May 052016
 

Ada sesuatu yang mengejutkan ketika, DCNS Prancis menyatakan akan bekerja sama dengan Indonesia untuk membuat kapal selam. Kapal selam itu varian S1000. Informasi itu tidak terdengar sebelumnya, dan tiba tiba saja, muncul akhir-akhir ini.

Apa yang terjadi ?.

Informasi ini, muncul di sela pemberitaan bahwa kapal selam pertama pesanan Indonesia ke Korea Selatan, Chang Bogo, class, segera melakukan uji laut di Korea Selatan. Sementara kapal selam kedua, sedang dikerjakan. Rencananya, kedua kapal selam ini diserahkan ke Indonesia paling lambat tahun 2018.

Setelah pembuatan kedua kapal selam itu, kapal selam ketiga dari Chang Bogo class ini, akan dibuat di Indonesia.

Yang menjadi persoalan adalah, seberapa besar transfer of technology yang akan diberikan DSME Korea Selatan kepada Indonesia. Apakah teknologi inti dari kapal selam, seperti modular supply system juga diberikan kepada Indonesia. Apakah teknisi-teknisi dari PT PAL maupun TNI AL, ikut menyaksikan dan terlibat dalam pembuatan modular-modular strategis dari Kapal Selam Chang Bogo ini ?. Informasi sedetil ini, belum kita dapatkan.

Lalu, dengan membuat hanya 3 kapal selam Chang Bogo, berapa persen teknologi yang ditransfer oleh DSME kepada PT PAL Indonesia. Saya tidak tahu.

Yang jelas, di saat momen-momen kristis ini, terdengar kabar, DCNS Prancis sepakat dengan Indonesia, untuk membuat kapal selam varian S1000. Beberapa hari ke belakang, kita juga sempat mendengar, Yunani menawarkan kerja sama pembangunan kapal selam dengan Indonesia. Apakah Yunani sudah punya informasi, apa saya ToT yang diterima Indonesia, sehingga mereka, maju menawarkan diri.

Asumsi saya, dibukanya kerja sama kapal selam dengan DCNS Prancis atau tawaran kerja sama dari Yunani, karena proses transfer teknologi kapal selam dari Korea Selatan, masih sangat terbatas, pada persoalan kulit semata. Pihak Indonesia tidak dilibatkan dalam pembangunan modular modular penting dari kapal selam Chang Bogo. Bagaimana menurut Anda ?. (JKGR).

Berbagi

  97 Responses to “Sejauh Mana ToT Kapal Selam Chang Bogo Class ?”

  1.  

    semoga totnya berjalan lancar

    •  

      Smoga bung, kalo kagak, bakar aja semua perusahaan korea yang ada di indonesia, kan banyak tuh di Agip, MM 2100, Kawasan hyundai, Jababeka.

      •  

        EJIP kali mas bro (East Jakarta Industrial Park) πŸ™‚

      •  

        pemikiran yang sangat dangkal πŸ™‚

      •  

        Yaelah,.. itu sih pola pikir cara barbar alias preman.
        Bisanya main otot, otak gak dipake. Yang ada nyesel sendiri, krn pengangguran dimana2. Ekonomi nasional melambat, akibatnya anggaran militer gak jadi naik ke 1,5%. Trus, Anda tau sendiri efeknya buat militer indonesia.

        Kalo komen cerdas dikit kenapa…
        Dikit2 main bakar perusahaan. Gak mikir keluarga/anak para pekerjanya..?

    •  

      emang gue pikirin.mau kerjasama dengan siapa terserah, yamg penting kapal selam kita tambah banyak.

    •  

      Asumsi penulis diatas bisa saja benar adanya sehingga RI mencari tekhnologi dari negara lain diluar korsel. Artinya yang dicari tekhologi yang tidak didapat dalam TOT dengan korsel. Namun ada asumsi lain bahwa sebenarnya RI melakukan TOT kasel changbogo bukan hanya hitungan berdasar pesanan 3 unit semata. Tapi hitungannya berdasar pada paketan pembelian macam2 -alutsista dari korsel. Pada era SBY delegasi Indonesia berkunjung ke korsel dalam rangka belanja besar2an alutsista mede in korsel seperti : 16 jet latih lanjut t 50 GE, 16 KT wong bee,20 panser Tarantula, Howitzer KH 38, KH 39 up grade kasel cakra/nenggala,KFX, chang bogo class dll. Dengan pembelian sebesar itu sudah sewajarnya pihak korsel memberikan TOT hampir 100% untuk changbogo ini.

    •  

      Amiinn [email protected] itu motor belom diganti2 [email protected] padahal udah ga ngeluarin produk barunya..xixixixi

    •  

      Dari info sebelumnya, konon engineer kita hanya boleh mengamati/melihat proses pembuatan changbogo, karena alasan pihak DSME yg tidak ingin terganggu dan menjadi lambat jalannya proses produktivitas kasel,,,
      Pihak DSME hanya akan membimbing engineer kita ketika proses perakitan changbogo ketiga nanti digalangan PT-PAL,,,

      •  

        Hmmmm. Masuk akal. Proses tot modular, dilakukan setelah pengerjaan di Indonesia. Semoga

      •  

        Karena changbogo tidak dilengkapi dengam kemampuan peluncur misile surface to air seperti halnya scorpene dan sifatnya melengkapi, bukankah sesuatu yang wajar jika untuk pertamakali adalah ATM yaitu Amati, Tiru dan Modifikasi.

