Nov 072018
 

Sukhoi Su-35. (Dmitry Avdeev via commons.wikimedia.org)

Zhuhai, Jakartagreater.com   –  Rusia dan China telah menandatangani kontrak pengiriman senjata yang akan digunakan dalam operasi di darat, di udara dan di laut, ujar Viktor Kladov, ketua delegasi perusahaan Rostec Rusia di pameran udara Zhuhai, kepada Sputniknews.com, Selasa 6-11-2018.

“Kami secara aktif bekerja sama dengan China di semua sektor pertahanan: darat, udara dan air. Selain keberhasilan implementasi dua kontrak untuk S-400 dan Su-35, kami memiliki banyak proyek lain.

Saya tidak akan suka masuk ke rincian, tapi saya akan mengatakan bahwa kami baru-baru ini menandatangani tiga kontrak [senjata] lagi dengan pihak China, “kata pejabat itu.

Menurut Viktor Kladov, Rusia akan menyelesaikan pengiriman terkontrak dari 24 Jet tempur Su-35 dan kompleks pertahanan udara S-400 ke China tepat waktu, hingga 2020.

Pameran Penerbangan dan Antariksa Internasional China dimulai di kota Zhuhai pada hari Selasa 6 November 2018 dan akan berlangsung hingga Minggu 11 November 2018 .

  5 Responses to “Selain Su-35 dan S-400, Masih Ada 3 Lagi Kontrak Rusia-China”

  1.  

    Coba judul diatas kontrak Rusia-Indonesia apa gak kelojotan tuh musuh dlm selimut RI di kawasan.he3

  2.  

    SUKHOI Su-35S FLANKER Dinasti Flanker Yang Paling Mematikan

    https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/07/sukhoi-su-35s-flanker-dinasti-flanker.html

  3.  

    hati hati russia dengan china
    bisa bis dicuri lagi nanti teknologinya

  4.  

    Klo proyek lain juga banyak antara TNI dan Rusia 😀 yg jadi masalah adalah nyali dan berbagai macam alasan buat ngeles

  5.  

    NKRI,belum berterima kasih,ketika irian barat bisa jadi bagian indonesia,belum,,,belum,,,kok malah USA,yg ngeruk irian,nah pantas saja rusia akan slalu ati” lan waspodho kata orang jawa,kalau urusan sama indonesia.

 Leave a Reply