akan melakukan latihan perang bersama selama empat hari.

Pada hari yang sama, kantor berita resmi Tiongkok, Xinhua, melaporkan bahwa pada Sabtu, sejumlah kapal angkatan laut Tiongkok yang terlibat melindungi pelayaran di Teluk Aden berhenti di pelabuhan Iran untuk sebuah “kunjungan persahabatan”. Salah satu kapal itu adalah Changchun, sebuah kapal perusak yang dilengkapi rudal.

Kantor berita tersebut mengunggah sejumlah foto dari salah satu kapal perusak yang sedang merapat di pelabuhan Bandar Abbas, tempat kapal itu mendapat sambutan militer.

Angkatan Laut Iran dan Tiongkok dijadwalkan untuk melakukan latihan bersama, mulai Senin ini. Latihan berfokus pada misi penyelamatan, seperti dilaporkan media Iran. Tiongkok telah memperluas daerah operasi angkatan lautnya. Baru-baru ini, Angkatan Laut Tiongkok bergabung dalam upaya memerangi pembajakan di Teluk Aden dan lepas pantai Somalia.

Kunjungan ke pelabuhan Bandar Abbas itu merupakan sebuah contoh dari hubungan yang meningkat antara Tiongkok dan Iran. Tiongkok telah menjadi pembeli utama minyak Iran, dan Iran banyak menggunakan keuntungan dari penjualan itu untuk membeli produk-produk Tiongkok.

image

Dua kapal Perusak China bersandar di pelabuhan Iran

Situs resmi Angkatan Laut Tiongkok melaporkan bahwa ini merupakan kunjungan pertama kapal-kapal Angkatan Laut Tiongkok ke Iran. Laporan itu tidak menyebutkan tentang latihan perang bersama.

Namun, seorang komandan armada Tiongkok, Laksamana Huang Xinjian, mengatakan bahwa kunjungan tersebut dimaksudkan untuk “memperdalam saling pengertian, dan untuk meningkatkan pertukaran di antara angkatan laut negara kami”.

“Saya yakin bahwa kunjungan ini akan mendorong kemajuan yang konstan dari kerja sama persahabatan di antara angkatan laut negara kami,” tambah Laksamana Huang.

Para mitranya dari Iran mengatakan, akan ada latihan yang difokuskan pada bidang keselamatan di laut dan memerangi pembajakan. “Membahas serta mempelajari operasi bantuan dan penyelamatan, latihan angkatan laut kedua negara, menghadapi serangkaian insiden dan kecelakaan di laut, serta memperoleh kesiapan teknis yang diperlukan merupakan salah satu latihan yang harus dipraktikkan dengan pasukan Angkatan Laut Tiongkok,” kata Laksama Muda Amir Hossein Azad, salah seorang komandan Angkatan Laut Iran.

Kepentingan Ekonomi
Iran dan Tiongkok telah meningkatkan perdagangan dan hubungan ekonomi pada beberapa tahun terakhir. Tiongkok telah menjadi mitra dagang terbesar bagi Iran.

Perdagangan antara mereka tahun ini diperkirakan akan melebihi 45 miliar dolar AS meskipun terdapat sanksi ekonomi dan perbankan terhadap Iran karena program nuklirnya yang kontroversial.

Tiongkok adalah salah satu bagian dari kelompok yang disebut P5+1 (yang terdiri anggota tetap Dewan Keamanan PBB: Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Prancis, Inggris ditambah Jerman) melakukan perundingan-perundingan dengan Teheran dengan harapan mengakhiri krisis lebih dari satu dekade berkaitan dengan isu nuklir itu. (Kompas.com).

Arab Saudi beli Rudal. Balistik Dong Feng DF-21 buatan China

Arab Saudi beli Rudal. Balistik Dong Feng DF-21 buatan China

Di saat yang hampir bersamaan, militer Arab Saudi juga menerima rudal balistik Dong Feng DF-21 dari China.