        •  

          selain torpedo sebagai sista utama, Scorpene bisa menembakkan rudal balistik, perancang Scorpene memasang jenis rudal balistik berbasis di kapal selam yang dapat ditembakkan melalui tabung peluncur torpedo. Dengan begitu selain tidak perlu ada ruang khusus untuk menyimpan rudal dengan posisi berjajar vertikal (guna memudahkan penembakan) di dalam badan kapal juga jumlah rudal yang dibawa bisa lebih banyak bila disimpan dalam posisi berjajar horizontal.

    •  

      Tenang aja semua informasi kan TDK semuanya di buka, klu pihak Korea berulah kt kerjain insinyur mrk di Indonesia sewaktu TOT di PT. PAL, perlu warjag ketahui mrk rata2 suka nyimeng kt buat mereka happy baru kt korek ilmu mereka he he he . . .

    •  

      Bukan karena CBG bung, kenapa kita tot s1000. Tetapi karena alotnya akuisi dan tot kelas kilo dengan rusia. Ada tiga sasaran dalam hal ini yaitu 1 meningkatkan daya tawar ke rusia utk segera sepakati tot kilo, 2 sebagai rencana cadangan jika nomer 1 gagal dan terakhir 3 mengintip teknologi n menyiapkan antidot utk scorpene malasia dan baracuda ausie. Sedangkan 218 singapore bisa diintip lewat 209 cbg

      •  

        asumsi saya juga begitu, isu dilontarkan utk meningkatkan daya tawar. siapa tahu justru yg offtherecord justru nyata, akan & sudah berjalan

      •  

        Alasan ini lebih relevan, masuk akal, dan logika.
        Kalaupun Kilo tidak jadi dibeli (karena ToT), memang cara paling baik adalah Bikin kasel sendiri. Yang penting ilmunya ada dulu.

        Dari pada beli terus, tapi gak dapet ToT. Ujung-ujungnya kaya org beli Hape, setiap keluar yg lebih baru dan lebih canggih, maunya.. Beli,beli,beli dan beli. Itu pemikiran konsumtif.

        Harus berubah, kita harus jadi bangsa yg Produktif.

  2.  

    Hebat… Cari ilmu yg banyak..

  3.  

    Nah ko jdi seperti ini jdi g klas gnti rezim gnti kebijakan ??

  4.  

    Wah…kalo begini hanya pt.pal dn Korbel dn Tuhan YME yg tau detil bung Diego ..hehehe

  5.  

    Tau akh yg penting Ina punya kapal selam, jgn pake yg tua mulu kasian dah waktunya pensiun
    Tapi lumayan juga dpt tot walau kulitnya entr isinya tot dari kilo rusia ( ngekhayal )

  6.  

    menurut saya..adalah jumlah yang diinginkan Indonesia jadi but uh beberapa negara/pabrikan Kasel untuk mensuplaynya…yang pasti walaupun beda negara tetapi adalah turunan yang sejenis..kecuali Dari Russia utk kasel kelas beratnya..semua Dari itu allahuwalam..semoga yang terbaik utk NKRI..aamiin

  7.  

    Indonesia mendukung ambisi besar yaitu mau jadi negara pembuat berbagai macan senjata dan tujuannya tidak hanya mau dipakai sendiri tapi juga untuk di eksport. Bikin senjata kalau cuma untuk di pakai sendiri kapan tercapai BEP (break even point) dari satu produk ?
    Untuk mengatasi itu kita mau jadi peng eksport kenegara negara dunia ke 3 . Makanya kita harus menguasai berbagai macam produk minimal untuk Ks sebagai tempat overhoul .

  8.  

    mgkin lebih baik dengan prancis yg pada kenyataan nya sukses kerja sama dengan india dan sedang di lakukan uji laut

  9.  

    Mantap jawabannya. Semoga solusi yang sedang diupayakan, berjalan lancar

  10.  

    klw bisa mrek dagang yg teruji. jika indonesia ngejual ke luar smakin gampang prosesnya.. sales nya kgk pusing jual lontong.

  11.  

    apa aja jalanya yang penting bisa buat sendiri.

  12.  

    Belajar turunan kapal selam jerman,kapal selam russia sekarang prancis…..waduh….smg 15-20 tahun ke depan indonesia membuat kapal selam rasa indonesia dgn teknologi campuran …maut dah……..mantab

  13.  

    Kalo melihat metode pembelian spt F16 rencana baru ternyata dibeli bekas,ompong pula, beli leopard ternyata begitu saja, saya percaya tot changbogo cuman kulitnya saja. #oh.teganya.o.o.o

  14.  

    Jawaban dan analisa yang bagus dan berkualitas, simpel dan jelas…

  15.  

