Dec 122015
 

military cadet school 3

Uni Soviet dan Bantuan Bagi Anak Yatim

Di abad ke-20, sekolah taruna militer kembali dibuka pada 1944, tepat 27 tahun setelah Revolusi Oktober.

Sekolah-sekolah militer yang kembali dibuka tersebut membantu memecahkan masalah sosial yang tidak mudah. Berdasarkan data dari penyelidik Pusat Memorial Militer Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, Uni Soviet telah kehilangan sekitar 26,6 juta orang dalam perang melawan Nazi, dan mayoritas adalah laki-laki.

Setelah perang berakhir, Rusia didominasi anak yatim. Banyak anak yang hidup tanpa ayah. Sekolah-sekolah militer itu membantu mengompensasi ketiadaan pendidikan bagi anak laki-laki dari keluarga yang miskin.

Para murid sekolah Suvorov, terutama yang menjadi anak dari tentara gugur di medan perang, mendapat pengetahuan yang dibutuhkan untuk masuk ke jurusan-jurusan utama di universitas. Pada zaman Uni Soviet, terdapat 50 sekolah militer yang serupa dengan Suvorov.

Popularitas Sekolah Militer

military cadet school 4

“Proses persiapan murid sekolah Suvorov dilakukan berdasarkan tradisi terbaik dari korps-korps taruna militer sebelum masa revolusi Rusia,” terang Kepala Sekolah Suvorov Moskow Mayjen Aleksander Kasyanov.

Selama 70 tahun sekolah Suvorov berdiri, dari satu cabang sekolah di Moskow saja telah terdaftar 12 ribu murid, 40 di antaranya menjadi jenderal, dan delapan orang menjadi pahlawan Uni Soviet dan Rusia.

“Program kami dibuat sedemikian rupa agar anak-anak tidak hanya melatih persiapan fisik saja, tetapi juga sejumlah mata pelajaran lain. Perhatian besar diberikan kepada mata pelajaran pilihan mereka dan kemampuan untuk bersikap di masyarakat. Dalam kurikulum mereka terdapat pelajaran tarian balet dan dasar-dasar etika,” cerita seorang ahli psikologi dari sekolah Suvorov, Evgeniy.

Sumber: RBTH

  6 Responses to “Sekilas Tentang Sekolah Kadet Militer Rusia (2)”

  1. Kok gk muncul

  2. Fakir miskin dan anak trlantar memang hrs dipelihara oleh negara.. Trutama putra putri prajurit yg gugur dlm tugas, karna saat mereka besar n mulai bekerja, tntu mereka akan lebih bisa menahan diri dari godaan duniawi, karna mereka bakalan meniru teladan yg dbrikan oleh mendiang ortunya yg tlah gugur demi negara! Emang mau mereka kalo sampe nama ortu trcemar krna perbuatannya? Hehehe Salam 🙂

 Leave a Reply