“Militer Saudi memang menerima DF-21 rudal dari China dan integrasi rudal, termasuk cek pemeliharaan menyeluruh dan fasilitas upgrade, seluruhnya komplit”, ujar Eshqi dalam surat kabar yang dikelola negara Okaz. Selain untuk membela dua kota suci Islam, Mekah dan Madinah, rudal DF-21 juga akan digunakan untuk membentuk payung pelindung membela sekutu Arab Arbia di wilayah Teluk Persia. Ia menambahkan, rudal tersebut tidak untuk serangan ofensif.

Rudal Dong Feng DF 21 memiliki jangkauan 2500 km dan dan bisa membawa hulu ledak nuklir 500kg terbang dengan kecepatan tertinggi hingga 5 Mach. Saudi Arbia menandatangani kontrak dengan China untuk membeli DF-21s pada tahun 2007, namun tidak ada pihak mengaku kesepakatan itu, menurut laporan Newsweek yang berbasis di AS. Arab Saudi telah membelinya dan mengumumkan pembelian itu sebagai pesan untuk mencegah Iran.

Amerika Serikat menyetujui penjualan DF-21s ke Arab Saudi selama tidak varian berkemampuan nuklir, tulis laporan Newsweek. Eshqi mengaku rudal DF-21s yang dibeli negara bagaimanapun, dapat dilengkapi dengan hulu ledak nuklir. Keputusan yang dibuat oleh pemerintah Arab Saudi untuk membeli rudal Cina dan bukan sistem rudal Amerika menunjukkan, Riyadh sedang didorong lebih jauh dari Washington oleh kebijakan internasional akibat isu Iran dan Suriah. (armyrecognition.com).

  67 Responses to “Segitiga China, Iran dan Arab Saudi”

  1.  

    Nyimak bung smuanya aj.

    •  

      hanya TNI yg tau banyak
      seperti halnya misteri jumlah kasel kita

      •  

        iya bung sy jg sbg rakyat sangat mendukung kapal selam diperbanyak coz senjata paling ampuh dlm pertempuran dilaut apalagi klo ks buatan pt.pal nnti bs di pasang rudal anti udara yg bs nembak dlm air.

        harapan tingkat tinggi sy ks punya senjata:
        1.torpedo anti kapal selam dan permukaan
        2.rudal anti kapal
        3.rudal anti pesawat
        4.rudal sasaran darat yg bs menembakan rudal bwt hancurin pangkalan militer didarat.

        kaga kebayang kan efeknya………minimal menjaga harga diri he..he…he……

    •  

      haa, klo cuma mesin dong feng gua juga bisa beli, banyak di jual di toko2 di sini

  2.  

    absen dua

  3.  

    1

  4.  

    Numpang Pertamax Bung Semar,,salam kenal,

  5.  

    come to where the money flow

  6.  

    Anem

  7.  

    10

  8.  

    Cinta segitiga pasti bikin bingung..

  9.  

    9. panass

  10.  

    China sedang gelar dagangan di timur tengah nih…
    Btw soal Arab Saudi agak heran sekaligus miris mengapa negara sekaya Arab Saudi mau2nya dikendalikan oleh US Pdahal dngan bermodal kekayaan nya yg melimpah seharusnya Arab Saudi bisa bebas tanpa harus dikekang dan takut dgn US cntoh simpelnya saja soal Palestina kenapa Arab Saudi yg peralatan militer yg paling lengkap diantara negara2 arab lain kok diam saja melihat palestina di bom abis2 oleh israel, mereka akan membantu setelah Palestina sudah abis2 diserang pdahal klo pun Arab Saudi yg ikut membela Palestina secara frontal dan berakibat perang dng israel, Arab Saudi tentu juga tidak akan mudah dikalahkan oleh israel dan negara2 lain pun pasti membantu Arab Saudi..maaf ini hanya pendapat orang awam saja yg heran saja

    •  

      Jawabanya cukup mudah bung.
      Karena mereka di fasilitasi dg berbagai metode dan alasan dari usa.
      Di berikan jaminan. Seperti mesir. Di beri setumpuk alutsista. Spy mereka diem..kagak ikut campur urusan palestin. N isrok..