    Ya wajar bila ToT dari Korea tidak semua akan di bagi ke Pihak Indonesia krn ToT tsb Mahal dan tidak sembarang bisa dibagi2 begitu saja…tapi saya tetap optimis walopun yg diberi ToT hanya kulit saja tapi berkaca dari ToT Frigate SIGMA class ato ToT LPD yg dapat diubah menjadi SSV oleh Putra-Putri Terbaik PT.PAL maka kedepan bukan tidak mungkin Changbogo Buatan PT.PAL akan berbeda dari DSME krn Menyesuaikan permintaan TNI-AL, jadi bila ada tawaran dari DCNS Prancis ato Yunani mungkin perlu juga dipikirkan demi Kapal selam Buatan Dalam negeri yg sesuai keadaan geografis Lautan Indonesia serta kebutuhan TNI-AL sebagai Primary User

  16.  

    TOT changbogo nyata tersirat dr pernyataan, bahwa pembelian changbogo merupakan deal terbesar nominalnya dlm sejarah penjualan alutsista bikinan korsel.
    Transaksi terbesar bro.. transaksi tsb pasti di dahului berbagai liku liku pembicaraan yg di dlmnya pasti membicarakan TOT.

    Transaksi besar besaran kasel mosok TOT-nya kecil kecilan… ecek ecek..

    Berlaku jg utk IFX..

  17.  

    Pabrik kapal selam pal aja belum jalan…mana ada negara mau memberikan tot kapal selam…kalau merakit boleh lah kalau membuat no see lah

    •  

      Makjleb. Tapi pepatah mengatakan banyak jalan menuju Roma. Semoga kita tidak kehilangan arah, untuk menelusuri jalan itu

      •  

        Sorry bang diego tangkyu mau balas komen saya…betul abng bicara banyak jalan untuk maju…cuma saya pesimis sama tot kapal selam ini apa kita membuat dari nol atau hanya merakit…kalau kita lihat projek di indonesia semuanya hanya merakit

      •  

        @murai batu

        Mau servis motor harus modal keahlian dan tersedianya sparepart kl hanya modal optimis ya siap siap aja pintonnya mrotolii.
        Tp kl modal kita hanya pesimis tdk bisa karena tiadanya keahlian maka tentu kita akan belajar dulu ato diserviskan ke org.
        Jd jgn semua di pukul rata OPTIMIS om om

        Capek dikit dikit denger kata optimis om

        Om om gak liat carin ta ?

      •  

        [email protected] oke…saya menafsirkan optimis disini sama dengan keyakinan. Saya tidak tau jika anda menafsirkan dengan maksud lain….saya ambil contoh sederhana. Jika kita mau membuka sebuah usaha tapi diawal kita tidak yakin/pesimis tentu kecil kumungkinan akan berhasil. Sebaliknya jika kita optimis/penuh kayakinan peluang sukses akan ada. Apalagi dalam hal Riset seorang ilmuan tidak akan berani melakukan riset jika dia tidak yakin akan berhasil..walau pun permulaan banyak kegagalan tapi dia akan terus mencoba sampai berhasil itu yang saya maksud dengan optimis/yakin. Bung Diego bilangnya banyak jalan menuju ROMA. si [email protected] tampaknya lagi jadi anak sholeh malam jumat pengajian bung xixixi….salam

    •  

      Bung [email protected] lupa ya jika KORSEL sebelumnya TOT dengan Germany sehingga menghasilkan CHANGBOGO SUBMARINE itu artinya ada negara yang memberikan TOT kapal selam dong…..

  18.  

    Tunggu saja tahun 2018 dan pembuatan kapal selam ke 4. Ada 2 perbezaan nanti

    1. kalau hull di bawa dari korea selatan bermakna tidak ada TOT penuh, cuma sekadar merakit saja.

    2. Nah klu sebalik nya semua hull di buat di PT.Pal dan menggunakan baja dari indonesia, kemudian di proses menjadi hull itu baru TOT penuh.

    Yg tetap pasti diimport itu BMS dan enjin.

    •  

      [email protected] awak betul kita lihat saja nanti apa TOT seperti LPD. kalau masalah baja. Indonesia-korsel telah membuat kilang baja KRAKATAU POSCO yang mana baja ini akan digunakan oleh kedua negara. Untuk Indonesia akan digunakan oleh PT PAL dalam pembuatan kapal perang dan kapal selam dan oleh PT PINDAD dalam pembuatan medium tank,Anoa dan persenjataan lainnya. Semenjak adanya MoU Antara Indonesia- Korsel kedua negara kerja sama saling menguntungka Indonesia banyak membeli senjata mede in korsel dalam jumlah besar seperti jet T 50 golden eagle, Pesawat latih KT WONG BEE,panser tarantula,Howitzer KH 38,KH 39,LPD,JET KFX, KS CHANGBOGO, Up grade KS cakra/nenggala dll. karena Indonesia berani membeli pertama produk korsel seperti T 50 GE,changbogo. Sehingga menarik banyak negara untuk ikut membeli jet T 50 sehingga banyak perusahaan korea ikut berkembang. Banyak juga investasi korsel di Indonesia yang dimudahkan oleh Indonesia. Dengan begitu korsel tidak akan memandang sembarangan TOT dengan INDONESIA karena taruhannya masa depan korsel sendiri. Saya sangat yakin TOT changbogo dan KFX/IFX dengan korsel akan berjalan lancar seperti TOT LPD yang telah berhasil.

