May 062014
 

Daya pukul satuan artileri TNI-AD semakin bertambah gahar. Selain nantinya akan dilengkapi meriam Swagerak kaliber 155mm Caesar asal Prancis, Meriam dengan kaliber serupa asal negeri ginseng telah tiba di Tanah Air. Inilah dia meriam Kh-179 kaliber 155mm. Dan inilah foto kedatangannya yang berhasil direkam kamera ARC.

Sebanyak 18 meriam Kh-179 didatangkan dari Korea Selatan senilai US$944 ribu. Nantinya meriam-meriam ini akan ditempatkan di perbatasan guna melengkapi persenjataan yang telah ada. Turut diborong pula truk penarik meriam tersebut yang juga buatan Korea Selatan.

Kh-179 sendiri dikembangkan oleh KIA Machine Tool Company (sekarang bernama Hyundai-WIA) berdasarkan sistem howitzer tarik M114A1, yang banyak dipergunakan dalam Perang Vietnam. Korea Selatan memiliki lebih kurang 1.700 sistem M114A1. Pengoperasian meriam ini sendiri tak banyak berubah dari versi M114A1, dimana butuh dua awak untuk mengubah arah meriam, prajurit awak penembak di kiri memutar roda untuk mengubah arah horizontal (traverse), sementara prajurit di kanan sebagai asisten penembak memutar roda untuk mengubah elevasi vertikal moncong meriam. Satu prajurit lagi bertugas sebagai pengarah dan membidik melalui teleskop dengan pembesaran 4x dan dial sight, atau bila diperlukan, mengoperasikan Kh-179 untuk dukungan tembakan langsung (direct fire) menggunakan teleskop khusus lainnya yang memiliki pembesaran 3,5x. Sistem Kh-179 menerapkan dua tabung yang berbeda untuk penahan kejut (hydraulic dampers/ hydropneumatic shock absorber) dan satu tabung lain untuk pengembali kedepan (recuperator), yang dianggap mampu memperpanjang umur pakai meriam. Pada saat penembakan, ada pasak yang bisa diturunkan untuk ditanam dan menambah kestabilan penembakan.

Dari segi amunisi, Kh-179 menikmati kompatibilitas dengan munisi NATO dan AS, satu keunggulan dari produk-produk Korea Selatan. Hal ini berarti Kh-179 mampu menembakkan seluruh munisi 155mm termasuk munisi khusus berpendorong roket (RAP: Rocket Assisted Projectiles). Jarak jangkaunya adalah 22km, atau 30km apabila menggunakan munisi RAP. Kecepatan tembaknya apabila digunakan secara kontinyu maksimal 4 peluru per menit.
Selamat Datang KH-179…!!  (Arc.web.id)

 Posted by on May 6, 2014

  40 Responses to “Selamat Datang KH-179….!!”

  1.  

    Pertamax pluss !!!

  2.  

    pertamaxxxxx

  3.  

    Asoy geboy

  4.  

    TOP…. MANTAF..

  5.  

    Ada tot ke pindadnya gak omong2 bagian apa yg bisa di buat oleh lokal conten

  6.  

    5 besar

  7.  

    10 besar..

  8.  

    Nunggu berita yg bikin tetangga jantungan..

  9.  

    harganya murah ya… jika uang kompensasi usd 7mio dari embraer dibelikan unit ini maka akan dapat 8,5 paket. atau setara kira2 8.5 x 16 = 136 unit. jika dibagi per kodam dapat 12 unit maka bisa mencukupi untuk 12 kodam.

    •  

      Murah karena artileri tarik bung alugoro…bkn swagerak…kalau untuk mengimbangi infanteri mekanis sih kedodoran juga…tp kan doktrin kita defensif jadi sah sah aja pake nih jagur 😀

      Kelihatannya pembelian ini titik beratnya lebih pd kuantitas karena kalau mngejar kualitas yg di beli banyak pasti caesar dan astross…tp gak papalah ketimbang masih maen di angka 105 mm terus sudah berpuluh tahun…

      kalau buat pertahanan perbatasan memadai sekali…lontaran pelurunya cukup untuk buat serangan sonora kocar kacir…atau kalau di “tanam” di batam bisa menjangkau upil dan memorak porandakan pangkalan laut dan udaranya…

      •  

        Kalau jadi membeli CH-47 Chinook barang ini akan lebih terasa deterrent nya. Kh-179 cukup ringan dipindah2 Chinook di suatu titik strategis yg tidak diduga musuh: di tengah hutan, di atas gunung, di balik bukit, dst.

        •  

          Kalau pake chinook unsur kejutannya gak ada bung WH…kubug kubug nya (bunyi rotor maksudnya :mrgreen: ) saking gedenya dah kedengaran dari jauh sehingga musuh sudah menyiapkan RPG atau lebih buruk Shorad SAM untuk makanan nih mamoth…

          Vo nguyen giap aja diam diam memindahkan meriam besarnya ke atas bukit dien bien phu sehingga mengagetkan perancis yg kebingungan kapan tuh meriam di pindahkan sehingga mereka gak bisa mengantisipasinya dan kalah secara memalukan dari NVA…

          Chinook ikut operasi kemanusiaan atau geser geser di garis belakang ajalah gak usah ikut di front….nanti malah ngorbanin satuan tak berdosa lainnya cuma untuk menyelamatkan awaknya yg di tembak jatuh…

          •  

            betul bung wehrmacht klu yang perna liat film lone survivor yang diadopsi dari kisa nyata RPG taliban berhasil menjatuhkan beberapa chinook sangat disayangkan

    •  

      mengenai munisi khusus berpendorong roket (RAP: Rocket Assisted Projectiles) mungkin ada yang bisa menjelaskan bung…apa TNI AD sudah pernah menggunakan munisi khusus seperti ini…

  10.  