    •  

      makanya bung lakukan penelitian siapa sebenernya pendiri arab saudi dan siapa sebenarnya keluarga kerajaan arab saudi itu.

    •  

      Arab diberi jaminan semacam sekutu nato yaitu pelindungan dari serangan nuklir, serangan spionase dan terorisme radikal ( tentunya yang mengganggu keluarga kerajaan ) untuk melindungi kota mereka

      Orang arab benci yahudi tapi mereka juga tidak suka Ideologi Palestina

    •  

      Arab saudi ga punya tentara asli orang arab saudi .. banyak yg dari pakistan dan irak .. warga negara arab saudi nasionalisme nya buruk ..

  11.  

    arab saudi adalah amerika ๐Ÿ˜† semua urusan diatur si ASU,ampe beli si dongfeng ajah kudu persetujuan asu

    mending ke iran,alutsista lokalnya berkembang pesat dan gahar dibanding saudi yg bisanya cuma ngimpor ๐Ÿ˜†

  12.  

    Bobo dulu ah siapa tahu mimpi, punya rudal sekelas DF-21 yg sekelas antar kota antar provinci (AKAP) jangan beli yg jarak harmoni – blok m terus….. zZzZz

  13.  

    Ada apa dg Saudi jg cina? Apakah kurang payung udara pertahanan Saudi yg sdh di backup Patriot seri terakhir,Aegis.Radar,F 15 S sehingga hrs akusisi Dongfeng?.

    Ada apa dg Cina? Sejak kapan cina memerlukan izin AS utk jual alutsistanya. Apa dlm sistem Guidance DF ada yg berbau AS?.

    Saya mencium bau tdk sedap dg penjualan DF21 ini,analisa sy Saudi di jadikan Buffer zone AS,jika AS berusaha
    Bermain dlm konflik dg suriah/iran. Krn negara yg memiliki Tactical Missile Strategic dlm jlmh bsr jg jarak jangkau saat ini adalah Iran,dan Iran berperan jg sbg Guardian Angel bg Hizbullah,Hamas,Suriah selama ini.

    Hnya sebuah analisa simple..

    #ngopi maning..

    •  

      Nah itulah yang namanya adu domba. Kalau saja negeri2x timteng itu rukun dijamin ga ada yg namanya konflik palestine, bisa juga tampil sebagai adidaya baru, dulu mereka pernah. Hayo yang rukun

    •  

      Dugaan terbesar aq motif ekonomi bwt china, buat Us ga masalah krn laen front, lagian diuntungkan juga bila saudi kuat buat imbangan iran.

      •  

        Iran saat Reza pahlevi & Mossadeq adlh anak emasnya amerika sblm revolusi islam 79. Saat ini smua alutsista terbaik AS ada di iran sprti F14 Tomcat & 3000 pucuk AIM120. Setelah revolusi,jd musuh no 1 stlh Korut. Yg jd pertanyaan adlh “Kenapa.Dongfeng 21? & bukan Rudal canggih lain yg jg dimiliki AS bahkan lbh bgs Hit Kill Ratio dibanding DF21″.
        Klo ISIS,dr awal memang bentukan slh satu negara.

        Teringat sy dg analogi ” Teror itu diciptakan & di kendalikan, arah-tujuannya dr kelompoknya pun jg bsa di kontrol. Setiap konflik dimuka bumi ini pasca cold war hanya di kontrol oleh 4 negara” . Bahkan slh satu badan intelijen suatu negara di Utara sana mempunyai database jutaan nama calon,anggota,mantan anggota kelompok Teror & mrk mengkontrolnya.

        Apa yg bung Satrio & Kasad pernah sampaikan bahwa Kita dlm ambang di gerbang Proxy war adlh bnr. Data & laporan dilapangan menyebutkn hal tsb. Pertanyaannya adlh apakah KITA SDH SIAP HADAPI PROXY WAR DLM SEGALA BIDANG? jawabannya : Insya Allah para Hulubalang yg bertugas sbg Mata,Telinga,Mulut Republik ini SIAP BERTINDAK TEGAS.