      •  

        Good Point atas positif thinking anda2 semua atas prospek kerjasama Indonesia-Korsel, yaitu Changbogogo dan KFX …… tahniah to @salam dan @murai Batu

  19.  

    Engineer anak bangsa Indonesia sdh terkenal smart, full spirit dan cpt menyerap tekno sekaligus mampu buat inovasi mandiri, mungkin hasil join dg DSME msh ditemukan bbrp hal teknis yg blm bisa di dapat (tdk diberikan oleh DSME), atau ada bbrp kelemahan dlm rancang bangun nya atau engineer kita berencana buat kasel yg lbh joss … jalan terbaik musti cari tambahan ilmu ke pihak lain, ane tetep ngarep lebih baik ke mbah Jerman … bisa jg dg mhn bantuan ke eyang utk manfaatkan ilmu submarine beliau.

    •  

      Yang menjadi masalah, jika mereka tidak menyertakan/ tidak melibatkan ahli dari Indonesia, dalam pembuatan modular-modular penting, dari kapal selam itu.

      •  

        tetep optimistic bung Diego … kita pasti akan dapatkan semua nya jika dpt partner yg tepat, bila diurut dari awal punya cakra class dari Jerman … pilihan DSME sdh baik walau bkn yg terbaik … msh ada Yunani … msh ada Jerman … plus skrg dg France atau mungkin jg dg Rusia, tinggal pilih partner & jgn lupa siapkan gudang duitnya … xixixi … just kidding
        salam

      •  

        Masalah akan datang apabila dipermasalahkan,dan tidak akan ada masalah kalau kita mau mencarinya…hehehe …Sorry nump4ng nimbrung [email protected]

      •  

        Ada nada nada seperti yang saya sampaikan di atas. Makanya saya duga lagi dicari solusinya. Mungkin ada yang punya info lebih detil ?. Silakan dishare….

      •  

        Positifnya,, Kalo saya melihatnya lebih ke electronic warfar nya.. ada yg coba ingin dikembangkan oleh pihak user yg belom di miliki korea.. salah satunya sistem VLS yg bisa ditembakan dari kapal selam bung.. kalo dilihat dari spek s1000 adanya vls anti udara A3SM(Mica or Mistral) yg nanti bisa dipakai jg buat VLS rudal jelajah seperti yakhont or kalibr.. mengingat alotnya proses negosiasi TOT kasel kilo..

        •  

          Sama seperti pandangan anda @bung Welleeehh..sepertinya yang di KEJAR oleh pemerintah adalah Cangbogo rasa Kilo yg bisa meluncurkan rudal Kalibre yang semoga di dapat dari ToT dgn DCNS dalam kerjasama pembuatan Scorpene 1000. Sedangkan ToT dari DSME kemungkinan hampir 100% utk Cangbogo karena banyaknya pembelian alutsista terbanyak dan terbesar dalam penjualan dan kerjasama pembuatan senjata dgn indonesia di tambah dgn di mudahkan investasi dan penjualan produk2 korea di Indonesia oleh pemerintah seperti LG dan Samsung yg memimpin pasar elektronik, Lotte mart dan Seven Elegan, juga pabrik baja Krakatau Posco, Hankook dll. Jadi hampir mustahil kalau kota pelit dgn ToT terhadap indonesia dan lagi jika alih tehnologi terjadi hambatan maka media sudah banyak memberitakan hal itu karena merugikan indonesia, akan tetapi sampai saat ini pemberitaan adem ayem tidak seperti pemberitaan paman Sam yang heboh karena tidak mau memberikan 4 tehnologi kunci terhadap program KFX/IFX

      •  

        Bung Diego…permasalahan sekarang adalah banyak diantara kita yang meraba2. Bisa saja TOT ini tidak di ekpose semua untuk umum. Yang jelas setiap TOT ada kesepakatan awal yang ditandatangani kedua belah pihak. Jika ditengah jalan salah satu pihak menyalahi kesepakatan tersebut tentunya ada tuntutan dari pihak yang dirugikan. Saya yakin korsel akan bersungguh sungguh karena menyangkut nama baik dan masa depan korsel sendiri. Banyak Investasi korsel disini yang dimudahkan oleh Indonesia pabrik baja KRAKATAU POSCO salah satunya

        •  

          Lalu bagaimana kalau kesepakatan awalnya ( yg telah disadari Indonesia) ya memang tidak pembuatan kapal selam changbogo dari nol hingga 100% tetap saja kan gak bisa dituntut baik secara bisnis atau apapun.

          Hal itu lah yg mungkin mendasari pihak menhan & user utk saling kedap kedip mata dg DCNS. karena sama-sama tau apa yg bisa diperoleh dr DSME dan apa yg tidak.

