Oct 162018
 

Citra satelit pemerintah AS dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menunjukkan kerusakan Pangkalan Udara Tyndall akibat serangan Badai Michael © NOAA via Defense News

JakartaGreater.com – Angkatan Udara pada hari Jumat mengatakan bahwa sejumlah jet tempur yang berada di dalam hangar Pangkalan Udara Tyndall di Florida kemungkinan rusak ketika Badai Michael menghancurkan pangkalan itu, dengan citra di media sosial yang menunjukkan F-22 Raptor yang tidak diketahui jumlah termasuk diantara mereka yang terkena dampak, seperti dilansir dari laman AirForce Times.

Juru bicara Angkatan Udara AS Ann Stefanek mengatakan dalam email bahwa beberapa pesawat tertinggal di hangar Tyndall karena alasan pemeliharaan atau keselamatan, dan semua hangar itu rusak ketika badai Kategori 4 menghantam Pantai Teluk, hari Rabu.

“Kami mengantisipasi pesawat yang diparkir di dalam juga bisa rusak, tetapi kami tidak akan tahu sejauh mana kru kami dapat dengan aman memasuki hanggar dan membuat penilaian”, tutur Stefanek. Angkatan Udara AS tidak dapat mengatakan secara pasti berapa banyak pesawat dan airframe mana yang tertinggal.

Namun, menurut halaman media sosial Forum Angkatan Udara, ada 4 unit F-22 Raptor dari Skuadron Tempur ke-43 tidak dapat terbang keluar dari jalur badai dan mungkin telah rusak.

Tiga unit Raptor berada dalam satu hangar dengan tingkat kerusakan signifikan, sebut forum tersebut dan 1 unit berada di hanggar terpisah yang tampaknya hanya sedikit mengalami kerusakan, berdasarkan pada citra satelit di forum. Angkatan Udara AS tidak akan mengkonfirmasi bahwa ada F-22 rusak dalam badai.

 

 

Foto-foto yang dibagikan The Avionist di media sosial juga menunjukkan drone QF-16 yang rusak berat, dengan kerucut hidung bagian depan yang terpotong, serta hangar F-22 yang atapnya sebagian besar hilang. Sebuah sumber terpisah mengatakan bahwa sebanyak sepuluh unit F-22 mungkin telah rusak oleh badai.

 

Sumber yang sama mengatakan kerusakan pada F-22 harus diperbaiki, tetapi perbaikan tersebut akan sangat mahal dan pada saat yang sama Menteri Pertahanan Jim Mattis telah menentukan tingkat kesiapan F-22 menjadi prioritas.

 

Sejumlah video kerusakan yang terjadi pada Pangkalan Udara Tyndall dan foto-foto di media sosial, yang pertama disoroti oleh The War Zone, juga menunjukkan bahwa ada banyak pesawat yang rusak termasuk pesawat F-22, QF-16 dan pesawat latih turbo-propeller MU-2.

Angkatan Udara juga mengatakan penerbang taktik khusus dari Skuadron Khusus Taktik 23 membuka kembali lalu lintas udara di Pangkalan Udara Tyndall pada hari Kamis. Para penerbang itu mampu menilai, membuka dan mengendalikan segala sesuatu mulai dari lajur darat klandestin hingga ke lapangan terbang utama disemua lingkungan, termasuk yang terkena bencana alam.

  4 Responses to “Sejumlah F-22 dan QF-16 AS Rusak Dihantam Badai”

  1.  

    Wah, ikut prihatin..

  2.  

    Pesawatnya sampai berjubel di hanggal. Mungkin hampir 1 skandron kalau di sini.

  3.  

    ternyata pesawatnya kalah sama storm.
    mudah2 an semuanya rusak.

 Leave a Reply