Mei 032018
 

Pandur II Ceko. (photo: CS92 via commons.wikimedia.org)

Jakarta – Hubungan kerja sama antara Indonesia dan Ceko khususnya di bidang pertahanan berlangsung sejak lama dan terjaling erat. Ceko ingin kerja sama tersebut terus ditingkatkan. Khusus terkait kerja sama di bidang industri pertahanan, Ceko tidak hanya siap untuk kerja sama transfer teknologi (ToT) tetapi juga siap bekerjasama di bidang riset atau penelitian dan pengembangan.

Hal ini disampaikan Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia, H.E. Mr. Ivan Hotek, saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu, pada Senin, 30-4-2018 di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.

“Kami memahami bahwa indonesia tidak hanya ingin sekedar membeli Alutsista, tetapi juga ingin adanya kerja sama transfer teknologi. Dalam kaitan ini, Ceko siap kerja sama dengan Indonesia tidak hanya dalam konteks transfer teknologi, tetapi juga ingin kerja sama riset bersama atau penelitian bersama”, ungkap Dubes Ceko saat diterima Menhan RI Ryamizard Ryacudu.

Lebih lanjut disampaikan Dubes Ceko bahwa perkembangan kerja sama pertajanan antara Indonesia dan Ceko khususnya di bidang industri pertahanan dalam beberapa tahun terakhir mengalami kemajuan yang pesat.

Hal ini ditandai dengan telah terbentuknya Komite Bersama di bidang industri pertahanan antara Indonesia dan Ceko. Komite Bersama tersebut juga telah melakukan beberapa pertemuan untuk membicarakan dan menggali potensi kerja sama yang bisa dilakukan kedua negara di bidang industri pertahanan.

Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu sambut Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia, H.E. Mr. Ivan Hotek di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, 30-4-2018. (photo: Kemhan RI)

“Kami senang sekali melihat perkembangan hubungan kerdua negara dalam kontek kerja sama pertahanan dan juga kedua Angkatan Bersenjata. Kami tetap berkomitmen melakukan kerja sama transfer teknologi dan juga offset sesuai dengan kebijakan pemerintah Indonesia”, tuturnya.

Dalam rangka mewujudkan kerja sama industri pertahanan kedua negara, disampaikan Dubes Ceko bahwa Delegasi Perusahaan Industri Pertahanan Ceko juga siap berpartisipasi dalam ajang pameran industri pertahanan “Indo Defence 2018” yang akan diselenggarakan oleh Kemhan RI pada tahun ini.

Disisi lain Tim Ahli dari Indonesia dalam waktu dekat juga akan datang ke Ceko untuk melihat potensi industri pertahanan yang dimiliki Ceko. Sementara itu, menanggapi hal tersebut Menhan RI menyampaikan hubungan baik kedua negara khususnya di bidang pertahanan memang sudah lama dan saat ini berjalan sangat baik. Diharapkan hubungan tersebut akan terus terjalin lebih baik kedepan.

Menurut Menhan RI, kerja sama pertahanan sangat penting bagi negara manapun dan ini sudah dilaksanakan oleh Indonesia dan Ceko. “Kerja sama antar negara di bidang pertahanan termasuk antara Indonesia dan Ceko sangat diperlukan dalam rangka menghadapi situasi dunia saat ini yang tidak menentu”, jelas Menhan RI Ryamizard Ryacudu.

Menhan RI juga menyambut baik adanya peningkatan kerja sama transfer teknologi di bidang industri pertahanan antara kedua negara, terutama masalah pembuatan munisi dan alat komunikasi.

Kerja sama di bidang Alat Komuniasi dan juga di bidang cyber penting dilakukan kedua negara, dalam rangka menghadapi ancaman nyata yang dihadapi bersama saat ini seperti ancaman terorisme dan juga untuk menyaring berita-berita hoaks. (Kemhan RI).

Bagikan:

  9 Responses to “Selain ToT, Ceko Ajukan Riset Industri Pertahanan Bersama RI”

  1.  

    Kalau Bisa Kerjasama Pembuatan Sistem Rudal Serang & Pertahanan Jarak Pendek & Menengah, Jadi Jgn Cuma 3 Saja Prioritas Yg di Utamakan ( Kasel, Tank Medium, IFX )

  2.  

    TOT Rep Ceko apa ya …?selain pandur II

  3.  

    Yang mendesak adalah TOT Rudal, kalo dah bisa buat rudal tinggal mau dikembangin jadi rudal apa dan semua serba rudal….

  4.  

    Itu Pandur sudah sesuai dengan SNI apa blom yah? 😛 hihihihi

  5.  

    sip
    CEKO sahabat lama

  6.  

    TOT nya harus rudal

    😎

  7.  

    Kita butuh ToT rudal nya russia, kerjasama nya dgn ceko tapi yg ngajarin teknologi nya dari russia, gpp lah di setting silent bin rahasia aja … 😀

  8.  

    TOT metalurgi agar bs membuat berbagai jenis mesin dan komponen suku cadang agar bs lbh mandiri, masak baja untuk standard militerpun mesti import.

 Leave a Reply