JakartaGreater.com - Forum Militer
Jan 082016
 
Basis militer China di kepulauan Spratly, LCS

Basis militer China di kepulauan Spratly, LCS

Washington – Ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat AS, (4/1/2016) mengritik pemerintahan Barack Obama yang menunda lebih lanjut kegiatan patroli “kebebasan navigasi” dalam jarak 12 mil laut dari pulau-pulau yang dibangun China di Laut China Selatan (LCS).

Senator John McCain mengatakan, kurangnya tindakan AS telah memungkinkan China untuk terus “mengejar ambisi teritorial” di kawasan itu, terakhir dengan mendaratkan pesawatnya di sebuah pulau buatan di kepulauan Spratly, Sabtu (2/1/2016).

McCain menambahkan, kurangnya patroli tambahan oleh AS tahun lalu adalah “mengecewakan, namun tidak mengherankan.”

Desain Pangkalan China di LCS

Desain Pangkalan China di LCS

McCain mengatakan, pemerintahan Barack Obama mungkin “tidak mampu mengelola kompleksitas antar keamanan nasional” atau “menghindari risiko melakukan apa yang diperlukan guna menjaga tatanan di kawasan Asia-Pasifik.”

Para analis memprediksi peningkatan kehadiran militer China di laut yang disengketakan, pada akhirnya dapat memperkuat zona pertahanan udara yang dikendalikan Beijing di kawasan itu, serta meningkatkan ketegangan dengan negara-negara lain yang juga mempunyai klaim territorial.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby (4/1/2016) mengatakan pendaratan pertama pesawat China di pulau di wilayah yang disengketakan telah “memicu ketegangan dan mengancam stabilitas regional.”

Para pejabat AS tetap berkomitmen untuk menegakkan “kebebasan navigasi” dengan melakukan patroli di dekat pulau-pulau yang disengketakan, namun masih memperdebatkan soal waktu yang tepat, kata seorang pejabat pertahanan AS.

Pendaratan dua pesawat China di pulau buatan LCS

Pendaratan dua pesawat China di pulau buatan LCS

Washington berpendapat pulau-pulau yang dibangun China di Laut China Selatan tidak mempunyai hak terhadap batas teritorial di bawah hukum internasional, karena pulau-pulau itu tenggelam di bawah permukaan laut, pada saat pasang.

China mengatakan bahwa pulau-pulau akan digunakan terutama untuk keperluan sipil, seperti aktivitas penjaga pantai dan penelitian perikanan.

Voaindonesia.com

Bagikan:

  10 Responses to “Senat AS Kritik Obama Soal Pendaratan Pesawat China di LCS”

  1.  

    Harus segera diperkuat kepulauan Natuna… Ngga usah ikut dalam krisis LCS tapi tetap waspada efek konflik tersebut mengingat sumber gas alam yg melimpah di Natuna

  2.  

    Kapan Natuna direklamasi trs dijadikan pangkalan militer…

  3.  

    US Ributnya setelah reklamasi 80% selesai. Selama ini kemana saja?
    Atau memang penguasa Washington skrg menyetujui reklamasi tsb, krn mrk membutuhkannya? Hh hmmm mm. ..konspirasi

  4.  

    tdk boleh seperti itu bung……kita bukan bangsa dengan masyarakat seperti itu…..kalau mereka berani mengusik kita,berarti militernya…..nah yg kita hancurkan adalah militernya bukan warga sipil tdk berdosa.sekalipun keturunan tapi mereka itu punya andil dan jasa terhadap bangsa ini….
    hehehehehehe,ngemeng2 nick name anda bikin ane cepat2 pulang pingin liat “beha”yg di rumah,xixixixixixixixixixixi……salam bung@beha

  5.  

    memprihatinkan nih orang….

  6.  

    Duh klo begini ini orang (bung beha) jadi rusuhlah negri ini

    •  

      dia payah, kalo saya intel negara china saya punya rencana…saya buat kerusuhan dulu di indonesia dengan korban warga keturunan…jd TNI tdk fokus untuk menyerang negara china….konflik adalah cara membuat hancur dari dalam negara tsb. ciptakan asimetris war dan proxywar….bisa saja negara china mengadu domba kita dengan membenturkan kita ke negara malon…sebelum kita berbenturan secara langsung dgn china

  7.  

    Plan musuh pling nyata suatu saat kpd bangsa nusantara

  8.  

    Bule asu beraninya cuma koar,tak ada nyali lawan cina

  9.  

    Sebenarnya buat cina galau gampang, boikot produk cina di Negara-negara yg bersengketa di LCS.

 Leave a Reply