          Berbeda kasus dg KFX/IFX. Pada kasus ini kesepakatan kontrak bener2 alot karena ditekankan oleh Indonesia, Bahwa Indonesia harus mendapat ToT penuh. Dan kalau dilihat nominal uang yg akan dikasih ke korea, ToT 100% kfx/ifx lebih masuk akal. Tidak spt Changbogo yg hny 3 kasel.

          Tapi, apapun itu. Saya yakin “Orang-Orang Indonesia” telah memikirkan plan A, plan B, dan Plan C. Saya kurang suka dg kata-kata/motivasi Optimis, karena biasanya itu hanya “pembenaran utk menipu hati/pemikiran yg sedang galau”. Tapi saya YAKIN, Indonesia adalah bangsa yg besar, bangsa pejuang, dan bangsa yang Cerdas.

      •  

        Jika Indonesia dirugikan kenapa belum terdengar kabar tuntutan atau protes dari pejabat yang terkait. Berarti TOT masih sesuai kesepakatan awal. Jika benar TOT changboga dari awalnya tidak 100 % Sudah seharusnya Indonesia mencari tehnologi dari negara lain untuk memenuhi kekurangannya. Saya berdoa dan berharap semoga cepat terwujud. Kalau tidak sekarang kapan lagi….ikan sepat ikan gabus…makin cepat makin bagus…

  20.  

    Saya yakin Korea kasih TOT sesuai rencana, bukti sudah ada “Banjarmasin Class”, mungkin yang ga dikasih CMS, radar/sonar, DLSB, karena yang dipake sebagian besar bukan made in Korea.

  21.  

    Justru keuntungan buat PT PAL seandainya chang bogo tak berlisensi.. kita tidak perlu terpaku dgn ijin sang pembuat asli.. kita bisa buat sesuai kehendak kita utk mengimprove kapal selam kita,, yg ditakutin korea adalah nantinya semacam karma atas apa yg mereka lakukan ke jerman.. apalg di filipina, korea kalah telak dgn indonesia dimana korea merupakan sang guru dlm pembuatan LPD.. rasa takut ini yg mulai membatasi proses TOT kasel..

    Kita lihat aja [email protected] setelah fasilitas galangan kapal selam kita selesai akhir tahun ini(kalo ga molor), tender utk overhaull si cakra bakal dimenangkan oleh DSME atau DCNS.. karena overhaull si cakra mengharuskan adanya TOT dan dilakukan di dlm negeri.. arahnya akan jelas kalo sampai user memilih DCNS,, pasti ada yg kurang dlm proses TOT dgn DSME..

    •  

      pada hakekatnya keberhasilan dsme-209 adalah sebuah stepping stone buat dsme-3000. karena berbekal desain dsme-209 kemungkinan masalah2 yang dihadapi di dsme-3000 bisa diminimalisir dari awal (reduce design flaw). berkaca dari desain kfx-ifx dimana ahli2 dari nusantara tidak bisa diabaikan kemampuannya. bisa jadi mereka mendapatkan inputan yang baru berbekal pengalaman indonesia mengoperasikan ks ex ussr.

      •  

        Saya lebih melihat kearah keinginan user memenuhi kekurangan yg belom didapat dari TOT dgn korea utk pembangunan kapal selam ke-4.. walaupun keraguan mengenai hasil TOT kasel ada.. karena ada keinginan user di kasel ke-4 mempunyai sistem VLS anti-air missile atau mungkin rudal jelajah dimana Scorpone 1000 telah dilengkapi sistem vls anti udara A3SM (Mica or Mistral).. kalo dilihat dari kapasitas kapal selam yg sedang dibangun di PAL hingga 2000ton, kemungkinan kapal selam ke-4 atau ke-5 bisa diatas 1400ton.. Selain ada penambahan sistem AIP, akan trjadi improve besar2an dibanding ke 3 kasel yg ada..

        Mungkin ada kaitannya jg seperti yg [email protected] bilang mengenai KS 3000ton korsel yg sedang dikembangkan.. karena di KSS III 3000ton korsel akan dipasang sistem VLS rudal Hyunmoo.. mungkin ada keinginan pihak indonesia di kasel ke-4 bisa dipasang rudal Hyunmoo sehingga mencari cara utk bisa disematkan di kasel ke-4.. dimana user pernah bilang keinginanya mempunyai kapal selam yg bisa menembakan rudal balistik..
        *) Rudal Hyunmoo: rudal balistik subsonic korsel yg memiliki daya jelajah 500km dgn bobot 1,5ton utk menandingi rudal balistik korea utara

  22.  

    Hahahhaah pantas dengan nama lw dolok, kakkaakwkwkk,, masih ngelak lagi ,,, jelas2 lw yang lempar ,,,, iya gelar bsc bandit suka coliii … kawkkwkw

  23.  

    menurut saya begini..biarkan proses pembuatan kapal selam changbogo tetap berjalan sesuai kontrak yaitu kapal selam ketiga harus dibuat 100% di Indonesia..karena kalau di sini otomatis akan lebih jelas dan gamblang dlm proses pembuatanya dari a s/d z…sementara kerjasama pembuatan kapal selam dari negara lain bisa dilaksanakan bersamaan waktunya atau berdampingan asalkan TOT adalah tujuan utama.. masalah dana saya percaya bisa..ibarat sekali dayung 2 pulau terlampaui

  24.  

