Mar 312019
 

Kapal selam KRI ALugoro dipindahkan dengan tongkang medium (foto : PAL, IMF)

JakartaGreater.com – PT PAL Indonesia telah berhasil memindahkan kapal selam diesel elektrik Nagapasa class (Tipe 209/1400) ketiganya ke lokasi peluncuran alternatif, setelah ditemukan pendangkalan berat di lokasi tempat kapal selam itu seharusnya memasuki air.

Kapal selam dipindahkan ke lokasi peluncurannya di dermaga PT PAL di Semarang melalui tongkang medium sepanjang 90 meter, dan sekarang dijadwalkan untuk diluncurkan pada 12 April jika semua urutan untuk upacara peresmiannya berjalan sesuai rencana, kata sumber industri yang dikonfirmasi oleh Jane pada 28 Maret.

Kapal selam KRI ALugoro dipindahkan dengan tongkang medium (foto : PAL, IMF)

KRI Alugoro awalnya dijadwalkan untuk diluncurkan di dermaga PT PAL yang berdekatan dengan Jalan Letnan Supriadi pada awal Oktober 2018. Namun, insinyur PT PAL kemudian melihat bahwa lokasi tersebut terlalu dangkal karena endapan sedimen. Situasi ini diperburuk dalam beberapa tahun terakhir oleh pekerjaan konstruksi di Terminal Teluk Lamong di dekatnya, kata seorang sumber industri kepada Jane beberapa waktu lalu.

Kapal selam itu sekarang akan diluncurkan di lokasi yang sama tempat kapal-kapal besar, seperti kapal sealift strategis Angkatan Laut Filipina (SSV) pertama kali turun ke air.

KRI Alugoro adalah keseluruhan seri ketiga kapal selam Nagapasa class milik Angkatan Laut Indonesia. Tapi KRI Alugoro adalah kapal selam pertama yang dirakit secara lokal di fasilitas PT PAL di Surabaya. Perakitan kapal selam diesel elektrik itu dilakukan bekerja sama dengan insinyur dari Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan sebagai bagian dari program transfer teknologi.

Jane’s

 Posted by on March 31, 2019