    •  

      Mungkin sedang dilakukan adu domba antara saudi dan iran, mungkin jg asu diam diam mau bedah dongfengnya saudi kalau jd beli, mungkin jg sebagai alasan untuk onffensif terhadap ISIS kelak

    •  

      Assalamualaikum wr.wb
      wah kalau begitu caranya bisa porakporanda dunia ini.

      yang saya tangkep dari analisisnya bung RR
      1) amerika menjadikan arab saudi sebagai tameng bila pasukannya mengalami kekalahan di wilayah teluk
      2) arab saudi mempunyai kota suci mecca dan madinah yang jelas-jelas kalau di usik bisa mengusik umat muslim
      3) amerika menyerang wilayah timur tengah khususnya iran dan suriah yang tidak sejalan dengan poitik mereka (perlu di sadari walaupun iran terdapat yahudi namun seperti yang kita ketahui yahudi tidak akan pernah akur antara 1 dengan yang lain)
      4) arab saudi menjadi kepanjangan tangannya amerika, selain itu amerika sebagai tangan kotornya arab saudi (jika ilmu lebih banyak keburukannya maka lebih baik di tinggalkan dan kemungkinan arab menganggap pengembangan senjata lebih banyak keburukannya jadi membiarkan amerika yang mengembangkan dengan bantuan dana dari arab)
      5) bisa-bisa umat muslim dijadikan tameng amerika untuk mendapatkan kepentingannya, misalnya dengan melawan china russia serta negara-negara lain yang tidak sejalan dengan mereka

      kalau salah ya maaf ๐Ÿ˜€
      maaf oot ๐Ÿ˜€

  14.  

    Coba indonesia memiliki df-21,,pasti segitiga fpda juga akan koar2, dan akan menyatroni indonesia.dg alasan mengancam keamanan.dan ujungw nya usa n mama eli akan berkunjung ke indonesia..karena anak didiknya terancam dengan moncong df selikur yang memngangah menuju sonora dan sonotan.

    Dan warjagers pasti bilang Waaahhh
    Apalagi mbah bowo yg sll berhalusinasi indonesia kagak penting punye df-selikur..

    Bisa juga indonesia menelikung ke samping kanan dan kiri. Dg iran dan korut. untukbmelanjutkan proyek roket nasional.
    Ketimbang menunggu china yg penuh ambigu. Tak jelasnkapan c705 berakhir..

  15.  

    Bakar LADANG KEMENYAN 7.Hektar buat panggil MBAH BOWO

  16.  

    Loh bukannya penjualan rudal >300km tidak diperbolehkan?

  17.  

    @Meremtech, sepanjang dijual ke sekutu AS, tentu saja AS dkk tidak ribut. Pakistan yg sudah lama punya rudal dan ujicoba bom nuklirpun didiamkan saja oleh AS, beda dgn Iran yg baru sampai tahap memperkaya uranium, AS langsung menjatuhkan sanksi.

  18.  

    Arab Saudi utk apa mengakuisisi df-21 ? Tujuannya apa ? Bukannya rudal jarak jauh itu digunakan untuk negara aggressor ? Apakah seiring berjalannnya waktu arab saudi ingin memiliki kapal induk ? Banyak sudut pandang memang yang ada di dalam permasalahan ini , namun saya beranggapan ada sesuatu dibalik disetujuinya penjualan ini :mrgreen:

  19.  

    Kawasan timteng sudah dijadikan ujicoba senjata dari block timur dan barat..apapun yg terjadi sejak asu dan the gengnya sudah memperlihatkan perang secara modern di timteng,tentunya bagi saudi memerlukan alutsista konvensional juga untuk membuat deterent di kawasan tersebut…suatu saat nanti mudah*han bila tidak dijegal dari berbagai pihak tentunya RI akan mempunyai kemandirian R-Han menjadi Dong-Han 3000 km…amiinn…

  20.  

    Kapan negara ASU ga obok2 negara orang ya ? Miris lihat adu domba garut di dunia ini….