    Masih sangat sedikit informasi yang didapat seberapa besar sebenarnya TOT kapal selam dari negeri gingseng itu. Ya wajar saja mungkin masih dirahasiakan utk kepentingan umum,
    masa iya pembelian dengan nilai besar perjanjiannya ga jelas?
    Ga usah berasumsi dulu. Dan mengenai rencana akan kerja sama dg dcns perancis utk kapal selam scorpeen .. mungkin itu bagian dr strategi pertahanan dan pengadan.
    Ga perlu dihubung2kan dengan changbogo. Changbogo masih proses, pabriknya di indonesia juga sedang proses pembagunan. Semua berjalan sudah sesuai roadmapnya. Jadi tunggu aja broo…

  25.  

    Bukankah TOT dulu baru uang nyusul dalam sebusah kontrak pengadaan alutsista

    •  

      Tidak semuanya seperti begitu bung, kontrak pengadaan senjata itu beda2 tergantung kesepakatan kedua negara,
      ada yang harus pake jaminan membeli dari mereka (Contoh: pernah membeli/akan membeli banyak persenjataan dari negara itu, dll) dan lagi DP, belum jika memang Teknologi tersebut UP TO DATE bisa jadi minta lebih.
      ada yang pakai uang lebih dalam kontrak tersebut.

      Tapi kebanyakan pakai kontrak yang pertama.

      IMHO

  26.  

    karena kita ingin mandiri/cerdas maka cari lah ilmu se banyak2nya…
    karena dengan ilmu kita bisa membuat sesuatu dari penggabungan beberapa macam ilmu yang kita kumpulkan itu.

    dari yang saya lihat disini, dulu ada statment bahwa TOT Lontong Korsel hanya sebatas melihat (IMHO), dan kemungkinan hanya 65% nya TOT yang di janjikan, maka dari itu untuk menutupi kekurangan ilmu TOT tersebut kita harus bisa mencari lagi guru untuk menutupi yang kurang sekalian menambah keberagaman armada Lontong kita.

    Tapi jika memang seperti ini kejadianya, gimana soal proyek KFX/IFX kita yah?

  27.  

    Poetra [email protected] anda benar sekali bung….OPTIMIS adalah modal utama dalam hal apapun apalagi dalam soal meriset. Modal berikutnya adalah kepintaran,ketekunan,kesabaran,dana. Semua tekhnologi yang kita nikmati sekarang adalah buah karya para ilmuan yang selalu berpikiran OPTIMIS. maka beruntunglah orang2 yang selalu optimis mereka mampu mengikuti kemajuan jaman sebaliknya orang2 pesimis akan tergerus oleh kemajuan jaman. TUHAN saja menurut prasangka hamba-Nya. Mari kita selalu berprasangka baik dan jadi orang yang selalu optimis agar kita tambah maju dalam hidup ini dan Negara kita pun akan cepat maju.

  28.  

    ini masih bagus bisa buat kapal selam dalam negeri sekalipun TOT masih abu abu dibandingkan beli sudah jadi maka kita hanya sebagai konsumers minded alias jadi mainan produsen…kita tunggu kapal selam ke 3 yg akan dibikin disini seperti apa? baru ambil kesimpulan…ibarat berbuat 1000 x lebih baik daripada cuma melihat …

  29.  

    saran : menhan hrs ke jerman lg lobi2 beli lisensi & T.o.T x kapal selam, tuh changbogo dr lisensi jerman, jgn hanya Tank Leopard saja yg dpt T.o.T & lisensinya kalau perlu kaselx jg

  30.  

    Nick “Pace” yang belakangan sering gentayangan dimari ngehina Indonesia n TNI dengan logat Papua yang dipaksain jangan2 dia jg pelakunya…

  31.  

    IKUT NIMBRUNG MAS.Saat semua wargA tak terlintas dg keputusan tni yg hanya pinus untuk membelKu 1 skuadron shukoi 35:namun spontan menteri Rr mengatakan Kita Juga akan membeli F 16. LALU menyusul juga ada rencana kerjasama dengan prancis untuk pembuatan kapal selam. Dlm pandangan awam sy tAmpaknya indonesia ingin nanti di bak pd tehnologi kol selam dan pesawat tmpur justru indonesia ingin menggabungkan tehnoligi barat dan rusia. Dlm konten fix bisa saja pembelian F16 terbaru ini agak bagian politik ” ambil hati” indonesia pd Asu agar transfer tehnoligi amerika tidak di hambat untuk diberikan pd kors
    el .Kedua mari kita lihat pesawat tempur China yg di beli dr china justru memilki kesamaan dengan indonesian BahkAn dengan lebih
    awalnya kepemilikan china baik dg su 27 su 30 atau 35 itu artinya China lebih memiliki atau menguasai tehnologi rusia. Yg bln ada pd china tentu tehnologi F 16 terbaru. Dalm kontek Su 35 Indonesia akan baru memperolehnya pd tahun 2018. Salah satu masalahnya karena indonesia menginginkan salah satu kreteria tertentu dlm avioniknya. Pilihan indonesia ini ternyata hampir membuat pabrik su 35 pusing…he he. SelAnjut dg kapal selam changbodo dN kplbselam kerja sam dg perancis pada akhirnya indonesia akan menggabungkan tehnoligi changbodo dan perancis. SebAb tetangga selatan telH mengantisifasi tehnogi changbodo dengan tehnoligi terhebT. Jd menurut ane.. bukan kaena keikut sertaan indonesia rerbatas

  32.  