    Mantab tab tab…..
    Yg penting nambah gizinya..

  11.  

    RAP harus dikembangkan sampai 200km. jadi ditembakan dari tepi sumatra bisa sampai ke malaysia.

    •  

      Munisi howitzer dengan daya jangkau 200 km? Mending kembangin rudal jelajah atau roket jarak jauh aja sekalian, bisa bawa payload atau hulu ledak yang lebih banyak ketimbang munisi howizer.

  12.  

    Bisa dikasih pencerahan sesepuh warjag? Knpa satuan artileri kita mengambil meriam kaliber 155 dari dua negara yang berbeda,,padahal kaliber nya sama,, kenapa gak dari satu negara saja biar perawatan dan logististik artileri kita lebih simple dan efisien

  13.  

    welcome to our big family….bravo TNI AD

  14.  

    Bocoran Alutista hoaxnnya mana infonya?Bung2 sesepuh,bocor walupun bolehlah….hehehe

  15.  

    Bocor aluspun bolehlah

  16.  

    AMX bung..versi APC

  17.  

    Makasih@ bung desperado. Emang kelebihan kh -179 dibanding cesar apa? Apakah spesifikasinya sama persis,,?

    •  

      kelebihan nya cuma 1,,,, lebih murah

      •  

        Kalau lebih murah knpa ndak ngambil kh -179 ajjja ,,ntr di bilang logistik nigtmare looh

        •  

          belum tau meriam caesar yah gambarnya?
          teknologi nya lebih bagus meriam caesar
          http://lookpic.com/O/i2/394/FJ6b4a0s.jpeg

          •  

            Bung andri…katanya kelebihannya cuma satu,harga murah…ini katanya teknologinya lebih bagus…lebih bgs gimana bang?masih pake teknologi jadoel PD2 selevel seri M nya AD terdahulu…paling lebihnya cm suspensi sekelas seri LG nya marinir yg buatan perancis…ya gak sebanding lah bung dengan Caesar yg sudah mengadopsi selfloading model revolver…dari kecepatan tembak aja dah kalah apalagi olah gerak…

          •  

            bung wehrmacht, ada salah paham bung,
            bung rico nanya “Emang kelebihan kh -179 dibanding cesar apa?”
            saya jawab : cm 1 meriam KH -179 harga nya lebih murah,,
            tapi teknologinya lebih bagus meriam caesar,,

            klo mau lebih spesifikasi lagi, browsing di google aja,,

            klo disuapin mulu ga pinter2 ntar nya,,
            klo dah ga ada di Wikipedia.com / di google . baru protes nanya,,

          •  

            di bandingkan meriam KH 179 , meriam caesar lebih unggul.

            1. Jarak tembak maksimal: 38 km (standar), 55 km (khusus)
            2. Dilengkapi computer balistik Pibak MV Radar dan navigasi INS
            3. Sistem penjajaran otomatis (sudah digital)
            4. Kecepatan tembak: 6 butir/menit.
            5. setelah menembak, untuk berpindah tempat meriam caesar lebih cepat di banding meiam KH -179 , bahkan sebelum sampai tempat sasaran,, meriam ini bisa langsung berpindah tempat,

          •  

            semua itu tergantung strateginya berikut jumlahnya. jika diperbatasan dengan dana yang sama usd 7mio maka Caesar hanya mendapat 1 unit lebih uang sedikit. jika kh-179 akan mendapat 136 unit. tentunya jiran akan keder jika di jejer diperbatasan mereka. bayangkan jika 136 di taruh di batam, walaupun red dot punya penangkis yang rapat sekalipun kemungkinan tidak rata oleh barrage adalah sebuah keajaiban.

  18.  

    Mau tanya dong bung, meriam ini jika dibandingkan sama Rhan 122 kelebihan dan kekurangannya bagaimana? Kalo dr jarak tembak kan kurang lebih hampir sama sekitar 20km..

  19.  

    wah ini saya liat tengah mlm kmaren sktr jam set 12 mlm seliweran antara salemba dan senen…itu mw kmna ya tujuany

  20.  

    seperti rekan-rekan lainnya maka saya berpendapat penambahan fire power ini adalah cukup lumayan, dan tentu kita mendorong untuk menambahnya dengan meriam swa gerak kaliber besar dan tentu saja more MLRS ; kita bisa menutup selat-selat strategis kita dengan penggelaran secara masif howitser dan MLRS syukur syukur bisa gelar rudal jarak menegah/jauh, more fire power the more other nation respect us ……….

  21.  

    produk korea lebih mengedepankan kuantitas dari pada kualitas..