    •  

      sampai seluruh dunia menjadi negara bagian USA diluar rusia,cina klo selain itu walauhu alam…………diobok obok…..

    •  

      kaget juga arab saudi beli rudal dari cina…….kayaknya …dwit amarika dah abis untuk ngdepin iran………mending bikin peyeimbang…….

      atau….kayaknya amrik ingin tau …teknologi .rudal cina kayak apa…..so suruh arab supaya beli……

  21.  

    Kapan ya Indonesia beli Iskander.

  22.  

    saudinya lagi ngambek sama asu soalnya ngga di dengerin permintaannya di tolak senat. nuklirnya beli dari pakistan bareng jualannya neng okelah (pespur)

  23.  

    Hati2 nanti kedepan konflik bs bergeser ke Asia Pasific termasuk Asia Tenggara (LCS) setelah ASU berhasil mengadu domba di Timur Tengah..bibit konflik ada di LCS..belajar dari Timur Tengah harusnya Asean bisa rapat barisan..dan peran Leader (Penengah) ada di Indonesia sebagai Saudara Tua..:)

  24.  

    mantap Arab Saudi telah mempunyai rudal balistik dong feng, bisa buat menyerang israel !!!

  25.  

    Dong Feng..?, Dong odong..?

  26.  

    Mbah,..!!!..China Mbah…

  27.  

    Emm…, china makin kuat ya? Bisa ambil jatah kue and Saudi kali niru kita ya, ndak mau ngandalkan 1 pemasok…….Kangen bung Yayan..dll., orang Iran katane ama org kita welcome sekali ya bung, tp untuk share teknologi pertahanannya elit ndak ya? Moga sehat2 semua dan salam NKRI

  28.  

    Dinasti yg sekarang berkuasa adalah hasil kudeta dari pewaris yg sah dengan bantuan asu.wajar jika mereka diatur asu.

  29.  

    Tapi anehnya kok buatan cina? Mungkin df21 mau dioprek ma AS dkk

  30.  

    Hubungan ini murni motif ekonomi. Cina perlu pangsa pasar utk ekspor senjatanya. Iran sejak diboikot oleh negara barat praktis dia hanya bisa memenuhi alutsistanya dari blok timur apalg iran perlu alutsista utk pertahanan diri. Saudi melihat kekuatan iran, pasti akan bergerak utk memperkuat militer jg. Amerika tdk akan memberikan senjata strategis spt dong feng ini ke saudi krn takut digunakan utk menghancurkan israel shg alternatifnya adlh cina yg bisa memprovidenya. Hubungan ini sama halnya dgn rusia- cina- india.

  31.  

    hadirrr

  32.  

    Tujuan utama Arab Saudi membeli rudal DF-21 bukan hanya untuk pertahanan dalam negeri mereka, namun memilike deal2 tertentu dengan China. Salah satunya adalah, bahwa dengan pembeluan tersebut maka Arab Saudi mengikat perjanjian dengan China untuk tidak menjual misil balistik tersebut dengan Iran atau sekutu lain yang tidak berafiliasi dengan Arab Saudi.

    Tentunya, untuk melancarkan perjanjian ini, Arab Saudi bersedia melakukan pembelian besar2an atas rudal DF-21 yang mungkin sebelumnya diminati oleh Iran.

    Hal ini juga pernah dilakukan Arab Saudi kepada Rusia untuk “melepaskan” sekutunya Suriah, dengan jaminan bahwa Chehnya tidak akan “diusik” oleh Arab Saudi.

    CMIIW

  33.  

    Gembar-gembor buat rudal tapi hasilnya rudal kelas kampung….harusnya lapan itu lebih konsen ke pembuatan rudal bukannya mikirin buat pesawat, kalau pesawat serahkan saja pada DI jadi masing2 biar lebih profesional ke bidang masing2 jadi kesannya jangan kaya teknologi gado2, kasian Negeriku

  34.  

    Pertamax he…he..he..

  35.  

    *temen semu

 Leave a Reply