    Kl ingat pernyataan menhan shrnya gk ada mslh soal TOT changbogo class atau mngkn ada info baru stlh kunjungan RI1 ke korsel nanti…..

  33.  

    saran : menurut sy scorpene nggak usah di beli karena sama dg kasel scorpene malaysia & jg br2 ini australia membatalkan pengadaan kasel dr jepang malah milih DCNS, pergerakan sgt ausy mencurigakan krn ausy melobi perancis menjual kasel DCNS ke indonesia beserta T.o.T dg tujuan kasel indonesia hrs downgrade dr kasel DCNS australia

  34.  

    IKUT NIMBRUNG MAS.Saat semua wargA tak terlintas dg keputusan tni yg hanya pokus untuk membelKu 1 skuadron shukoi 35:namun spontan menteri Rr mengatakan Kita Juga akan membeli F 16. LALU menyusul juga ada rencana kerjasama dengan prancis untuk pembuatan kapal selam. Dlm pandangan awam sy tAmpaknya indonesia ingin nanti baik pd tehnologi kol selam dan pesawat tmpur justru indonesia ingin menggabungkan tehnoligi barat dan rusia. Dlm kontek Fix /Ifxbisa saja pembelian F16 terbaru ini agak nya bagian politik ” ambil hati” indonesia pd amerikau agar transfer tehnologi amerika tidak di hambat untuk diberikan pd kors
    el .Kedua mari kita lihat pesawat tempur China yg di beli dr Rusiajustru memilki kesamaan dengan indonesian BahkAn dengan kedatangan yg lebih
    awal kepemilikan china baik dg su 27 su 30 atau 35 itu artinya China lebih memiliki atau menguasai tehnologi rusia. Yg bln ada pd china tentu tehnologi F 16 terbaru. Dalm kontek Su 35 Indonesia akan baru memperolehnya pd tahun 2018. Salah satu masalahnya karena indonesia menginginkan salah satu kreteria tertentu dlm avioniknya. Pilihan indonesia ini ternyata hampir membuat pabrik su 35 pusing…he he. SelAnjut dg kapal selam changbodo dN kplbselam kerja sam dg perancis pada akhirnya indonesia akan menggabungkan tehnoligi changbodo dan perancis. SebAb tetangga selatan telH mengantisifasi tehnogi changbodo dengan tehnoligi terhebT. Jd menurut ane.. bukan kaena keikut sertaan indonesia rerbatas

  35.  

    Dulu, India bongkar sebuah sistem telekomunikasi punya Jerman (Siemens EWSD) buat reverse engineering. Pada awalnya, India berhasil bikin replika, cuma bedanya, ukuran nya 20x lebih besar dari punya Jerman, hehehe.. tapi lihat sekarang, India menguasai teknologi. Hal yang sama dilakukan Cina.

    Harusnya ngga masalah toh buat kita. Salah satu designer IFX rekan saya loh, dan, memang engineer kita untuk urusan design cukup oke lah.. Orang Korsel juga mengakui..

  36.  

    Berharap kandungan lokal di semua industri kita di tingkatkan.

    Pesimis dpt tot 25% dr cangbogo
    Perjalanan masih pangjang stlh produksi ketiga di dlm negri makanya di perlukan kerjasama lanjutan mengenai kasel baik itu dr korea ataupun negara lain.

  37.  

    Artikel di atas saya tulis, karena ada curcol rekan warjag di negeri ginseng. Dia buka las karbit di sana. Dia Tukang Mesin. Dia kaget, lha katanya tot, tapi gak nemu tukang tukang lainnya dari Indonesia di sana. Maknya dia agak ragu dengan rencana tot tersebut. Bukti terlampir.

    Semoga saja jawaban rekan rekan Warjag di atas, benar adanya. Tukang tukang dari Indonesia, baru disertakan, setelah chang bogo yg ketiga digarap di Indonesia. Semoga dia baca ulasan rekan rekan di sini.

    •  

      bung diego @ maaf bung diego…kalo tukang2 indonesia dilibatkan dalam pembuatan CBG di korsel alamat makin lambat dan makin lama pembuatan CBGnya,kitakan blom ada pengalaman dan skill bung kok langsung dilibatkan,tukang2 kita di ikut sertakan pada bagian2 pekerjaan yg tdk menimbulkan resiko pd pembuatan CBG,sementara tukang2 yg lain di beri pengarahan dan melihat langsung cara pembuatan CBG,barulah setelah pembuatan CBG ke-3 di PT PAL tukang2 kita dan engineer2nya kita bisa action langsung dalam pembuatan CBG dan tentunya semua ini dibawah supervisi dan arahan pihak DSME bung…salam bung

  38.  

    setiap pembelian alutsista yg menyertakan TOT pasti ada Plan A, Plan B dst,,, tp jgn dulu berfikir yg aneh,,,, kemungkinan pemerintah kita ingin memadukan technologi Submarine shingga mewujudkan ks yg sangat cocok thd laut Indonesia. dgn cara itu musuh kita tdk bisa melacak ketangguhan atau kelemahan ks kita,,,, semoga aj begitu,,,,

  39.  

    lah terus apa yg ditakutin dari submarine yg tidak bisa nyelem? LoL wkwkwkwk

  40.  

