Apr 142019
 

JF-17 Thunder dengan rudal YJ-12 (foto:Chinese internet)

JakartaGreater.com – JF-17 Thunder mungkin merupakan pesawat tempur ringan dan kurang menarik sebagai pesawat tempur garis depan. Namun lupakan dulu stigma sebagai pesawat tempur murah, dan lihat persenjataan yang akan digotongnya.

Pakistan dan Tiongkok terus mengembangkan pesawat tempur JF-17 Thunder hingga mencapai Block 3, atau setara dengan pesawat tempur generasi 4.5.

Bukan hanya berperan sebagai pesawat superioritas udara, Pakistan juga akan menjadikan JF-17 sebagai pesawat serang maritim dengan kemampuan anti kapal perang.

JF-17 kelak akan mampu membawa dan meluncurkan rudal anti kapal supersonik kecepatan tinggi YJ-12. Rudal anti kapal buatan China ini bukan hanya mengandalkan hulu ledak untuk menyerang kapal perang, namun juga mengandalkan kecepatan tinggi supersonic untk memperbesar daya hancur.

YJ-12 adalah rudal jelajah udara-ke-permukaan, dengan berat 910 kg dan jangkauan 100–241 km dengan hulu ledak 150 kg atau hulu ledak penetrasi 200 kg.

Rudal dilengkapi tiga opsi sistem seeker, sistem navigasi inersia (INS), seeker infra-merah IR / TV onboard dan radar pasif. Salah satu fitur unik dari rudal ini adalah rudal menggunakan ketinggian tinggi selama fase penerbangan dan kemudian menukik dan terbang rendah saat mendekati targetnya dengan kecepatan Mach 4.

Kecepatan supersonic tinggi bukan hanya menyulitkan musuh untuk menangkis serangan rudal YJ-12, juga menjadikan daya hancur rudal lebih mematikan.

 Posted by on April 14, 2019