Sep 142016
 

Pada kesempatan Russian Military Army -2016 yang digelar beberapa pekan lalu di Moskow, Militer Pakistan menyatakan ketertarikannya pada beberapa perangkat militer Rusia. “Kami telah memeriksa Su-35, dan kami berminat pada pesawat tempur ini. Pada saat ini ada negosiasi dengan pihak Rusia, meski hal itu akan memakan waktu, “kata seorang pejabat Pakistan.

Sukhoi Su-35 adalah pesawat tempur multiperan dari generasi 4++. Proyek ini lahir di tahun 1980-an sebagai evolusi dari Sukhoi Su-27. Pakistan memang belum menandatangani kontrak dengan Rusia, tetapi pihak berwenang Pakistan menyatakan kemungkinan itu bisa terjadi “dalam waktu dekat”.

Islamabad juga akan menandatangani perjanjian penyediaan mesin untuk JF-17, pesawat tempur yang dikembangkan bersama-sama dengan China.

Pemerintah Pakistan juga memeriksa kesempatan untuk membeli helikpter serang Mi-35, versi ekspor dari Mil Mi-24. Pakistan saat ini sudah mengoperasikan helikopter transportasi taktis Mi-17 buatan Rusia.

Tidak hanya pesawat tempur dan helikopter Rusia yang masuk dalam daftar belanja Pemerintah Pakistan. Islamabad juga bermaksud untuk membuat lompatan ke depan dalam kemampuan peperangan elektronik.

Militer Pakistan harus mengatasi kelemahannya dalam hal peralatan peperangan elektronik. Pakistan juga memerlukan perangkat jamming Rusia, terutama untuk mengatasi ancaman dari drone.

Berbagi

  18 Responses to “Selain Su-35, Pakistan Juga Tertarik Perangkat Jammer Rusia”

  1.  

    Waaahhhh…bikin ngiler aja nih pakistan.

  2.  

    Pakistan merapat k rusia….
    Giliran us yg galau…
    Semakin banyak badboy nya sekutu us

    •  

      bisa jadi bung Arumanis , itu emang sengaja langkahnya dibiarkan sama AS dan barat , dalam upaya ingin mengetahui tehnologi advance milik rusia , salah satunya jammer

      dengan dibiarkan / di luluskan membeli misal bila sudah ditangan pakistan , bisa jadi ada deal tersembunyi untuk di oprek tehnologi tersebut
      itu bagian dari strategi diplomatis bung, dari pada mencuri dengan kasar

      banyak kok pihak barat ingin mengetahui tehnologi dari berbagai tehnologi rusia via negara pemakai

      misal , Pitcth black 2012 yg mana barat ingin adu duel mengetahui kemampuan manuverability pespur Keluarga Flanker disamping dengan jammer dan radar dengan negara RI, sesuai dengan pernyataan TNI AU sendiri , kebetulan jammer dan radar dimatikan , yg akhirnya hanya dogfight visual saja latihannya

      Latihan Raptor dengan negeri Sejaguh kawasan dengan memakai Su30 MKM

      CMIIW
      BFB

  3.  

    Pakistan bakalan seterooong.

  4.  

    @bung rusky dpt perbagus niye hi…hi…hi… masa ngr kaya alutsistanya kalah sama ngr pakistan dn vietnam.

  5.  

    goreng trus su 35 nya ye….
    sampe sampe mabok sukhoi…
    kebawa mimpi indonesia sudah punya inih burung tempur….wkwkwjwjw

  6.  

    Masa kalah sama pakistan, aljazair?

  7.  

    Semoga dng habisnya kontrak makelar alutsista tni pt trimarga reksatama yg berakhir kemarin 12 sept 2016 maka tni dapat membeli su 35 dari 8 menjadi 12 pesawat dng skema g to g karena menjadi lebih murah..amin

  8.  

    Saat tepat sekarang membeli su 35 karena makelar alutsista yaiutu pt trimarga reksatama berakhir 12 sept 2016 dng pihak rusia..sehingga skema pembelian g to g bisa mendapatkan lebih murah dari 8 pesawat menjadi 13 pesawat su 35..ini yg ditunggu oleh menhan terkait terganjalnya pembelian pesawat harus lewat calo

  9.  

    india protes ke rusia jgn jual ke islamabad, rusia : loe aja skrg beli maenan flexible bisa ke AS*, gantian guwe jualan flexible jg #indiapuyeng

  10.  

    wah kayaknya ini strategi china untuk bisa mendapatkan su35 lebih melalui tangan pakistan.rumornya china mendapatkan su35 downgrade karena kekhawatiran rusia akan penjiplakan yang dilakukan oleh china.

    melalui pakistan,china menggelontorkan uang agar bisa mendapatkan su35 yang benar gahar.

  11.  

    Pembelian SU 35 pasti terealisasi setelah berakhirnya perjanjian dagang antara rusia dgn pt Trimarga rekatama yg berakhir kemarin tgl 12 sept 2016..pemerintah jokowi menginginkan transaksi g to g bukan via makelar atau perantara yg selama ini terjadi..sehingga lebih murah dari 8 pesawat bisa sekitar 13 buah su 35..lebih baik terlambat daripada dapet sedikit dan hanya menguntungkan eng djin tjong alias sujito Ng sebagai pemilik pt Trimarga rekatama…jayalah NKRI

  12.  

    test

  13.  

    Inikah barang titipan yg rencnax dmiliki pakistan
    Siapa ya dblkangx pakistan.
    Xixixiixi…
    Indonesia lbih baik diam adalah emas yg menghnyutkan

  14.  

    Pemerintah jokowi menunggu habisnya masa kontrak perjanjian penjualan alutsista rusia dengan rekan bisnisnya di indonesia yaitu PT Trimarga Rekatama alias perantara alias calo yaitu oleh Eng Djin Tjong alias Sujito Ng.yg berakhir kemarin tgl 12 sept 2016..pemerintah menginginkan skema G to G sehingga lebih murah dari 8 pesawat bisa menjadi sekirat 13 pesawat SU 35..lebih baik terlambat daripada dapat sedikit dan hanya menguntungkan calo/makelar…jayalah NKRI

  15.  

    Udah deh mister joko beli 1 skadon jangan kelaman…

  16.  

    malay sudah punya duluan ,kita kapan ya…

 Leave a Reply