    Negri ini penuh dgn para pemimpi atau sdkt kasar pengkhayal….
    Dan dunia tahu itulah indonesia….makanya hal yg paling mudah utk menyenangkan indonesia adlh dgn janji2 sorga krn rakyatnya msh suka dgn hal2 yg berbau magis..takhayul…ghoib dll
    mo hancurkan indonesia?
    Owh gampang sekali…sentimen agama,suku atau golongan bs jd pencetusnya…goyang aja sdkt ekonominya sdh kalang kabut

  41.  

    andaikan ane agen intelejen …
    planning para tetangga musti dikorek abisΒ²an …
    kalo perlu maksain ikutan kuliah di universitas teknik yg sama, ikut kuliah di fakultas dan jurusan yg sama … professor nya jg musti sama.
    saat lulus ane paham ilmu tetangga, apapun yg dia bikin … ane siap bikin anti dot nya … kalo perlu malah ane bikin yg lbh joss dari bikinan tetangga.

    •  

      xixixi … tahu aja ente …

      kuliah di Seoul belajar jurus chang …
      pindah ke Paris belajar scorp … Scorp sonotan & sonora
      pindah ke Athen perdalam chang ori … SG si upil
      lanjut ke Moscow belajar kilo … Kilo Naga & Viet

      *mimpi dulu cari cara dpt beasiswa amrik & jepun

  42.  

    TOT dengan hanya melihat… πŸ™‚
    TOT dengan ikut praktek… πŸ™‚

    nampaknya betul sesuai berita terdahulu ketika info beredar teknisi PT.PAL hanya learning by seeing
    bukan langsung terjun praktek bagaimana cara memotong dan mengelas baja.

    saya prihatin aja dah. mudah mudahan nanti untuk KS ketiga yg di kerjakan di Surabaya akan lebih byk ilmu yg di dapat. sesuai moto nya TABAH SAMPAI AKHIR

  43.  

    sori.. mo tanya ni bukanya KS S1000 itu design KS kerja sama rusia ama italia utk penyempurnaan Amur Class??

  44.  

    Weleh2….

    Bisa TOT Kapal selam CBG dari Korea…asal :

    1. Asli pembuatan di Korea 3 unit.
    2. Perakitan di RI 2 unit.
    3. Lisensi untuk dibuat di RI paling tidak 19 unit.
    4. Total nilai kontrak 3 + 2 + 19 = 24 unit.

    S1000 dari Perancis buat apa ?
    Ya buat tambah2 untuk penuhi target.

    Shift :
    Patroli
    Siaga
    Maintenance

    9 choke point x 2 unit per shift x 3 shift = 54 unit.

    xixixixi

  45.  

    Tapi bukan hal yang mustahil juga kalo kasel yang ke-4 dighoibkan juga πŸ˜€
    Kecuali kalo memang sangat berniat untuk export.

  46.  

    Namanya jg TOT tentulah ada proses bertahap yg dijalani. Bukan semudah membuat sarapan mie Instant, tinggal rebus mie campur bumbu matang tuang kepiring lalu disantap.
    Bukankah dulu pernah dijelaskan bahwa dlm pembuatan CBG 1&2 teknisi dr Indonesia hanya disuruh liat & amati. Kemudian pd CBG 3 – 5 proses jahit di PT. Pal. Kalo sdh pinter jahit dan ternyata hasilnya baik, bisa nyelem dan bisa ngapung gak spt kapal selam tetangga sono yg cuma bisa ngapung takut kebablasan nyilem.

    Nah pada kapal selam yg ke 6 dan seterusnya ini yg sudah mulai buat sendiri dng bimbingan DCNS Perancis. Agar bisa buat kapal selam model CBG rasa Scorpene, yg bisa luncurin rudal VLS punya AIP. Karena spek yg diminta user sangat tinggi.
    Jd prosesnya belajar menjahit dulu lalu belajar membuat pola barulah ke tahap designer. Masa baru bisa jahit sudah mau jadi designer. Sama seperti pembuatan LPD dr korsel. Jd jng berharap semua2 mau instan. Perlu proses dan kesabaran utk mandiri kawan…..(edisi Menjahit.com)

  47.  

    siapa sebenarnya yang buatin akun bocoran togel singapor ini sebenarnya xxixixiiixixxi

  48.  

    Kalo buat banyak KS sparepartnya dari mana coba ?? Buat sendiri belum mungkin mau mencuri terlalu beresiko, terus Itu kenapa perancis dan yunani tawarin..sparepart sparepart lagi. Itu intinya. Jangan sampe baut sampe import.hehehe

 Leave a Reply